Para penonton yang tadinya bersemangat kini terpaku ternganga. Mengingat sebagian besar dari mereka baru pertama kalinya melihat aksi Zhuo Fan secara langsung, mereka masih merasa terguncang karena makhluk mengerikan seperti itu benar-benar ada. Kekuatannya sungguh berada di luar nalar.
Semua orang telah menyaksikan kekuatan si kembar pada pertarungan sebelumnya. Kemampuan mereka tidak kalah dari para murid tiga sekte utama, yang selama ini menjadi duri dalam daging bagi banyak murid tiga sekte menengah.
Namun, para jenius yang berani dan cemerlang itu justru dihancurkan hingga tak tersisa oleh Zhuo Fan hanya dengan gerakan paling ringan dan dengan cara yang paling mengerikan.
Pertunjukan kekuatan Zhuo Fan membuat sekujur tubuh penonton gemetar di kursi mereka.
Bahkan mereka yang sempat menyaksikan pukulan Zhuo Fan sebelumnya tetap merasa ngeri. Pukulan itu dulu tidak disengaja dan terjadi begitu saja, sementara dalam pertarungan kali ini, serangan-serangan tersebut dilancarkan dengan penuh perhitungan dan tekad bulat.
Pameran seni bela diri yang membingungkan itu terus-menerus membuat orang-orang terpesona.
"Setiap kali aku melihatnya, rasanya dia seperti orang baru, sesosok monster baru. Hal itu membuat seluruh usahaku dalam berkultivasi selama bertahun-tahun terasa sia-sia. Bahkan jika aku harus melawannya, aku tetap tidak akan bisa mengalahkannya."
Xie Tianshang menggelengkan kepalanya sambil mendesah.
Wajah Wen Tao berkedut. "Tianshang, sebenarnya apa yang dimakan oleh temanmu itu sampai bisa menjadi seperti ini? Dia bukan manusia! Dan kau, Han Yunfeng, bukankah kau bilang dia butuh waktu lima belas menit untuk menghadapi si kembar? Dia bahkan tidak butuh waktu satu detik pun!"
"Mana kutahu?"
Han Yunfeng memutar bola matanya, "Sudah kubilang dia itu menakutkan. Aku yakin pukulan terakhirnya tadi bahkan belum menggunakan seluruh kekuatannya. Aku tidak bisa membayangkan di mana batas kekuatan monster sepertinya. Bagaimana bisa orang aneh sepertinya diizinkan ikut dalam Pertemuan Naga Ganda? Bagaimana kita bisa bersaing dengan hal semacam itu?"
Wen Tao meliriknya dan mengangguk mantap tanda setuju. Namun kemudian wajahnya meredup dan ia berkata dengan getir, "Demi Tuhan. Aku tadinya percaya diri bahwa banyak dari rencanaku untuk menghadapi Sekte Iblis Licik akan berhasil. Tapi bagaimana mungkin rencana itu bisa berhasil jika mereka punya monster seperti dia?"
"Huh, ketidaktahuan adalah kebahagiaan. Keyakinan diri yang kau banggakan itu tidak lebih dari sekadar optimisme buta!" cibir Han Yunfeng.
Wen Tao memelototinya, lalu mendesah.
Yang lain bernasib lebih buruk lagi. Sesepuh dari Sekte Pelacak Surga tadinya mengira pertarungan tantangan melawan Sekte Iblis Licik akan tetap dimenangkan oleh pihak mereka. Namun sekarang, kemenangan adalah hal terakhir di ada benaknya. Timnya akan dibantai!
Lembah itu bagaikan neraka, penuh dengan bahaya besar dan pasti yang akan menyeret siapa pun ke dalamnya, yaitu Zhuo Fan.
[Dan yang lebih parah lagi, pemimpin mereka, Ren Cong, sama sekali tidak menyadari hal itu!]
Dan itulah kenyataannya. Di dunia itu, Ren Cong telah memperingatkan si kembar untuk langsung mengincar Zhuo Fan sejak awal alih-alih mengutip sisa-sisa ampas dari Sekte Iblis Licik.
Namun, pertarungan itu sudah berakhir. Tuan Muda Ren yang perkasa ini maupun murid lainnya sama sekali tidak menerima pesan apa pun, bukti betapa singkatnya pertarungan tersebut.
