The Steward Demonic Emperor - Chapter 304 — NovelArc
Request novel bisa langsung di tab request ya, bebas request semua novel dari novelupdates

Chapter 304 · 7m baca

Deeper Into the Mud

by Night Owl

Mata Lin Xuanfeng mengikuti sosok Zhuo Fan yang melesat lenyap di kejauhan. "Ini pertama kalinya aku melihat keparat itu begitu kehilangan kendali. Sebenarnya apa yang terjadi?"

"Ha-ha-ha, bukan apa-apa, hanya saja dia mengirim teman-temannya sendiri ke liang kubur lebih cepat." Huangpu Qingtian tersenyum samar. Ia lalu berbalik dan menepuk bahu Liu Yizhen, "Tua Liu, kerja bagus. Sesuai dengan apa kuperkirakan."

"Tuan Muda Sulung, hamba tidak layak menerima pujian ini. Kedok hamba sudah terbongkar sejak awal, ugh..."

Kata-katanya terhenti saat Huangpu Qingtian meremas lehernya dengan senyuman tipis di wajahnya. "Tidak, Tua Liu, kau tidak perlu merendah. Kau telah melakukan pekerjaan dengan sangat hebat..."

Huangpu Qingtian tersenyum, namun cengkeraman tangannya semakin menguat. Senyuman itu kini tampak begitu menyeramkan, menimbulkan rasa ngeri di lubuk hati pria tua yang kebingungan itu.

Di manakah letak kesalahannya? Mengapa tadi Huangpu Qingtian menghentikan Lin Xuanfeng untuk membunuhnya, tetapi sekarang justru ia sendiri yang melakukannya?

Dengan mata terbelalak, Liu Yizhen hanya bisa mengeluarkan suara serak. Ia merasa sangat kebingungan dengan apa yang menimpanya, "Tuan Muda Sulung, apa maksud..."

"Ha-ha-ha, aku menghentikanmu tadi hanya karena Zhuo Fan berada di dekat sini. Aku tidak ingin mempertontonkan sebuah sandiwara di depannya. Tapi sekarang, kebun tua ini sudah tidak berguna lagi. Akan merepotkan jika ia jatuh ke tangan Dugu Zhantian. Membunuhnya di sini akan menyelamatkanku dari masalah." Mata Huangpu Qingtian berkilat tajam dan tawa sinis di wajahnya semakin melebar. Ia mengerahkan sedikit tenaga lagi pada cengkeramannya, membuat tubuh itu bergetar sejenak sebelum akhirnya seluruh anggota tubuh Liu Yizhen terkulai lemas.

Setelah melemparkan mayat itu begitu saja, Huangpu Qingtian bertepuk tangan. Lin Xuanfeng tersentak kaget, pikirannya diliputi rasa ngeri.

[Huangpu Qingtian benar-benar seekor binatang buas yang tega menyingkirkan orang-orang yang sudah tidak lagi berguna baginya. Dia sama sekali tidak punya hati nurani. Apakah aku akan berakhir dengan cara yang sama?]

Huangpu Qingtian menyadari apa yang sedang dipikirkan oleh pria itu, lantas ia menepuk bahunya, membuat Lin Xuanfeng terperanjat ketakutan, "Jangan khawatir. Meskipun kau kini hanya seorang pelayan yang cacat, kau tetap berada di urutan berikutnya untuk memimpin Hutan Riang. Nilaimu jauh lebih berharga. Selama kau berada di sisiku, aku tidak akan pernah menyakitimu."

Wajah Lin Xuanfeng berkedut. Ia tertawa hambar sambil menyeka keringat di keningnya. Kembali menatap mayat Liu Yizhen, ia menghela napas dalam-dalam di dalam hatinya.

[Siapa yang bisa menjamin hal itu tidak akan berubah?]

Namun sesaat kemudian, Lin Xuanfeng kembali ceria. "Tuan Muda Sulung, jika Anda bisa membawa Liu Yizhen ke sini, mengapa Anda tidak melakukan hal yang sama pada para tetua dari klan kami? Menghabisi Zhuo Fan saat itu pasti akan jauh lebih mudah."

"Bodoh, apa kau mengira Dugu Zhantian yang memimpin pertahanan Kota Awan Naga itu adalah pajangan?" Huangpu Qingtian mendengus. "Aku hanya berhasil membawanya setelah memperlakukannya seperti seekor binatang spiritual dan memasukkannya ke dalam cincin penyimpanan. Karena kehadirannya tidak mencolok, dia bisa lolos tanpa disadari. Jika itu adalah seorang tetua dari Tujuh Klan Utama, hal itu pasti akan memicu alarm bagi Dugu Zhantian dan membuat kita ketahuan. Kalau bukan karena jumlah kita yang sedikit sehingga bisa disembunyikan, rencana kita pasti sudah berantakan sejak awal!"

Lin Xuanfeng mengangguk-anggungkan kepalanya, menerima makian itu tanpa lupa untuk terus menjilat Huangpu Qingtian dengan pujian selangit.

Huangpu Qingtian melambaikan tangannya mengisyaratkan agar ia berhenti. "Kita akan segera berangkat ke jalur keluar elemen tanah sekarang!"

