The Steward Demonic Emperor - Chapter 1015 — NovelArc
Request novel bisa langsung di tab request ya, bebas request semua novel dari novelupdates

Chapter 1015 · 6m baca

Striving For to Be the Best

by Night Owl

Suasana langsung menegang, udara terasa membeku di tempat. Orang-orang di sana menyaksikan dengan mulut ternganga, sementara Zhuo Fan terpaku di tempat dengan pikiran yang melayang entah ke mana.

Shangguan Qingyan menyadari suasana canggung dari tatapan mereka dan wajahnya merona merah akibat tindakan impulsifnya barusan, membuatnya langsung memilih untuk kabur detik itu juga.

[Betapa memalukan!]

Zhuo Fan akhirnya menarik napas panjang, mengembalikan sedikit kesadarannya, dan seketika bersikap seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Ia menutup pintu dengan lembut lalu bertanya, "Kalian dengar sendiri kan apa kata Nona Shangguan?"

"Uh, ya, betul, ha-ha-ha..."

Mereka semua tertawa konyol, bahkan para pengawal membungkuk hormat, "Kami tadinya tidak tahu nama Tuan, tapi sekarang kami tahu harus memanggil Anda dengan sebutan apa, Tuan Zhuo."

"Pertanyaannya, apakah nama Zhuo Fan itu asli atau hanya nama samaran lainnya?" Bali Yuyu tersenyum miring.

Zhuo Fan memutar bola matanya lalu berseru, "Bukan itu poin utamanya! Maksudku adalah Nona Shangguan telah membawakan tiga berita penting. Sekte Leader Ling dan kedua saudara Murong meragukan kita, mereka sekarang sedang berusaha membuka segel Pedang Soaring, dan bahkan orang terkuat di wilayah utara, Ouyang Lingtian, telah dipanggil ke sini. Menurut kalian bagaimana?"

"Kami menunggu perintah Tuan!"

Semua orang membungkuk dan menyerahkan keputusan kepadanya.

Zhuo Fan menghela napas, "Informasi ini memungkinkan kita untuk memahami situasi. Waktu kita sekarang sangat terbatas dan berada dalam bahaya besar, pelarian akan hampir mustahil begitu Sekte Sea Bright dan keluarga Murong mengetahui keberadaan kita. Di sisi lain, ini adalah kesempatan kita. Dengan Pedang Soaring yang masih disegel, setiap ahli di sekitar pasti sibuk mengurusnya, membuat Pedang Heaven Sealing..."

"Tanpa penjagaan!"

Seorang pengawal berseru, "Tuan ingin mencuri Pedang Heaven Sealing lalu menerobos penghalang itu? Tapi bukankah itu terlalu gegabah?"

"Kita sedang berpacu dengan waktu, tidak ada detik yang boleh terbuang." ucap Zhuo Fan dengan nada berat, "Menunggu sampai mereka membuka segel Pedang Soaring hanya akan membuat kita terjebak tanpa kesempatan untuk melawan. Keraguan hanya akan membawa kematian bagi kita. Itulah sebabnya kita harus bertindak sekarang selagi bisa. Yuyu, kau yang akan mencuri pedang itu!"

Bali Yuyu tersentak, "Kau tidak takut aku membawanya kabur?"

"Kabur lah sepuas hatimu!"

Zhuo Fan melambaikan tangannya tidak sabar, "Aku toh tidak menginginkannya, aku hanya perlu menurunkan penghalang itu dan menyelinap ke Laut Utara. Yang kubutuhkan darimu adalah kabur membawa pedang itu untuk mengalihkan perhatian semua orang. Lagi pula, hanya Raja Pedang sepertimu yang memiliki peluang terbesar untuk mencurinya."

Bali Yuyu mengangguk, "Aku suka kesepakatan ini. Aku setuju!"

"Yang lainnya bersiaplah untuk kabur. Begitu Yuyu menyambar pedang itu, hancurkan penghalangnya dan segera berpencar. Semoga keberuntungan menyertai kalian!"

Zhuo Fan berbicara terus terang. Bali Yuyu tidak akan berada dalam bahaya begitu kekacauan dimulai, sementara yang lainnya akan dijadikan kambing hitam.

Setidaknya, orang-orang ini adalah pengikut setia Serene Shores Trading, yang rela mati demi mengembalikan kejayaan perusahaan mereka.

Sambil menangkupkan tangan, para pria itu berkata dengan penuh tekad, "Kami akan mematuhinya! Tapi kapan kita akan beraksi, Tuan?"

"Lebih cepat lebih baik. Malam ini!" deklarasi Zhuo Fan.

Semua orang dalam hati mempersiapkan diri menghadapi apa yang akan terjadi kemudian.

