Xu Qing memimpin jalan di tengah hujan, diikuti oleh Fan Shishuang, sementara Erniu berada di barisan paling belakang.
Posisi berjalan mereka membuat Fan Shishuang merasa gugup. Terlebih lagi, mengingat dia sedang berada di wilayah manusia tanpa ada bala bantuan apa pun, kecemasannya kian meningkat.
Setelah ketiganya pergi, aula perjamuan Pangeran Keempat menjadi benar-benar sunyi. Semua orang saling bertukar pandang tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Tentu saja, keheningan itu hanyalah kedok untuk menutupi badai yang sedang berkecamuk di dalam hati dan pikiran mereka. Mereka terkejut. Tidak percaya. Serta banyak emosi lain yang menyerang batin mereka.
Mereka hanya tahu bagaimana masa-masa Xu Qing di tanah Firemoon berakhir. Mereka tidak tahu apa yang memicu Xu Qing hingga bisa menjadi Kegelapan Surgawi Agung (Grand Darkheaven). Mereka juga sama sekali tidak tahu ketegangan seperti apa yang sempat terjadi antara dirinya dan para tokoh pilihan Firemoon.
Apa yang baru saja terjadi memberi mereka beberapa petunjuk. Bagaimanapun juga, sudah menjadi rahasia umum bahwa Xu Qing telah mengalahkan Tuan Firedark demi mengamankan posisinya sebagai Kegelapan Surgawi Agung. Namun, petunjuk tetaplah petunjuk, dan mereka sebenarnya hanya bisa merka-reka apa yang sebenarnya terjadi hingga membuat Fan Shishuang begitu ketakutan hanya karena kehadiran Xu Qing.
Lagi pula, Fan Shishuang adalah Dewa Bara (Smoldering God)! Dia adalah tokoh pilihan yang luar biasa dari eselon Kegelapan Surgawi Firemoon, dan namanya terkenal di seluruh Penjuru Kuno (Revered Ancient). Meskipun dia menghabiskan hampir seluruh waktunya di wilayah umat manusia dengan menyendiri—yang sedikit mencurigakan—sebenarnya tidak ada hal yang terlalu ganjil dari hal itu. Sebagai seorang kultivator yang baru saja melangkah ke tingkat Dewa Bara, dia berada dalam masa-masa krusial, jadi wajar saja jika dia menghabiskan waktunya untuk bermeditasi.
Terlebih lagi, dia tidak diwajibkan untuk ikut serta dalam perundingan. Dia hanya hadir untuk mengawasi jalannya urusan dan mengesahkan perjanjian yang ditandatangani. Fakta bahwa dia begitu cepat bereaksi untuk menghentikan seseorang yang ingin membicarakan Xu Qing tadinya hanya dianggap sebagai bentuk ketidaksenangannya terhadap sesuatu. Siapa pun yang tidak tahu cerita lengkapnya mungkin akan berasumsi bahwa ada konflik besar antara Xu Qing dan Fan Shishuang.
Namun sekarang... kebenaran telah terungkap! Alasan Fan Shishuang mengurung diri selama ini adalah karena dia menghindari Xu Qing!
Terlebih lagi, rasa tidak senang yang ditunjukkannya saat menghentikan bangsawan muda itu berbicara tentang Xu Qing adalah nyata. Konflik itu nyata. Namun kenyataannya adalah, karena kewaspadaannya, Fan Shishuang sangat sensitif terhadap segala hal yang dapat memicu gesekan lebih lanjut dengan Xu Qing. Saat semua orang yang hadir menarik kesimpulan yang sama, mereka merasa terpukul hingga ke lubuk hati.
Saat Xu Qing bersama para Kegelapan Surgawi Firemoon... dia pasti telah melakukan hal-hal yang benar-benar mengerikan!
Putri Anhai tampak sedikit linglung saat mengenang kembali semua interaksinya dengan Xu Qing. Semuanya bermula di Wilayah Holytide pada perjamuan yang diadakan oleh Pangeran Ketujuh. Pertemuan berikutnya, pemuda itu sudah menjadi penguasa wilayah Holytide. Dialah orang yang mengawal Xu Qing memasuki Wilayah Kekaisaran... Dia telah menyaksikan pemuda itu dipanggil oleh Kaisar Agung Swordsage, membawa Sekte Xeno-Immortal meraih kejayaan, membunuh Pangeran Ketujuh, dan secara umum, mengguncang ibu kota kekaisaran hingga ke akarnya.
