Wusss!
Di bawah naungan rimbunnya hutan, sesosok bayangan abu-abu melesat melewatinya. Begitu seekor binatang spiritual melihatnya, makhluk itu langsung menerkam dengan mata serakah.
Namun, binatang buas itu akhirnya jatuh ke tanah tak bernyawa dengan bekas hantaman kepalan tangan di dadanya.
Mata sesepuh ketujuh menggelap, tetapi kecepatan terbangnya tidak berkurang. Berbeda dengan Zhuo Fan, gerakannya memancing tidak sedikit masalah.
Meski demikian, ini hanya meninggalkan jejak bangkai binatang spiritual tingkat 3 di belakangnya. Ia cukup beruntung karena tidak bertemu dengan binatang spiritual tingkat 4, atau situasinya akan sedikit berbeda.
Wusss!
Tiba-tiba, ia mendarat di area terbuka. Ia memeriksa jejak-jejak di sekitar, memastikan tidak ada yang lolos dari pengawasannya.
"He-he-he, tiga bocah sialan. Mau lari ke mana kalian?" Sesepuh ketujuh mencibir. Ia berdiri tegak dan mengamati sekelilingnya dengan tatapan dingin. "Kalian mau keluar sendiri, atau harus kutyeret keluar?"
Teriakannya memancarkan niat membunuh yang pekat ke seluruh pepohonan dan membuat binatang-binatang spiritual di sekitar ketakutan dan kabur.
"Ha-ha-ha, kulihat sesepuh ketujuh memang terkenal bukan tanpa alasan. Pantas saja kau dijuluki Iblis Licik, bisa mengetahui jumlah kami hanya dari beberapa petunjuk samar. Aku benar-benar kagum!"
Tawa Zhuo Fan menggema di udara. Sesepuh ketujuh mengerutkan kening dan memerhatikan sekitar dengan lebih seksama. "Bocah, kau baru saja menerobos lapisan ke-6 Kondisi Qi."
"Pendengaran yang tajam!"
Zhuo Fan yang bersembunyi merasa jantungnya sedikit ciut. Sesepuh ini jauh lebih licik dari yang ia duga, lawan yang tangguh, tetapi ia tetap mempertahankan ketenangannya.
"Sesepuh ketujuh pasti lelah setelah kejar-kejaran sejauh ini. Dan bertarung di sini akan memancing binatang spiritual tingkat 4. Itu akan sangat merepotkan bagimu. Bagaimana kalau kita membuat kesepakatan?"
"Kesepakatan apa?" Sesepuh ketujuh mendengus, mata dinginnya terus memindai area sekitar.
Zhuo Fan tersenyum. "Sesepuh ketujuh mengejar kami begitu lama demi Pasir Berlian. Jika kami memberimu separuhnya, apakah kau bersedia melepaskan kami?"
"Kau pasti sedang bercanda. Pasir Berlian itu tadinya milikku. Kau ingin tawar-menawar dengan barang hasil curianmu dariku?" Sesepuh ketujuh tertawa di balik selubung niat membunuh yang pekat. "Aku tidak hanya akan mengambil kembali Pasir Berlian itu, tapi juga memeras nyawa kalian, bocah-bocah keparat!"
Seketika itu juga, sang sesepuh melesat ke arah pohon yang lebat. Ia menghantamnya dengan telapak tangan hingga pohon itu meledak, memperingatkan keberadaan Zhuo Fan yang duduk di atas batu di baliknya.
"He-he-he, bocah, kau tahu pendengaran tajamku tapi masih berani membahas syarat denganku!"
Sesepuh ketujuh melancarkan serangan telapak tangan lainnya, kali ini langsung mengincar Zhuo Fan. Namun, pemuda itu tetap tenang seperti biasa, bahkan tersenyum, "He-he-he, aku tidak pernah berniat menyembunyikan diri sejak awal!"
Tangan Zhuo Fan bergerak dan…
Bum!
