Xiao Dandan mengejutkan Dong Tianba, membuat pria itu melompat dua langkah ke belakang dan menyebabkan pedangnya bergetar seperti sehelai daun. Dia bukan takut pada Xiao Dandan, melainkan pada Gedung Bunga Melayang (Drifting Flowers Edifice) di belakang wanita itu.
“Menyingkir!” Suara dingin Zhuo Fan terdengar.
Xiao Dandan tersentak dan menoleh dengan ragu, hanya untuk disambut sepasang mata yang dingin membeku, “Sayang, bajingan tidak tahu di untung ini ingin menyakitimu.”
“Apa kau tuli?” Bentakan Zhuo Fan membuat Xiao Dandan gemetar ketakutan dan dengan patuh bergeser ke samping.
Zhuo Fan tidak bisa bergerak, tapi hal itu sama sekali tidak mengurangi sikap dominannya.
Dia berkata kepada Dong Tianba dengan tenang, “Aku tidak akan berbohong padamu. Aku bukan hanya membunuh adik kesayanganmu, Song Yu, tapi juga saudariku itu. Jika kau berencana membalas dendam, tidak ada yang menghentikanmu!”
Dong Tianba ragu-ragu dan melirik sekilas ke arah Xiao Dandan. Wanita itu memelototinya tajam, seolah berkata, [Coba saja kalau berani!]
Zhuo Fan mengerti keengganannya, “Ini urusan antara kita para pria. Wanita tidak punya tempat di sini. Dengarkan baik-baik, Xiao Dandan, jika kau mengganggu Klan Dong karena masalah ini, jangan pernah panggil aku sayang lagi.”
Xiao Dandan meradang, “Kalau begitu, kau akan menerimaku?”
Zhuo Fan hanya menatap Dong Tianba dengan ketenangan yang mengerikan.
Pedang itu kadang terangkat, kadang turun. Dong Tianba melihat mata Zhuo Fan beralih dari kebencian menjadi rasa terima kasih. Mengingat masa-masa ketika mereka minum bersama seperti sahabat karib, Dong Tianba melemparkan pedangnya jauh-jauh sambil menghela napas.
“Lupakan saja. Anggap saja sial bagi adikku Song Yu karena bernasib buruk bertemu dengan Iblis Agung sepertimu.”
“Kenapa kau tidak menyerang? Apakah karena Xiao Dandan? Bunuh dia, lalu bunuh aku. Kalian berdua hanya perlu menutup rapat-rapat masalah ini, bahkan Gedung Bunga Melayang pun tidak akan pernah tahu. Jika kau masih khawatir, aku bisa mengajarimu cara menjadikan klan lain sebagai kambing hitam. Dijamin seratus persen berhasil.” Zhuo Fan tersenyum kejam.
Kata-katanya membuat ketiga orang itu terlonjak kaget.
Adakah orang di dunia ini yang begitu baik hati mengajari pembunuhnya agar tidak ketahuan? Xiao Dandan merasa muram dan bergumam, “Sayang, aku sedang berusaha membantumu. Jadi, kenapa kau ingin aku dibunuh juga?”
Mengabaikan wanita yang sedang mabuk kepayang itu, Zhuo Fan menatap Dong Tianba dengan senyuman samar.
Dong Tianba merasa kesal, “Wan’er benar. Kau menyelamatkan kami sebelumnya, dan membunuhmu sama saja dengan menggigit tangan yang memberi makan. Paling benar jika hari ini diakhiri dengan impasnya utang budi kita.”
“Maksudmu… kau melepaskanku karena aku telah menyelamatkanmu?” Zhuo Fan tersenyum.
Sambil mengangguk, Dong Tianba menghela napas, “Sayang sekali, aku tidak bisa membalaskan dendam untuk adikku tersayang, Song Yu…”
Whoosh!
Perkataan Dong Tianba terpotong oleh kilatan emas yang melesat melewati telinganya. Disusul suara ledakan, sebuah batu setinggi lima puluh meter hancur berkeping-keping.
Cahaya keemasan itu kembali ke hadapan Zhuo Fan dan menyeringai kejam.
Ketiga orang itu menyadari sosok tersebut adalah seorang bayi emas. Itu benar-benar Bayi Darah (Blood Infant) Zhuo Fan dari Tahap Penempaan Tulang!
Sambil mencibir, nada suara Zhuo Fan berubah dingin, “Dong Tianba, kau jauh dari layak untuk menentukan nasibku. Hidupku adalah milikku sendiri bagaimanapun kondisinya. Seandainya pedangmu tadi sedikit lebih dekat, yah, kau mungkin tidak akan berdiri di sini sekarang.”
Berkeringat dingin, Dong Tianba menatap Bayi Darah yang sedang menyeringai, lalu beralih pada senyum sinis di wajah Zhuo Fan. Keduanya membuat jantungnya berdegup kencang tak karuan.