Sebelumnya, dia mengira Xu Qing telah mencapai puncak kemampuannya. Namun kemudian pemuda itu menjadi Kegelapan Surgawi Agung, diangkat sebagai Raja Skycrusher, dan juga ditunjuk sebagai pengajar bagi para pangeran kekaisaran... Semua itu membuatnya merasa bahwa yang bisa ia lakukan hanyalah mendongak dan menatap punggung Xu Qing dari kejauhan.
Hari ini, dia kembali menyaksikan betapa mengerikannya Xu Qing. Dia dan semua orang di perjamuan itu telah bersikap sangat hati-hati di hadapan Fan Shishuang dan merasa gugup di dekatnya. Dia hanya bisa membayangkan reputasi menakutkan macam apa yang berhasil disabet Xu Qing saat dirinya berada di kalangan Firemoon.
Pikiran Pangeran Keempat berada dalam kekacauan, dan ekspresinya terus berubah-ubah. Namun... ada kilatan yang sangat aneh di dalam matanya.
Beberapa orang ingin memanfaatkanku sebagai umpan untuk memancing Fan Shishuang keluar. Guru sudah melihat melalui seluruh situasi ini dan mengatur segalanya agar aku berhasil. Tapi kemudian Xu Qing muncul begitu saja dari ketiadaan. Aku ingin tahu... apakah dia juga akan mati?!
Pangeran Keempat sudah telanjur larut dalam menimbang segala untung dan rugi.
Ada wanita lain di antara kerumunan yang tampak sama terkejutnya dengan yang lain. Wanita itu sedang memandangi bagian luar aula. Dia tidak lain adalah musikus master yang terkenal, Su Yue. Jadi, dia adalah saudara dari orang itu, ya...?
Xu Qing sama sekali tidak menyadari apa yang terjadi di belakangnya. Tak lama kemudian, dia telah memimpin Fan Shishuang dan Erniu kembali ke mansion rohnya yang megah. Begitu berada di dalam, dia duduk dengan tenang dan menatap Fan Shishuang, yang berusaha keras memasang ekspresi muram dan angker.
Sementara Erniu, dia tersenyum lebar. "Saudara Fan, waktu aku berada di wilayah Kegelapan Surgawi Firemoon, aku melihat betapa luar biasanya dirimu. Kamu benar-benar memiliki tingkat penguasaan tertinggi dalam hal boneka."
"Mengingat hal itu, aku yakin kamu tidak akan mengecewakanku. Lagi pula, jika aku sampai kecewa, maka Adik Perguruan kecilku juga akan kecewa. Dan jika kami berdua kecewa, yah... maka kamu juga akan kecewa." Erniu berdeham. Sebelum Fan Shishuang sempat mengatakan apa pun sebagai tanggapan, Erniu dengan cepat mengeluarkan boneka hasil modifikasi darurat itu dan meletakkannya di lantai. "Tolong, Saudara Fan, bisakah kamu membantu mengatasi hal ini? Memperbaikinya? Lakukan yang terbaik... untuk mengembalikannya ke kondisi semula?"
Erniu menjilat bibirnya. Xu Qing menunduk, wajahnya benar-benar tanpa ekspresi.
Fan Shishuang tadinya sedang mengumpat dalam hati, tetapi sama sekali tidak menunjukkan hal itu di wajahnya. Sekarang dia bisa mengembuskan napas lega. Ternyata, mereka benar-benar hanya ingin meminta tolong padanya. Tidak ada agenda tersembunyi lainnya. Jika dia berurusan dengan orang lain, dia mungkin akan mengulur-ulur waktu. Namun saat ini, dia hanya ingin pergi secepat mungkin, dan itu berarti meninggalkan mansion ini sekaligus wilayah kekuasaan ini.
Oleh karena itu, tanpa berkata apa-apa, dia menunduk memandangi boneka rakitan tersebut. Dia melambaikan tangannya, dan boneka itu langsung runtuh menjadi tumpukan komponen. Dia mengambil salah satu komponennya, menarik napas dalam-dalam untuk menenangkan diri, lalu mulai mempelajarinya.
Setelah mengamatinya sejenak, ekspresinya berubah.
"Ini barang kuno. Sangat kuno. Kurasa, usianya setidaknya sudah puluhan ribu tahun. Benda ini terinfeksi energi mayat... Kau tahu, ini terlihat seperti karya kaum Fardark. Mereka hidup pada masa Kaisar Kuno Dark Serenity."