Disusul suara ledakan keras, dari belakang Zhuo Fan, kobaran api raksasa membumbung setinggi 50 meter. Diiringi jeritan burung, api itu mengambil wujud seekor burung phoenix.
Makhluk itu mengepakkan sayapnya dan meluncurkan dua pilar api ke arah sesepuh ketujuh!
"Formasi?!"
Sesepuh itu terkejut karena tidak menyangka bocah lemah itu menguasai teknik formasi. Dari kekuatan yang terpancar, formasi itu pastilah tingkat 5.
Tidak lagi bersikap meremehkan, ia menghantam pilar api itu dengan telapak tangannya.
Bum!
Api yang mengamuk meledak dan sang sesepuh terlempar ke belakang dengan telapak tangan yang melepuh.
Sambil mendongak, mata sesepuh yang tadinya meremehkan kini menyiratkan ketegasan yang tajam.
"Aku meremehkanmu." Sesepuh ketujuh menyipitkan mata. "Tidak pernah menduga seorang pemuda di lapisan ke-6 Kondisi Qi ternyata adalah seorang penguasa formasi tingkat 5. Sayang sekali itu saja tidak cukup untuk mengalahkanku!"
Sesepuh ketujuh melayang ke udara dan membuat gestur tangan.
Bayangan iblis yang mengerikan bangkit di belakangnya dari lilitan energi hitam yang berpilin. Ratapan menggema di sekitarnya dan membuat suhu udara drastis menurun.
Mata Zhuo Fan menyipit dan nadanya merendah. "Ilmu iblis yang begitu jahat, apakah ini warisan dari Lembaka Neraka?"
"He-he-he, untuk apa orang mati tahu banyak hal?"
Sesepuh ketujuh terkekeh dan menunjuk ke depan. Bayangan iblis itu melesat ke arah Zhuo Fan disertai jeritan melengking. Zhuo Fan membalas dengan gestur tangan.
Burung phoenix api menjerit dan memuntahkan gelombang api.
Bram!
Api dan bayangan berbenturan dengan dahsyat. Saat api menyentuh iblis itu, terdengar suara mendesis seolah api bertemu dengan es.
Sesepuh ketujuh tampak bangga dengan hal itu sementara Zhuo Fan menyipitkan mata. "Ning'er, sekarang!"
Jeritan samar bergema dan dari sisi lain tidak jauh dari Zhuo Fan, embusan angin kencang menerjang pepohonan dan menampakkan Xue Ningxiang yang duduk di atas batu.
Mendengar panggilan Zhuo Fan, gadis itu membuat gestur tangan yang telah diajarkan kepadanya.
Angin dingin bertiup kencang bagaikan bilah pisau dan menyatu ke dalam serangan burung phoenix api.
Pilar api itu mengembang sepuluh kali lipat dalam sekejap dan mulai mendesak mundur bayangan iblis tersebut.
Wajah sesepuh ketujuh berubah suram dan ia membuat gestur tangan untuk memperkuat bayangan iblisnya.
Namun dengan bantuan Xue Ningxiang, Zhuo Fan berhasil memegang kendali dan sesepuh ketujuh mulai bercucuran keringat.
Ia tidak pernah menyangka akan ada orang lain yang mengendalikan formasi ini!
Namun sebelum ia sempat memikirkan tindakan balasan, Zhuo Fan kembali berteriak.
"Xie Tianyang, bagianmu!"
"Ha-ha-ha, aku sudah menunggu ini! Lihat bagaimana aku menghancurkan otak seorang ahli ranah Mendalam Langit!"
Diiringi tawa Xie Tianyang yang tak henti-hentinya, sambaran petir meledak dan memperampakkan pemuda itu duduk di sisi lain Zhuo Fan, berhadapan dengan Xue Ningxiang.
Xie Tianyang membuat gestur tangan dan meluncurkan naga petir sepanjang 50 meter. Disertai raungan, naga itu melesat langsung menembus bayangan iblis.
Bum!
Begitu petir memasuki bayangan tersebut, ledakan besar pun terjadi!