Zhuo Fan sang Iblis adalah orang yang membunuh You Guiqi, bukan seseorang yang bisa dihadapi oleh orang bukan siapa-siapa seperti dirinya.
Zhuo Fan hanya butuh satu pukulan untuk mengubah Tuan Muda kelas dua ini menjadi debu. Hal itu membuat pameran tekadnya untuk melunasi utang budi tadi tampak seperti lelucon.
[Aku tidak pernah punya hak untuk memilih nasib seseorang yang berani menantang Tujuh Keluarga Bangsawan!]
Mata Xiao Dandan tampak semakin terpesona dari sebelumnya.
Pria kesayangannya itu terluka parah hingga tidak bisa bergerak, namun aura di sekelilingnya, keberaniannya, membuatnya tetap menjadi pria sejati di antara para pria, yang terbaik dari yang terbaik!
Dong Xiaowan tidak separah Xiao Dandan, namun di balik rasa takut dan gentar di matanya, tatapannya tetap bergelora dan terpaku mantap pada pria itu.
Merasa tidak cukup senggang untuk mempedulikan tatapan para penggemarnya, Zhuo Fan memejamkan mata, “Bawa aku ke tempat yang aman. Aku butuh waktu setidaknya dua minggu untuk pemulihan.”
“Baik, Sayang, aku akan menggendongmu.” Xiao Dandan menyambar kesempatan itu tanpa ragu sedikit pun.
Kebungkaman Zhuo Fan adalah satu-satunya persetujuan yang dibutuhkannya.
Tiba-tiba, telinga Zhuo Fan bergerak menangkap sesuatu dan dia membuka matanya, “Tunggu. Seseorang datang.”
Yang lain mengedarkan pandangan mencari tanda-tanda kehadiran sementara Zhuo Fan menarik kembali Bayi Darah ke dalam tubuhnya.
Bayi Darah sangat bagus untuk menakuti para kultivator Tahap Penempaan Tulang, tapi ia mungkin tidak akan berhasil melakukan serangan mendadak terhadap seorang ahli Tahap Surga Mendalam (Profound Heaven). Terutama jika menyerang dari depan.
Hanya ketika dia bertarung berdampingan dengan Bayi Darah, dia tak terkalahkan.
Namun sekarang, dia tidak berdaya dan tingkat keberhasilan Bayi Darah merosot tajam. Dia menyembunyikan Bayi Darah di dalam tubuhnya, menunggu saat yang tepat untuk melancarkan pukulan mematikan.
Semak-semak bergemerisik di bawah tatapan cemas semua orang. Lalu, seorang lelaki tua muncul.
Zhuo Fan tahu siapa orang itu, Liu Yizhen.
Liu Yizhen tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya karena berhasil menemukan Zhuo Fan, “Song, eh, Grandmaster Zhuo, akhirnya aku menemukanmu. Aku sangat senang kau baik-baik saja.”
Zhuo Fan menatap yang lain dengan kebingungan.
[Apakah aku pernah begitu dekat dengan lelaki tua ini? Apa yang membuatmu begitu khawatir dengan kesehatanku?]
Zhuo Fan merasa heran melihat Liu Yizhen buru-buru memeriksa kondisinya. Zhuo Fan dan yang lainnya tidak mendapati niat buruk tersembunyi di balik tindakan lelaki tua itu, sehingga mereka membiarkannya mendekat.
Seketika kemudian, Liu Yizhen mengerutkan kening, dipenuhi rasa khawatir yang meluap-luap, “Meridian Grandmaster Zhuo rusak parah. Kau butuh waktu tiga hingga lima bulan untuk pulih. Untunglah aku memiliki pil tingkat 6, Pil Pemulihan Yang (Yang Recovery Pill). Pil ini mungkin tidak cukup untuk menyembuhkan total, tapi setidaknya cukup membuat Grandmaster Zhuo bisa bergerak.”
“Pil Pemulihan Yang?”
Zhuo Fan sangat gembira. Sebagai seorang alkemis, dia tentu tahu tentang pil ini. Dengan pil itu dan Getah Giok Bodhi (Bodhi Jade Sap), dia akan bisa bangkit dan beraktivitas dalam sekejap.
Sebelum Pertemuan Seratus Pil (Hundred Pill Meeting), dia tidak memiliki bahan tingkat 6 dan tidak bisa meracik Pil Pemulihan Yang, atau dia sudah melakukannya sejak dulu. Kedatangan Liu Yizhen ini benar-benar bantuan yang sangat tepat waktu.
Melihat ekspresi gembira Zhuo Fan, Liu Yizhen ikut merasa senang. Tangannya berkelebat mengeluarkan sebuah botol dan menyodorkan pil berwarna merah tua.
