The Steward Demonic Emperor - Chapter 120 — NovelArc
Request novel bisa langsung di tab request ya, bebas request semua novel dari novelupdates

Chapter 120 · 6m baca

Strange Formula

by Night Owl

Aula tamu kini menjadi sepi setelah semua keriuhan mereda. Hanya sosok yang tampak suram dan hancur tersungkur di atas lantai.

Mengetahui itu adalah Chu Qingcheng, Zhuo Fan berjalan mendekatinya, lalu berkata terus terang, "Edifice Lord, aku perlu bicara denganmu. Ini menyangkut masa depan Kediaman Bunga yang Melayang. Aku yakin kau pasti tertarik."

Zhuo Fan tampak seperti orang yang berbeda, sama sekali tidak mirip dengan Song Yu yang konyol dan naif. Ia menampilkan senyuman licik dan tatapan yang dalam.

Namun, kata-katanya masuk telinga kiri keluar telinga kanan.

Zhuo Fan menunduk dan mendapati tatapan mata Chu Qingcheng sudah kosong. Wanita itu bahkan tidak mendengar sepatah kata pun yang diucapkannya.

[Ayolah! Kau adalah seorang ahli Profound Heaven dan seorang Edifice Lord! Namun, menerima satu pukulan saja tidak sanggup? Pengkhianatan seorang pria sudah cukup membuatmu jadi seperti ini?]

Zhuo Fan menggelengkan kepalanya.

[Pantas saja para pria menjadi penguasa sejak jaman dahulu. Hati wanita ternyata terlalu rapuh.]

[Tapi, Kak Besar, kalaupun kau mau menyerah, lakukanlah setelah kau mendengarkan rencanaku. Setidaknya berikan Giok Getah Bodhi padaku sekalian!]

Zhuo Fan menghela napas.

Jika ini terjadi kemarin, ia pasti akan tertawa, berpikir bahwa akan sangat mudah untuk mengambil Giok Getah Bodhi lalu pergi begitu saja.

Tapi sekarang, situasinya telah berubah!

Jika terjadi sesuatu pada Chu Qingcheng, Kediaman Bunga yang Melayang akan runtuh. Bukankah itu berarti memuaskan keinginan Regent Estate? Untuk saat ini, ia tidak bisa mencuri Giok Getah Bodhi itu dan hanya bisa memintanya secara baik-baik.

"Edifice Lord Chu, bangunlah. Dengarkan rencanaku untuk menyelamatkan Kediaman Bunga yang Melayang. Aku berjanji kau akan menyukainya!" Zhuo Fan melambaikan tangannya di depan wajah wanita itu.

Chu Qingcheng tetap bergeming, tatapannya kosong. Walaupun begitu, air mata yang menetes membuktikan bahwa ia masih hidup.

Sambil mendengus, Zhuo Fan merasa kehabisan pilihan. Setelah seseorang menutup hatinya untuk menghindari kenyataan yang kejam, satu-satunya yang mampu menyelamatkan mereka adalah diri mereka sendiri.

"Kakak Chuchu, kenapa kau jadi begini..." Zhuo Fan menghela napas, bingung harus berbuat apa.

Tiba-tiba, Chu Qingcheng bergerak dan secercah cahaya kembali terpancar di matanya, "A-apa yang barusan kau panggil aku?"

Zhuo Fan terkejut lalu merasa senang. Sepertinya panggilan tidak sengaja itu berhasil menyadarkan wanita bodoh ini. Ia buru-buru berkata, "Kakak Chuchu, sadarlah!"

Zhuo Fan mengguncang tubuh wanita itu sambil menggunakan Bewitching Whispers.

Suaranya bergemanya ratusan kali lebih kuat di telinga wanita itu. Chu Qingcheng bergidik dan sadar kembali, lalu menatap ke arah Zhuo Fan. Matanya melunak, "Jadi itu kau... terima kasih!"

"Bukan apa-apa, yang penting kau sudah sadar sekarang!"

Sambil mengangguk, Zhuo Fan tertawa dalam hati, "Ngomong-ngomong, aku punya sesuatu..."

"Tidak perlu dikatakan. Tidak ada hal lain yang penting saat ini!" Chu Qingcheng bangkit berdiri seolah ia telah membulatkan tekad yang baru. Matanya berkilat, "Kediaman Bunga yang Melayang telah jatuh ke dalam krisis seperti ini dan sudah menjadi tanggung jawabku untuk melakukan segalanya demi menyelamatkannya!"

"Ini bukan salahmu. Dan Kediaman Bunga yang Melayang masih punya..."