"Eh, apa ada gunanya kita pergi ke sana sekarang setelah Zhuo Fan mengetahui rencana kita?" Lin Xuanfeng bertanya dengan bingung.

Balasan sinis meluncur dari mulut Huangpu Qingtian, "Bodoh, kita pergi ke sana agar dia berjalan tepat masuk ke dalam perangkap kita! Semua jebakan sudah terpasang. Sekalipun dia tahu, dia tidak akan punya cara untuk menggagalkannya. Terutama karena dia sendiri ikut andil dalam membuat rencana itu menjadi mungkin. Penyesalan yang menyayat hati dan rasa bersalah yang menggerogoti itu pasti akan menjadi siksaan tersendiri baginya, ha-ha-ha..."

Huangpu Qingtian tertawa mengekeh penuh kejahatan. Lin Xuanfeng masih belum sepenuhnya paham, namun ia tetap menuruti apa yang diperintahkan.

Di tempat lain, kelompok Xie Tianshang telah menuju ke jalur keluar elemen logam selama tiga hari terakhir ketika tiba-tiba sebuah cahaya melesat mendekat. Xie Tianshang menangkapnya dan langsung tahu bahwa itu adalah batu giok pengiriman pesan dari Zhuo Fan yang bertuliskan: "Sekarang kalian bisa melihat isi batu giok ini."

Xie Tianshang merasa cukup kebingungan.

[Bukankah seharusnya aku membukanya setelah lima hari? Kenapa jadi lebih cepat?]

Namun, karena Zhuo Fan berkata demikian, tentu saja ia menurutinya. Lima patah kata sederhana terpampang di matanya: "Menuju ke jalur keluar elemen air!"

Astagfirullah!

Xie Tianshang terperanjat, [Apa maksudnya ini? Mengubah rute di tengah jalan? Kenapa? Apakah jalur keluar elemen logam itu berbahaya?]

Tanpa buang waktu, Xie Tianshang berteriak, "Berhenti! Kita mengubah arah. Ikuti aku!"

Di antara tatapan orang-orang yang kebingungan, Xie Tianyang menarik Xue Ningxiang ke barisan depan. "Kakak, ada apa ini? Kita sudah berlari selama tiga hari sialan ini dan tiba-tiba kau ingin mengubah arah? Apakah ada serangan musuh?"

"Tidak." Xie Tianshang menggelengkan kepalanya seraya menyerahkan batu giok itu. "Ini adalah batu giok yang diberikan Zhuo Fan kepadanya sebelum kita berpisah, katanya untuk diperiksa setelah lima hari. Tapi aku baru saja menerima pesan darinya untuk melihatnya sekarang. Dan isinya..."

Xie Tianyang melihat ke arah batu giok tersebut. "Menuju ke jalur keluar elemen air? Apa-apaan ini?"

"Aku juga tidak tahu. Tapi karena Zhuo Fan yang mengatakannya, dia pasti punya alasan." Mata Xie Tianshang tampak begitu tegas.

Xie Tianyang menggelengkan kepalanya. "Kakak, sejak kapan kau menjadi pengikut setianya? Bagaimana jika dia salah?"

"Sudah berapa kali dia salah selama beberapa hari terakhir ini saat dia bersama kita? Kita hampir tidak pernah mengalami kemunduran sama sekali. Dalam situasi yang tidak bisa kupahami ini, mendengarkan penilaiannya adalah keputusan yang paling bijak." Pendirian Xie Tianshang sudah bulat.

Xue Ningxiang berbicara lebih dulu sebelum Xie Tianyang sempat menyela, "Kakak Tianyang, apakah Kakak Besar Zhuo pernah salah? Dengarkan saja dia."

"Tidakkah kau ingat Pegunungan Sepuluh Ribu Binatang? Bukankah dia berulang kali jatuh ke dalam tipu muslihat You Guiqi..."

"Tapi kan tidak ada You Guiqi di sekitar sini, jadi Kakak Besar Zhuo adalah yang terkuat, kan?" Xue Ningxiang dengan penuh semangat membela kehormatan Zhuo Fan.

Mulut Xie Tianyang berkedut, merasakan nyeri di hatinya. Dan karena ia tidak bisa berbuat apa-apa pada Ning'er, ia pun terpaksa mengalah.

Maka, dipimpin oleh Xie Tianshang, kelompok Kediaman Pendekar Pedang berbalik arah menuju jalur keluar elemen air. Kelompok Chu Qingcheng dan Long Xingyun juga menerima pesan Zhuo Fan dan bergerak menuju arah yang sama.

Namun, tak seorang pun dari mereka yang tahu bahwa sepuluh ribu prajurit telah menunggu di sana, dipimpin oleh Yan Bangui dan You Yushan.

Di atas sebuah gunung yang megah, You Yushan menatap ke kejauhan tetapi tidak melihat siapapun. Ia mengeluarkan batu gioknya dan menghela napas, "Tua peracun, bagaimana pendapatmu tentang tindakan Tuan Muda Sulung? Memberi kita batu giok untuk dibuka sehari kemudian, lalu tiba-tiba mengubah rute kita ke jalur keluar elemen air dan memasang penyergapan di sini. Kenapa dia tidak mengatakannya sejak awal? Kenapa membuat kita membuang begitu banyak waktu pergi ke jalur api dan logam dulu?"