Xiao Dandan mendekatkan pil itu ke dekat Zhuo Fan untuk pemeriksaan lebih dekat sebelum akhirnya mengizinkannya meminumnya setelah dianggap aman.
Dalam sekejap, tubuh Zhuo Fan mulai memancarkan cahaya menyilaukan dari titik-titik akupuntur utamanya sementara kehangatan menjalar melalui meridiannya. Saking kuatnya, orang-orang di sekitarnya pun bisa merasakan energi itu.
Dimulai dari kedutan di jarinya, Zhuo Fan perlahan mendapatkan kembali rasa di lengannya, menguji rentang gerakannya.
Liu Yizhen berseru gembira, “Kurang dari satu jam, Grandmaster Zhuo akan bisa berjalan.”
Zhuo Fan bukan tipe orang yang suka menunggu; dia menggunakan satu-satunya lengan yang bisa digerakkan untuk menelan setetes Getah Giok Bodhi.
Liu Yizhen menepuk jidatnya sendiri, “Bagaimana bisa aku lupa? Grandmaster Zhuo masih memiliki harta karun ilahi itu. Sekarang bahkan tidak butuh waktu satu jam, kau pasti akan pulih sepenuhnya.”
Hal ini mengejutkan yang lain.
Zhuo Fan duduk bersila dan berkonsentrasi pada pemulihannya.
Obat itu mengalir ke seluruh tubuhnya dan Zhuo Fan bisa merasakan bagaimana meridiannya pulih. Proses itu berjalan begitu lancar sehingga meridiannya bukan hanya pulih, melainkan menjadi semakin kuat.
Bang!
Disusul suara letupan tiba-tiba, telinga Zhuo Fan berkedut saat kekuatan baru mengalir tanpa kendali di dalam tubuhnya.
Dong Tianba berteriak, “Dia menerobos!”
Seruannya disusul oleh letupan lain dan kekuatan Zhuo Fan berlipat ganda hingga tubuhnya mulai memancarkan gelombang cahaya. Rasanya seolah Pasir Berlian (Diamond Sand) sedang beredar di dalam tubuhnya.
“D-dia menerobos lagi!”
Liu Yizhen mengedipkan mata tuanya yang sudah renta dan berseru takjub, “Luar biasa! Menerobos dua tingkat sekaligus dalam satu tarikan napas! Berapa banyak orang di dunia ini yang memiliki keberuntungan seperti itu?”
Lalu hal itu terjadi lagi tepat di tengah ucapannya!
“Apa?!”
Suara Liu Yizhen bergetar, “Melakukannya tiga kali berturut-turut adalah hal yang belum pernah didengar sebelumnya! Julukan ‘orang aneh’ untuk Grandmaster Zhuo memang sangat pantas diterimanya. Bahkan aku harus berkultivasi hari demi hari, tahun demi tahun, untuk naik tingkat, tapi tidak pernah sekalipun aku melakukannya secepat ini.”
Semua orang di sekitarnya yang mendengarkan ucapannya memutar bola mata malas.
[Bagaimana bisa kau membandingkan dirimu dengan dirinya? Dia adalah seorang monster, seorang jenius di antara para jenius. Bagaimana bisa seorang lelaki tua reot, yang sejak awal bahkan bukan seorang jenius, bermimpi untuk mencapai levelnya?]
Liu Yizhen menyadari kecerobohannya dan merapikan janggutnya dengan canggung.
Satu jam kemudian, kekuatan Zhuo Fan kembali surut ke dalam tubuhnya dan dia membuka matanya dengan kilatan cahaya biru.
Setiap gerakan sekecil apa pun dalam radius satu kilometer di sekitar lembah itu terproyeksi jelas di dalam benaknya, bahkan hingga suara jangkrik terakhir.
Inilah Ladang Pengamatan (Discerning Field) Tahap Radiant!
Saat Zhuo Fan baru memasuki Tahap Radiant dengan jiwanya, dia telah menguras Yuan Qi-nya akibat menggunakan pil berbahaya itu, sehingga mencegahnya merasakan perubahan yang dibawa oleh tahap baru tersebut secara cermat. Sekarang, dia telah menerobos tiga tingkat sekaligus dan memasuki lapisan ke-5 Tahap Penempaan Tulang dalam satu gerakan mulus.
Perkembangannya tidak hanya terbatas pada fisik, tetapi juga pada jiwanya, sekaligus menstabilkannya.
Sama seperti Fang Qiubai yang bisa melihat segala sesuatu di sekitarnya dalam radius satu kilometer, Zhuo Fan kini bisa melakukan hal yang sama. Yang tersisa sekarang hanyalah melatih diri untuk membunuh hanya dengan niat murninya saja.
Itulah kemampuan paling mengerikan dari seorang ahli Tahap Radiant…
Chapter 170 · 6m baca
A Three Layers Ju
by Night Owl
Gunakan ↠→ untuk pindah chapter