Wus~
Formasi baji itu berhenti dan seperempat juta prajurit bergeser membentuk lima kotak, menyerupai kelopak bunga plum.
Yuan Qi tetap terhubung dalam lengkungan-lengkungan aneh dan menutupi langit dengan bintang-bintang yang berkilauan.
Serigala Bayangan Darah tampak gelisah melihat formasi baru tersebut. Namun, dengan pasukan buas yang mengamuk di belakangnya, ia terpaksa harus menerobos.
Binatang-binatang besar itu menggetarkan bumi saat mereka menginjak-injak para prajurit.
Namun hasilnya justru konyol.
Saat makhluk-makhluk spiritual itu mendekat, para prajurit bergeser ke samping, membiarkan mereka menerobos langsung ke jantung formasi.
Meski tidak berlangsung lama, sebuah ledakan keras terdengar ketika para binatang buas itu didorong masuk dan keluar dari sebuah skuadron dari arah kedua sisi, terisolasi dari sisa pasukannya.
Serigala Bayangan Darah memprotes.
Namun, semuanya sudah terlambat. Sebagai pemimpin, ia terpisah dari pasukan utama binatang buasnya. Tanpa pemimpin, para binatang buas terus menerobos masuk ke dalam formasi yang berputar dan memecah pasukan buas itu menjadi potongan-potongan kecil. Mengikuti arus, para binatang itu mengikuti perputaran formasi.
Saat mereka berputar, kemarahan makhluk-makhluk spiritual itu akhirnya mereda akibat kebingungan yang melanda.
Serigala Bayangan Darah panik. Formasi Dugu Lin diciptakan khusus untuk memtahankannya.
Dugu Lin memasang senyum dingin, mengarahkan anak buahnya untuk mengubah formasi dan tidak membiarkan musuh lolos.
Hanya masalah waktu sebelum makhluk-makhluk spiritual itu kelelahan dan tumbang, meninggalkan Serigala Bayangan Darah sendirian...
Keempat Harimau Tianyu masing-masing menghadapi lawan mereka dalam situasi yang berbeda; ada yang berada di pihak yang diuntungkan, ada yang terdesak, dan ada pula yang menemui jalan buntu.
Sepasang mata di balik pepohonan memuji, "Pasukan Dugu mampu bertahan selama sepuluh tahun tentu ada alasannya. Tapi kalian hanya bisa menahan pasukan buas-ku karena susunan formasi. Mengingat kalian datang terburu-buru untuk memberikan bantuan, kalian tidak punya waktu untuk memasangnya. Ha-ha-ha..."
Disertai desisan, kilatan putih menutupi medan pertempuran. Pasukan Dugu Huo terlempar ke udara akibat hantaman brutal yang meruntuhkan formasi mereka.
Aura musuh yang buas itu meratakan ribuan prajurit yang gugur.
Dugu Feng bergegas memberikan bantuan. Ia mengubah formasi dan bertahan, "Perisai di depan! Formasi benteng besi!"
Bruk~
Dengan perisai di depan, Yuan Qi membentuk sebuah barrier yang tebal.
Kilatan putih itu terpental mundur, namun anak buah Dugu Feng memuntahkan darah akibat benturan tersebut.
Seorang pria yang memegang tombak perak muncul. Ia adalah seorang pemuda berzirah putih yang memimpin pasukan berzirah putih.
Pemandangan yang langka di dalam militer Quanrong. Sebagai ahli penjinak binatang, pasukan mereka membutuhkan makhluk spiritual untuk mencapai kekuatan puncak mereka. Quanrong dan makhluk spiritual terikat erat selamanya.
Ia adalah sebuah pengecualian. Bahkan tanpa bantuan makhluk spiritual, ia memegang rekor tak terkalahkan di dalam pasukan Quanrong.
"Pembantai Serigala, pemimpin dari Delapan Pengawal Serigala!" Dugu Feng mulai berkeringat melihat haus darah yang melanda anak buahnya.
Dugu Huo kembali masuk ke dalam formasi, jantung kecilnya berdegup kencang karena rasa terkejut barusan.
Nyaris saja, meski ia pernah mengalami pengalaman serupa sebelumnya.
Pasukan Pembantai Serigala menghancurkan formasinya hanya dalam satu serangan. Yuan Qi yang terpadu tercerai-berai dan membuat mereka menjadi mangsa empuk. Jika ia terus menerobos, seratus ribu prajurit akan dengan mudahnya tumbang.
Dugu Huo masih bisa berdiri berkat bantuan tepat waktu dari Dugu Feng.
Dugu Huo menatapnya dengan penuh rasa terima kasih yang dibalas oleh anggukan Dugu Feng. Namun ketika mereka menoleh ke arah Pembantai Serigala, mereka kembali merasakan tekanan yang luar biasa.
[Seberapa kuat sebenarnya pasukan Pembantai Serigala hingga mampu menghancurkan pasukan Dugu Huo dengan begitu mudah?]