"Teknik pembuatan boneka mereka melibatkan tumbal makhluk hidup. Mereka menggunakan darah sebagai makanan, meridian sebagai elemen penyambung, tulang sebagai bahan bangunan, lalu menggunakan berbagai benda lain untuk menciptakan boneka dari daging dan darah."
Fan Shishuang benar-benar membuktikan reputasinya sebagai seorang grandmaster boneka, karena dia langsung mengetahui seluruh sejarah benda itu hampir seketika.
Erniu menghela napas kagum, lalu disusul dengan seruan penuh semangat. Xu Qing memastikan ada secercah pujian yang terpancar dari tatapannya juga.
Fan Shishuang tidak menunjukkan reaksi yang terlihat jelas atas ekspresi apresiasi tersebut, namun di dalam hatinya dia tidak bisa menahan rasa bangga dan senang.
Erniu mengerjap beberapa kali. "Saudara Fan, kamu benar-benar luar biasa! Bagiku rasanya kamu tidak akan mengalami kesulitan untuk mengembalikan boneka ini ke kondisi kerja yang sempurna!"
Fan Shishuang menjawab dengan dingin, "Ini akan sulit. Tapi asalkan kamu memberikan semua bahannya padaku, aku bisa melakukannya."
Erniu tersenyum. "Sayangnya, hanya inilah bahan yang kami miliki. Tapi mengingat tingkat keahlianmu, Saudara Fan, aku yakin kamu bisa membuat setidaknya tujuh atau delapan versi. Eh. Lupakan saja. Begini saja, jadikan lima saja sudah cukup. Apa pun yang kamu buat lebih dari itu bisa kamu simpan sebagai imbalan!"
Fan Shishuang semakin mengumpat dengan sengit di dalam hati. Dua orang keparat terkutuk ini! Bukan saja mereka menyuruhku bekerja tanpa dibayar, tapi aku juga harus menyediakan bahannya sendiri? Ini benar-benar sudah keterlaluan!
"Bahan-bahan di sini bahkan tidak cukup untuk membuat satu boneka pun. Aku butuh bahan-bahan penempaan peralatan seperti megakristal mirip bumi dan besi crimsonsoul. Barang-barang semacam itu."
"Kami tidak punya barang seperti itu," kata Erniu sambil melotot.
Wajah Xu Qing menggelap.
Sambil menggeretakkan gigi, Fan Shishuang menatap Erniu lalu beralih ke Xu Qing. Sesaat kemudian dia menarik napas dalam-dalam. "Kalian berdua harus berjanji bahwa setelah ini, urusan kita benar-benar bersih tanpa ada sisa!"
Begitu Erniu melihat kompromi telah tercapai, dia tersenyum. "Sepakat!"
Xu Qing memikirkannya sejenak lalu mengangguk.
Fan Shishuang menggeretakkan giginya dan melambaikan tangan untuk memanggil berbagai macam bahan penempaan peralatan. Sambil diawasi oleh Xu Qing dan Erniu, dia mulai merakit ulang boneka tersebut.
Sebulan berlalu begitu cepat.
Selama waktu itu, Fan Shishuang bekerja melebihi batas kemampuannya. Di bawah pengawasan ketat Xu Qing dan Erniu, dia perlahan-lahan menyatukan kembali semua komponen boneka dan memastikan semuanya berfungsi dengan lancar. Dia menghabiskan banyak bahan penempaan peralatan.
Xu Qing tidak banyak bicara, namun Erniu memberikan banyak kata-kata penyemangat dan ungkapan pujian.
Meskipun Fan Shishuang mulai merasa kesal dengan semua itu, hal tersebut pada akhirnya memang membuatnya menggunakan semakin banyak bahan. Pada akhirnya, dia bahkan mengeluarkan beberapa daging, darah, dan jiwa dari berbagai makhluk buas ganas yang pernah dibunuhnya. Dengan memadukan unsur-unsur tersebut ke dalam komponen boneka, dia berhasil membuat boneka-boneka itu menjadi sangat lincah dan mirip makhluk hidup.
Pada hari terakhir, dia merapal mantera untuk menyelesaikan pekerjaannya. Kini ada dua boneka raksasa berlapis baju besi hitam berdiri di hadapan mereka. Kedua boneka itu memancarkan aura dingin dan tekanan yang mengerikan. Hebatnya, kekuatan mereka bahkan melampaui versi boneka yang pernah dilawan Xu Qing di dalam gua.