"Song Yu." Chu Qingcheng sepertinya tidak mendengarnya sembari tersenyum hangat, "Aku benar-benar harus berterima kasih padamu. Aku tidak tahu bagaimana caramu membuat Paviliun Naga Terselubung dan Kediaman Markis Pedang untuk membantu kita, untuk memberi kita satu kesempatan terakhir. Tanpa kesempatan ini, aku tahu kita pasti sudah dilucuti dari segala harga diri kita!"

"Ehm, sebenarnya..."

"Baiklah, kau tidak perlu menjelaskan. Aku mengerti!" Ia menggunakan jemarinya yang lembut untuk membantu Zhuo Fan berdiri dan tersenyum, "Aku tahu kau ingin menghiburku, tapi tidak perlu. Aku sudah menyadarinya sekarang. Masih ada waktu sebelum Pertemuan Seratus Pil dimulai dan kuharap kau bisa membantuku mengurus beberapa hal."

Wanita itu menarik Zhuo Fan keluar. Zhuo Fan yang malang mencoba berkali-kali untuk menyela, tetapi selalu dipotong sebelum ia sempat menyelesaikannya. Satu-satunya pilihan yang ia miliki adalah membiarkan Chu Qingcheng menariknya.

[Kak Besar, tidak bisakah kau membiarkanku bicara? Aku punya cara untuk menyelamatkan Kediaman Bunga yang Melayang!]

Zhuo Fan menghela napas, [Bagaimana bisa wanita ini bicara begitu cepat? Aku tidak sempat bicara sepatah kata pun. Begitu aku membuka mulut, sepuluh kata keluar dari mulutnya. Ini semua gara-gara Giok Getah Bodhi itu. Apakah harus selalu memotong bicaraku setiap saat?]

Zhuo Fan menggelengkan kepalanya dan berhenti bicara. Tidak peduli bagaimana ia merangkai kata-katanya, Chu Qingcheng selalu punya cara untuk membungkamnya setiap kali, seolah-olah sedang berbicara dengan seorang anak kecil!

Zhuo Fan terdiam sepanjang perjalanan, diseret menuju sebuah tebing terpencil di bagian belakang kediaman tersebut. Di dinding tebing itu terdapat gelombang energi tipis yang keluar dari permukaannya, sebuah penghalang pelindung.

"Murid Kediaman Bunga yang Melayang, Chu Qingcheng, memohon izin untuk menghadap Bibi Tao!" Chu Qingcheng membungkuk dan berseru.

Sebuah riak tak kasat mata bergema dan penghalang itu pun terbuka.

Sebuah suara tua terdengar dari dalam, "Chuchu, sekarang kau adalah sang Pemimpin. Kau tidak perlu bertindak seperti ini di hadapan wanita tua ini."

"Bibi Tao adalah penguasa tempat ini. Aku mungkin Pemimpinnya, tapi aku tidak berani masuk tanpa izin!" Chu Qingcheng memunculkan senyuman langka di wajahnya lalu menarik Zhuo Fan masuk ke dalam.

Begitu ia masuk ke dalam, ia langsung bersin!

Tempat itu begitu dingin hingga ia bisa merasakannya bahkan melalui Tubuh Berlian miliknya. Gua dingin seperti ini pasti menyimpan harta karun yin ekstrem!

Benar saja, sebuah balok es hitam kebiruan berukuran sepuluh meter persegi terletak di tengah gua. Praktisi jalur yin mana pun akan mengalami peningkatan kecepatan kultivasi yang sangat besar jika berada di sini. Tempat ini adalah harta karun bentukan alam.

Meskipun sedikit kurang jika dibandingkan dengan Akar Bodhi, tempat itu masih cukup membuat seorang ahli Radiant Stage merasa serakah.

Di atas es tersebut terbaring seorang wanita tua mengenakan jubah rumit. Ia tampak berusia sekitar lima puluhan, tetapi warna hitam dan biru di wajahnya menunjukkan bahwa ia telah diracuni, dan dari penampilannya, racun itu tampaknya telah menggerogoti sebagian besar tubuhnya.

"Sial! Wanita tua ini begitu parah diracuni dan tidak bisa bergerak, tapi dia masih bisa melepaskan penghalang ini? Sebenarnya seberapa tinggi kultivasinya? Aku tidak menyangka Kediaman Bunga yang Melayang bisa memiliki ahli lain," gumam Zhuo Fan.

Kemudian sebuah suara penuh penghinaan memasuki telinganya, "Huh, anak bodoh, itu adalah mayat hidup. Dia tidak bisa mendengar, tidak bisa bicara, tidak bisa bergerak. Bagaimana mungkin dia melepaskan penghalang itu? Akulah yang melakukannya!"

Sambil mengerutkan kening, Zhuo Fan menoleh ke arah bagian dalam gua yang lebih gelap. Di sana tampak seorang wanita tua duduk bersila. Ia mengenakan pakaian hitam dan karena suasana di dalam sana yang temaram, Zhuo Fan tidak langsung menyadarinya tadi.