Bayangan iblis itu tidak mampu menahan peningkatan kekuatan berlipat-lipat dan hancur berkeping-keping menjadi serpihan hitam, yang dalam sekejap berubah menjadi abu.
Sesepuh ketujuh memuntahkan seteguk darah!
Ini di luar nalar. Hari ini, tiga orang anak muda berhasil melukainya! Namun ketiga bocah itu belum berhenti dan kembali menghujaninya dengan badai api petir.
Jika ia tidak melakukan sesuatu sekarang, ia akan terluka parah, bahkan bisa mati!
Sesepuh ketujuh mengerahkan seluruh tenaganya dan mengibaskan rantai mirip kelabang yang tiba-tiba muncul di tangannya.
Bum!
Serangan badai api petir itu terpental saat sang sesepuh mundur beberapa langkah. Kelompok Zhuo Fan juga terhuyung karena masing-masing merasakan darah bergejolak di dada mereka. Ini adalah hasil yang imbang!
"Harta karun iblis tingkat 4?" Zhuo Fan memasang ekspresi serius.
Sesepuh ketujuh terengah-engah dan membentak, "Bagus, bagus sekali. Aku sudah berkelana di dunia begitu lama tapi hari ini, tiga bocah berhasil membuatku berada di kondisi seperti ini!"
Ia menoleh ke arah Zhuo Fan. "Aku akui kalian kuat. Jika kita teruskan, ini akan berakhir dengan kematian kedua belah pihak. Lebih baik kita ambil kesepakatanmu sebelumnya. Beri aku separuh Pasir Berlian dan aku akan pergi!"
Ketiganya saling bertukar pandang. Xue Ningxiang dan Xie Tianyang tidak ingin menyinggung Lembah Neraka sehingga mereka mengangguk. Zhuo Fan menunjukkan senyuman ramah. "Baiklah, mari kita buat kesepakatan!"
Ia kemudian melompat turun dari batu. Sesepuh ketujuh menarik senjatanya dan terbang mendekati Zhuo Fan.
Ketika jarak mereka hanya tinggal sepuluh meter, tiba-tiba mata keduanya memancarkan niat membunuh yang pekat.
"Matilah, bocah!"
"Habisi dia!"
Berteriak bersamaan, sesepuh ketujuh mengeluarkan harta karun iblisnya dan melemparkannya ke arah Zhuo Fan sementara pemuda itu membuat gestur tangan.
Api dan rantai kelabang itu saling berbenturan.
Xie Tianyang dan Xue Ningxiang terkejut. Meskipun mereka melewatkan bentrokan pertama, mereka segera mengirimkan petir dan bilah angin ke arah sang sesepuh.
Sesepuh ketujuh tidak bisa menghindar dan terpaksa menghancurkan serangan mereka dengan rantainya sekali lagi, tetapi ia juga terpaksa mundur ke udara.
Menatap Zhuo Fan, wajah sang sesepuh berubah hijau dan pucat karena amarah. "Keparat, siapa yang akan percaya padamu?!"
"He-he-he, butuh seorang kultivator iblis untuk mengenali kultivator iblis lainnya!" Zhuo Fan menyeringai.
Xue Ningxiang dan Xie Tianyang menyaksikan pemandangan itu dalam kebingungan.
[Sebenarnya makhluk apa mereka ini? Yang satu lebih tercela daripada yang lain. Tidak ada satupun dari mereka yang bisa dipercaya.]
Sejak awal, pikiran keduanya hanya satu: membunuh.
[Mereka benar-benar sangat keji, licik, dan penuh tipu muslihat...]
[Seandainya salah satu dari mereka tadi percaya pada yang lain, maka pihak merekalah yang sudah mati sekarang.]
Pikiran itu membuat keduanya terkesiap dan mata mereka melirik tajam ke arah Zhuo Fan. [Untung saja ada satu orang yang sama kejinya dan liciknya di pihak kita. Kalau tidak, kita pasti sudah mati...]
Chapter 63 · 5m baca
Thunderflame Gale Array
by Night Owl
Gunakan ↠→ untuk pindah chapter