Sesepuh Qi paling mengkhawatirkan sang tuan muda yang masih bersikeras mempertahankan keyakinannya bahwa musuh hanya sedang pamer.
[Itu sama saja bunuh diri!]
Sesepuh Qi merasa ingin menangis, hatinya benar-benar kacau.
[Rumor itu ternyata benar, atau bahkan tidak cukup untuk menggambarkan kekuatannya. Keparat itu benar-benar keberadaan yang mengerikan…]
Wu Qingqiu menarik napas dalam-dalam dan mendesah, "Reputasinya mendahuluinya. Zhuo Fan memang luar biasa. Mungkin bahkan tidak banyak orang dari tiga sekte utama yang mampu menghadapi si kembar, namun orang ini melakukannya seolah-olah itu bukan apa-apa..."
"Kau belum melihat apa-apa. Tunggu sampai dia menunjukkan sifat aslinya yang buas. Saat itulah kau akan melihat kekuatannya yang sebenarnya!" Yan Mo mengenang pengalaman menyedihkannya dan mendesah, "Bahkan kita tidak sempat melihat jiwa juangnya."
Wu Qingqiu berseru, "Jiwa juang? Dia berada di Tingkat Pencerahan dan sudah berhasil membentuk jiwa juangnya?"
"Oh, ayo lah, bagaimana mungkin dia bisa melawan pakar Tingkat Ethereal jika dia belum membentuk jiwa juangnya?"
"Kukira dia memiliki semacam harta pertahanan jiwa. Hal itu dan tubuhnya yang sangat kuatlah yang membantunya meraih kemenangan. Setidaknya, begitulah kelihatannya sampai sekarang. Tapi jika dia benar-benar telah membentuk jiwa..." Wajah Wu Qingqiu mengeras.
Melirik ke samping, Yan Mo mendesah, "Ada berita besar untukmu. Dia bukan sekadar memiliki wujud jiwa, tapi wujud itu juga sesuatu yang luar biasa!"
"Bagaimana kau tahu? Apakah kau melihatnya?" Wu Qingqiu menatapnya tajam.
Yan Mo mengangguk, lalu menggelengkan kepalanya, "Maksudku, aku setengah melihatnya dan setengah tidak. Waktu itu, dia hanya melepaskannya separuh. Tapi itu saja sudah cukup untuk hampir merenggut nyawaku. Jika bukan karena gadis dalam pelukannya yang menghentikannya, aku tidak akan berada di sini berbicara denganmu."
"Kau bertarung melawannya dan kalah?" Wu Qingqiu terkesiap.
Dia tahu persis seberapa kuat Yan Mo. Meskipun bukan yang terbaik di antara yang terbaik, Yan Mo adalah seorang pakar sejati di wilayah barat. Jenius terbaik di wilayah barat mungkin bisa mengalahkannya tanpa masalah, tapi membuat nyawanya terancam adalah cerita yang berbeda.
Pakar inilah yang hampir dihabisi oleh kekuatan Zhuo Fan.
[Sebenarnya di level apa orang ini berada?]
Wu Qingqiu menoleh dengan wajah terkejut ke arah Ye Lin. "Adik seperguruan, lawanmu ini kuatnya tidak masuk akal."
"Tentu saja. Kalau tidak, mana mungkin dia bisa sebanding denganku?"
Ye Lin menyeringai penuh semangat, "Sudah kubilang, tidak ada seorang pun di antara kalian yang layak melawannya selain aku. Karena kami adalah rival yang ditakdirkan, he-he-he..."
Wu Qingqiu menatapnya lekat-lekat, lalu mengangguk…
Sementara itu, Zhuo Fan selesai berurusan dengan dua ekor lalat tersebut dan mulai melihat sekeliling dengan senyuman licik.
Mata Zhuo Fan berkedut dan ia melesat maju. Ia mencengkeram semak belukar dan menangkap seberkas cahaya hijau, yang merupakan jiwa Cong Lin.
Mata kanan Zhuo Fan kembali memancarkan kilau keemasan, dan titik cahaya itu pun lenyap. Kemudian ia menghilang lagi, muncul di dahan pohon yang tinggi. Ia menyabetkan tangannya dan kali ini menangkap titik cahaya berwarna kuning.