"Bibi Tao, kultivasinya sangat rendah dan ia hanya memiliki sedikit kekuatan fisik. Wajar jika ia tidak melihatmu. Tolong jangan salahkan dia," Chu Qingcheng tersenyum.

Bibi Tao menggoda, "Gadis, aku belum pernah melihatmu melindungi seorang pria sebelumnya. Apakah dia... Apakah kau sudah menunjukkan hal itu padanya?"

Chu Qingcheng tersipu dan mengangguk.

Zhuo Fan menatap kosong, sama sekali tidak bisa memahami situasi ini!

[Menunjukkan apa? Harta karun?]

"Song Yu, dia adalah alkemis top kita, Bibi Tao. Cepat membungkuk!" Chu Qingcheng mendorongnya ke depan.

Zhuo Fan maju dengan pasrah, merasa semakin aneh. [Kenapa tiba-tiba aku dibawa ke hadapan kepala alkemis mereka? Untuk mengajarinya?]

[Bagaimanapun juga, mengajarinya tergantung pada bakatnya!]

Zhuo Fan sebenarnya tidak ingin membungkuk sekarang, tetapi ia harus menunjukkan rasa hormat. Namun, ketika ia melihat sekilas wajah wanita tua itu, ia terlonjak kaget.

Wanita itu memiliki rambut putih, tetapi juga wajah yang menghijau dan membiru karena racun. Kondisinya tidak lebih baik dari wanita tua yang ada di atas es.

Rainbow Cloud Palm!

Hanya dengan sekali lihat, ia langsung mengenali penyebabnya.

"Kenapa, aku membuatmu takut? Ha-ha-ha..." Bibi Tao memperlihatkan senyuman yang mengerikan, "Tidak semua orang di Kediaman Bunga yang Melayang berwajah cantik!"

"Song Yu, jangan tidak sopan dan minta maaflah," desak Chu Qingcheng.

Namun Zhuo Fan tidak bereaksi, ia hanya menatap wajah wanita itu sambil bergumam, "Tunggu, mirip tapi tidak sepenuhnya sama dengan Rainbow Cloud Palm."

Wajah wanita tua itu bergerak dan menunjukkan ekspresi terkejut, "Nak, kau tampak cukup berpengalaman dalam hal racun. Sejujurnya, ini bukan disebabkan oleh Rainbow Cloud Palm, melainkan dari saat aku gagal menyempurnakan penawar racunnya!"

"Kau sedang meracik pil atau racun?" seru Zhuo Fan.

"Ha-ha-ha, bagus sekali!"

Sambil tersenyum getir, Bibi Tao merasa berduka, "Entah itu racun atau obat, aku masih belum yakin. Tapi dalam tiga tahun penelitian ini, aku mulai memahami bahwa ini ibarat pil tapi bukan pil, ibarat racun tapi bukan racun! Vicious Pill King, kau memang benar-benar luar biasa sampai-sampai aku tidak bisa menandingimu!"

Sambil tertawa gila, Bibi Tao memaku pandangannya ke dinding batu.

Zhuo Fan mengikuti arah pandangannya dan menyipitkan mata. Sepotong kulit manusia terbentang di dinding, memuat catatan tentang rumus penawar Rainbow Cloud Palm.

Bahkan dengan pengetahuan Zhuo Fan yang sangat luas, ia merasa catatan itu sangat aneh!

"Bagaimana ini bisa terjadi?"

Zhuo Fan bergumam, "Ketujuh bahan itu... Masing-masing adalah harta karun alam yang langka. Tapi proses penyulingannya... apakah itu cara membuat racun atau pil?"

Setelah terdiam sejenak, Zhuo Fan berjalan mendekati mayat hidup di atas es kuno. Ia menyentuh tangan wanita itu dan menyalurkan Yuan Qi miliknya. Seperti yang ia duga, wanita itu diracuni oleh Rainbow Cloud Palm.

Sama seperti Chu Qingcheng, wanita itu memiliki Giok Getah Bodhi yang menahan ketujuh racun tersebut. Dengan bantuan es kuno ini, nyawanya berhasil dipertahankan.

Hanya saja, kondisi keracunan Chu Qingcheng tidak begitu parah, sementara mayat hidup ini sudah dipenuhi racun di seluruh tubuhnya. Bahkan dengan penawar sekalipun, peluang kesembuhannya sangat tipis. Jika es kuno itu tidak menjaganya dalam kondisi mati suri, nyawanya pasti sudah melayang sejak lama.

Zhuo Fan menoleh ke arah rumus di dinding dan merasa ada sesuatu yang janggal padanya.

[Itu asli, tapi ada trik di dalamnya!]

Mata Zhuo Fan memancarkan cahaya aneh...

Gunakan ← → untuk pindah chapter