Keempat Harimau Tianyu tidak pernah mengambil formasi bertahan kecuali saat menghadapi musuh ini, namun itu pun hanya akan menunda hal yang tak terelakkan.
Dugu Lin melirik dengan tegang.
Tanpa susunan formasi, mereka berada di pihak yang kalah melawan Delapan Pengawal Serigala. Terlebih ini adalah sebuah penyergapan, membuat keadaan semakin buruk.
Wus!
Sesosok figur tegap mendarat di tengah medan pertempuran. Ia menancapkan bilah sabitnya ke tanah dan berkata, "Berkumpul kembali dalam formasi jiwa naga!"
Semua orang berbinar melihat kedatangan Marsekal mereka.
Keempat harimau berkumpul di tengah.
Dugu Feng dan Dugu Huo mundur, sementara Serigala Punggung Besi, Serigala Lengan Baja, dan Serigala Rabies hanya mengamati. Dugu Shan mundur sementara Serigala Angin Meraung tetap berada di posisinya. Dugu Lin menarik diri dan Serigala Bayangan Darah bergabung kembali dengan pasukan buasnya untuk membuat mereka mengamuk lagi.
Namun yang mereka lakukan hanyalah mengamati Pasukan Dugu yang merapatkan barisan ke dalam bentuk yang aneh. Keempat Harimau Tianyu membentuk keempat sisi sementara Dugu Zhantian berada di tengah, tidak terpengaruh oleh musuh di sekelilingnya.
"Anak-anak muda, apakah kalian benar-benar menganggap kami lemah tanpa formasi? Huh, Pasukan Dugu tidak akan pernah runtuh. Kemarilah, aku akan tunjukkan secara langsung keahlian sejati pasukanku."
Dugu Zhantian tertawa, sosoknya yang berwibawa membuat kelima pasukan Quanrong bergidik ngeri.
"Kami tidak akan menolak, Marsekal tua!" Sambil menangkupkan tangan, Pembantai Serigala dan keempat orang lainnya mengangguk.
Kelima pasukan itu menyerbu. Serigala Angin Meraung dengan kecepatannya, Serigala Bayangan Darah dengan binatang buasnya yang mengamuk, Serigala Punggung Besi dengan pasukannya yang tangguh, dan Serigala Lengan Baja dengan kekuatan misteriusnya.
Namun tak satupun dari mereka yang mampu menandingi kehausan darah yang terpancar dari pasukan Pembantai Serigala, mengirimkan rasa ngeri hingga ke tulang sumsum setiap prajurit Tianyu.
Sebelum mereka bertindak, Dugu Zhantian memerintahkan dengan lambaian bilahnya, "Formasi jiwa naga, Melingkari Dunia!"
Aum!
Seekor naga terbang keluar dari Bilah Sabit Pembunuh Naga sementara pasukan membuat segel, menyatukan Yuan Qi mereka.
Yuan Qi seluruh pasukan berubah menjadi wujud fisik karena jumlahnya yang masif. Naga itu berenang di dalam lautan energi ini bagaikan ikan di dalam air, menyerap kekuatannya.
Seekor naga tidak tertandingi di habitat airnya, ukurannya membesar hingga puluhan meter dalam sekejap, menjadi raksasa sepanjang seribu meter yang melingkar di antara para prajurit dan memastikan keselamatan mereka.
Kelima pasukan musuh terkejut, namun serangan mereka sudah kadung berjalan.
Bum~
Disertai lima suara gemuruh, pasukan-pasukan itu terlempar ke belakang oleh sang naga, bahkan termasuk pasukan Pembantai Serigala.
Darah memuncrat dari mulut mereka, membuat makhluk-makhluk spiritual melemparkan penunggangnya sementara mereka sendiri tumbang.
Dugu Zhantian menjentikkan bilahnya agar naga itu kembali, "Bagaimana pendapat kalian tentang Pasukan Dugu sekarang?"
Keempat serigala itu memelototi sang marsekal yang tak terkalahkan, penuh ketidakberdayaan dan rasa penasaran yang sia-sia.
Dugu Zhantian berteriak, "Dengan hadirnya kelima Pengawal Serigala Quanrong di sini, termasuk Pembantai Serigala, itu berarti Tuoba Tieshan tidak berada jauh di belakang. Bukankah sudah saatnya kau menunjukkan dirimu?"
"Ha-ha-ha, satu-satunya alasan aku berada di Tianyu adalah untuk menemuimu, Marsekal tua." Sesosok figur berjanggut melangkah keluar dari jajaran pepohonan. Seorang sarjana paruh baya berambut uban berjalan bersama para anak buahnya.
Kelima serigala itu merangkak berdiri dan membungkuk, "Panglima!"
Panglima tertinggi Quanrong, Tuoba Tieshan, telah memasuki arena...
Chapter 468 · 4m baca
Tuoba Tieshan
by Night Owl
Gunakan ↠→ untuk pindah chapter