"Hmm, dia takut informasinya bocor." Wajah muram Yan Bangui bergetar karena ketakutan.

You Yushan mengangkat sebelah alisnya. "Apakah itu berarti ada mata-mata di antara kita? Ha-ha-ha, kau ini ada-ada saja. Kalaupun ada mata-mata, mereka pasti berada di pihak musuh. Adakah klan rendahan di luar sana yang bersedia menyinggung Regent Estate dengan menjadi mata-mata? Belum lagi puluhan klan vasal di pihak kita yang dengan senang hati bersandar pada Regent Estate dan melaporkan pergerakan mereka atas kemauan sendiri!"

"Meskipun begitu, tidak ada salahnya untuk berjaga-jaga. Terutama pada saat krusial dalam rencana kita ini." Yan Bangui bergumam, "Karena ini adalah siasat Tuan Leng, kita hanya perlu mengikutinya."

You Yushan turut menganggukkan kepalanya.

Mereka berdua menganggap kecerdasan Leng Wuchang tidak pernah meleset dan rencana-rencananya sangat sempurna. Yang harus mereka lakukan hanyalah mengikuti apa yang dikatakannya.

"Kakak Perguruan, Tuan Muda You, susunan formasi tingkat 3 di bawah sudah siap!" Yan Fu membungkuk hormat di hadapan mereka berdua.

Sambil mengangguk, Yan Bangui melambaikan tangan menyuruhnya pergi. "Adik Perguruan, kau sudah bekerja keras. Mundurlah."

"Terima kasih!" Yan Fu membungkuk lalu pergi.

You Yushan mengejek sosok yang sedang berjalan mundur itu. "Anak itu akhir-akhir ini bersikap sangat patuh. Bahkan tidak ada sedikit pun ketidakpuasan di wajahnya. Yah, bagaimanapun juga dia adalah seorang jenius alkimia langka yang dibesarkan oleh Aula Raja Pil!"

"Ha-ha-ha, sejak Zhuo Fan membunuh Raja Pil Keji, dia kehilangan seluruh pendukungnya. Dia pasti akhirnya menerima takdirnya sehingga menjadi begitu pendiam. Kedua orang itu dulunya selalu memandang rendah orang lain!"

"Termasuk kau?" You Yushan mengangkat alisnya.

Mereka saling bertukar pandang lalu tertawa mengejek.

Ejekan dari atas sana menembus telinga Yan Fu. Kepalannya terkapal erat, dan matanya memancarkan kilat kebuasan. [Suatu hari nanti kalian akan mendapatkan balasan yang setimpal dan aku akan berada di sana untuk melihat kalian mati!]

Sementara itu, Zhuo Fan sedang bergegas menuju jalur keluar elemen air. Tanpa waktu untuk memberi tahu kelompok-kelompok yang lain, ia hanya bisa berharap bisa tiba tepat waktu untuk menyelamatkan mereka.

Pikirannya terus melayang pada skenario terburuk, membuatnya mengatupkan rahang rapat-rapat dan dilanda kecemasan yang luar biasa.

Ia telah menyuruh mereka menuju jalur keluar elemen air dan yakin mereka akan mematuhinya. Inilah yang membuat situasinya semakin memburuk, dipenuhi rasa bersalah yang teramat sangat, sekaligus rasa kagum yang mendalam terhadap dalang di balik semua ini.

Begitu piawai dalam memperhitungkan segalanya hingga bahkan melibatkan sekutunya sendiri ke dalam perangkap ini, ia merasa dipermainkan, persis seperti kucing yang mempermainkan seekor tikus.

Dalang di balik ini bukanlah orang sembarangan hingga bahkan mampu membuat seorang Zhuo Fan yang hebat jatuh ke dalam perangkapnya. Siasat pria ini berada di level yang jauh berbeda dari tipu muslihat You Guiqi.

[Perencana Licik, Leng Wuchang!]

Zhuo Fan mengatupkan giginya menahan amarah.

Ia sudah bisa menebak siapa dalang sebenarnya di balik semua penjebakan ini. Itu bukanlah si sombong Huangpu Qingtian, melainkan kepala pelayan Regent Estate, otak terhebat kedua di Kekaisaran Tianyu, Leng Wuchang!

Balas dendam untuk sementara harus ia kesampingkan. Yang bisa ia lakukan saat ini adalah mengerahkan segala upaya untuk bisa keluar dari situasi putus asa ini.

Saat itu juga, Zhuo Fan merasakan hawa dingin yang menusuk tulang saat ia melewatinya. Menunduk ke bawah, ia menemukan sebuah kolam jernih yang memancarkan udara dingin dari bagian tengahnya. Kolam Beku Berusia Seribu Tahun!

Menyipitkan matanya, Zhuo Fan langsung meluncur menyelam...

Gunakan ← → untuk pindah chapter