Itu adalah jiwa Cong Shan.
Dengan satu aksi menghilang terakhir kalinya, Zhuo Fan sudah kembali ke tempat asalnya, namun kali ini dengan senyuman yang jauh lebih jahat di bibirnya saat ia berkata kepada dua titik cahaya di tangannya. "Silakan lari! Apa kalian pikir aku tidak melihat kalian menyelinap pergi saat tubuh kalian hancur berkeping-keping? Dan kau, Cong Shan, apa yang sebenarnya kau lakukan bertengger di sana di bawah bokong burung? Apakah kau berniat menjadi seekor anak ayam di kehidupan selanjutnya?"
Para murid Sekte Iblis Licik terkekeh. Kedua jiwa itu gemetar ketakutan.
"Kalian salah orang untuk diajak berurusan kali ini. Kalian berani menantang Pelayan Zhuo dan akhirnya mendapat balasan yang setimpal. Ha-ha-ha..." Kui Lang menepuk kedua jiwa itu dan mengejek mereka.
Yang lainnya ikut tertawa.
Si kembar Cong merasa malu, lalu menjerit marah. "Kau menghancurkan tubuh kami, dan sekarang kau masih berani membunuh kami? Kami berasal dari Sekte Pelacak Surga, sekte pemimpin dari tiga sekte penjaga Tianyu!"
"Pemimpin pantatku! Saat kami menendang kalian turun dari posisi itu, kamilah yang akan menjadi pemimpinnya! Ha-ha-ha..." Zhuo Fan mencengkeram keduanya dan membenturkan mereka satu sama lain hingga mereka melihat bintang-bintang.
Yang lain tertawa semakin keras sekarang.
Dalam kilatan cahaya, Ren Cong dan kelompoknya memasuki area panggung.
Melihat tim Sekte Iblis Licik sedang tertawa dan bercanda, Ren Cong mengedarkan pandangannya dengan bingung.
[Di mana Cong Shan dan Cong Lin? Apakah mereka dikirim ke area yang berbeda?]
Rencana awal mereka adalah langsung mengincar Zhuo Fan untuk mengejutkannya begitu mereka tiba di sini. Namun sekarang, batang hidung mereka tidak terlihat, dan kesempatan itu telah hilang.
Adapun kemungkinan bahwa kedua orang yang dimaksud telah dikalahkan, hal itu sama sekali tidak terlintas di benaknya.
Dia bukan tipe orang yang mau memikirkan khayalan seperti itu. Kedua orang itu berhasil menyulitkan semua sekte menengah lainnya, jadi bagaimana mungkin mereka bisa dihabisi dalam sekejap?
Namun kenyataan kejamnya adalah dia bahkan tidak mampu memahami apa yang ada di hadapannya. Dia hanya sedang berurusan dengan orang yang salah.
"Apakah kalian pikir mereka seharusnya langsung menyerangku begitu tiba di sini?" cibir Zhuo Fan.
Alis Ren Cong berkedut, dan ia menatap Zhuo Fan dengan tidak percaya.
[Bagaimana dia tahu?]
Zhuo Fan menyeringai seolah ia bisa membaca pikirannya, lalu menggelengkan kepalanya sambil membuka telapak tangannya yang menggenggam kedua titik cahaya tersebut. "Karena mereka baru saja melakukannya. Sayang sekali mereka kalah, ha-ha-ha!"
Zhuo Fan meremas tangannya, dan di bawah tatapan terkejut Ren Cong, ia menyaksikan keduanya meratapi napas terakhir mereka dan buyar ke udara.
"Mulai sekarang, pemimpin dari tiga sekte penjaga Tianyu telah berganti!" mata Zhuo Fan menyipit.
Qi Changlong dan yang lainnya di belakangnya terkekeh, melangkah maju mendekati kelompok Ren Cong sambil melontarkan ejekan dan cemoohan.
Mulai sekarang, posisi sekte penjaga nomor satu Tianyu sedang ditangguhkan…
Chapter 659 · 6m baca
Rain Check
by Night Owl
Gunakan ↠→ untuk pindah chapter