"Itu adalah tingkat tubuh fisik Dewa Bara!!" ucap Erniu dengan ekspresi sangat terkesan.
Sejujurnya, boneka-boneka seperti ini belum pernah terdengar di wilayah manusia. Bahkan, di sepanjang reinkarnasi Erniu di masa lalu, dia tidak ingat pernah melihat hal serupa.
"Ini adalah pertama kalinya aku membuat boneka dengan kaliber seperti ini," ujar Fan Shishuang. Kenyataannya, bahkan dia sendiri merasa sedikit iri pada boneka-boneka tersebut. Sebagai seorang grandmaster boneka, dialah orang yang paling tahu betapa berharganya benda-benda ini.
Sayangnya, dengan kedua orang ini yang mengawasiku seperti elang, tidak ada yang bisa kulakukan... Aku terpaksa menggunakan banyak bahan berhargaku untuk mendorong boneka-boneka ini ke tingkat ini. Tapi pada akhirnya... suku cadang yang mereka sediakan sudah telanjur diberi mantra dan sangat berharga. Kultivator mana pun yang awalnya membuat boneka-boneka ini pastilah minimal berada di tingkat Dewa Bara, atau bahkan seorang Penguasa Kekaisaran (Imperial Sovereign)... Hanya seseorang seperti itu yang mampu merakit boneka Dewa Bara. Tanpa suku cadang tambahan... mustahil untuk membuat yang ketiga.
Fan Shishuang menghela napas dalam hati dan menepis segala pikiran serakah. Sambil berdiri, dia menatap dingin ke arah Xu Qing dan Erniu.
Erniu buru-buru bangkit berdiri dan melontarkan lebih banyak kata-kata sanjungan.
Xu Qing juga tersenyum tipis. "Rekan Daois Fan, kamu benar-benar luar biasa!"
Fan Shishuang tidak menunjukkan perubahan ekspresi di wajahnya. Namun, di dalam lubuk hatinya, dia sebenarnya merasa senang dengan cara Xu Qing dan Erniu memperlakukannya. Secercah kegembiraan sempat berkobar di dalam dirinya, sebelum akhirnya tertelan oleh rasa pilu. Sebenarnya, dia telah mengalami banyak perubahan suasana hati seperti ini selama sebulan terakhir. Saat ini, satu-satunya hal yang ingin dia lakukan adalah pergi, maka tanpa berkata apa-apa lagi, dia terbang meninggalkan mansion Xu Qing dan melesat kembali ke markas garnisunnya.
Kedua ras bawahan itu sudah lama meninggalkan ibu kota kekaisaran...
Tentu saja, Erniu dan Xu Qing masing-masing mengambil satu boneka. Erniu pergi dengan ekspresi sangat puas. Dia berencana mempelajari boneka itu lebih lanjut, karena dia secara khusus telah meminta Fan Shishuang untuk menambahkan beberapa fungsi pelacakan pada boneka tersebut.
Setelah meninggalkan Xu Qing, Erniu menyeringai sambil menjilat bibirnya. Aku pasti akan menemukanmu, orang tua bangka!
Begitulah waktu berlalu.
Tak lama kemudian, hanya tersisa dua hari lagi menjelang upacara pengorbanan leluhur.
Sekitar waktu itu, Xu Qing, yang sedang berada di kolam roh di dalam mansionnya, membuka matanya dan melihat ke luar.
Seseorang telah mengantar sebuah kotak kayu. Kotak itu diletakkan di depan pintu masuk. Pengirimnya adalah seorang anak laki-laki.
"Aku datang atas perintah guru kekaisaran untuk memberikan benda ini kepadamu," ucapnya. Setelah berkata demikian, bocah itu membungkuk lalu pergi.
Tak lama kemudian, kotak itu hancur berkeping-keping, menyingkapkan isi di dalamnya.
Itu adalah sebuah boneka kain yang jelas bukan buatan seorang kultivator. Melainkan, benda itu berasal dari dunia fana. Dilihat dari penampilannya, boneka itu tadinya telah disobek menjadi berkeping-keping, lalu dijahit kembali. Ekspresi wajahnya membuatnya tampak seperti sedang menangis.
Chapter 938 · 8m baca
A Gift From Zi Qing
by Er Gen
Gunakan ↠→ untuk pindah chapter