Brak~

Tiba-tiba terdengar ketukan keras di pintu, terlalu kuat jika itu berasal dari Shangguan Qingyan.

[Pasti Ouyang Changqing yang datang untuk memeriksa kita!]

Zhuo Fan mengangguk kecil lalu berkata, "Siapa di luar dan ada perlu apa?"

"Aku Ouyang Changqing, murid dari Sekte Sea Bright. Aku mendengar bahwa kalian telah melakukan perjalanan jauh untuk mengantarkan pasokan logistik dan pasti kelelahan di jalan, jadi aku datang berkunjung. Kuharap aku tidak mengganggu kalian."

Sebuah suara jernih terdengar dari balik pintu, penuh dengan rasa hormat, meski nadanya menyiratkan keangkuhan seorang bangsawan.

Bali Yuyu mencibir dan berbisik, "Bocah sombong."

Zhuo Fan menggelengkan kepalanya lalu membuka pintu, mendapati Ouyang Changqing sedang merapikan pakaiannya, dan memasang senyum kaku, "Ha-ha-ha, Tuan Muda Ouyang, selamat datang, selamat datang. Kehadiran Anda memberikan kehormatan besar bagi rombongan pedagang kecil kami."

"Salam. Ngomong-ngomong, apakah kau mengenalku?"

Mata Ouyang Changqing berbinar gembira, "Itu sudah wajar. Ayahku adalah orang terkuat di wilayah utara, Ouyang Lingtian, dan aku adalah murid terbaik di wilayah utara, namaku telah tersebar luas ke setiap telinga di dunia ini. Kau pasti merasa sangat bersyukur dan terhormat dikunjungi olehku, he-he-he..."

Ugh!

Zhuo Fan tersenyum pahit, menyadari senyum miring Bali Yuyu.

[Murid terbaik ini benar-benar bocah sombong yang sesungguhnya, bahkan yang terburuk di antara semuanya.]

"Ha-ha-ha, tentu saja, nama besar Tuan Muda Ouyang sungguh membuat kami kagum."

"Kau terlalu memuji, meskipun itu memang kenyataannya, ha-ha-ha..."

Ouyang Changqing membusungkan dadanya dan tertawa saat ia melangkah masuk, "Kalian semua benar-benar pedagang di sini, dan bukan hanya berpura-pura kan?"

Zhuo Fan tahu ke mana arah pembicaraannya, namun ia juga paham dengan sifat pemuda itu yang labil, jadi ia tersenyum tanpa rasa takut, "Tuan Muda Ouyang bisa saja, ha-ha-ha..."

"Dia pasti nyonya rumahnya, tapi bagaimana dengan anak itu? Apa kalian membuangnya karena dia bukan anak kandung kalian? Ha-ha-ha..."

Mendapati reaksi Zhuo Fan yang datar, Ouyang Changqing meningkatkan introgasinya, hampir menyerupai provokasi.

Wajah semua orang langsung merosot dan menatap ke arah Zhuo Fan.

Ini adalah upaya untuk memancing emosi mereka. Orang tua mana pun akan merasa murka, bahkan seorang penjilat pun akan tersinggung.

Sementara orang yang menyimpan rahasia pasti akan berusaha tetap tenang. Perbedaan reaksi inilah yang menentukan apakah ada yang mencurigakan dari target tersebut atau tidak.

Terlalu marah juga tidak tepat karena mereka berkedok pedagang dan seharusnya tidak menyinggung murid dari sekte besar. Namun, bersikap terlalu tenang juga tidak masuk akal, karena itu menunjukkan semuanya hanyalah sandiwara.

Saat Ouyang Changqing sedang mengamati wajah mereka untuk mencari petunjuk yang bisa membongkar kedok mereka, ia mendengar suara makian dari ruangan sebelah, "Sialan kau, bocah keparat! Kau sendiri yang anak palsu di sini! Kau datang ke sini cuma mau ngomong sampah, begitu? Asal tahu saja, ayahku bakal mengusirmu!"

Qiao'er menerobos keluar dan membentak Ouyang Changqing dengan marah.

"Hei, di mana sopan santun anak ini? Apakah orang tuamu tidak pernah mendidikmu?"

"Tolong jangan marah. Aku selalu memanjakannya. Anak-anak memang sering bicara sembarangan, ha-ha-ha..."

Wajah Ouyang Changqing berkedut, tidak terima diajak bicara dengan nada seperti itu oleh seorang anak kecil. Zhuo Fan meminta maaf lalu membentak Qiao'er, "Sedang apa kau di sini? Masuk sana!"

Qiao'er mendengus kesal dan masuk kembali ke dalam ruangan, sementara Bali Yuyu diam-diam mengacungkan jempolnya secara sembunyi-sembunyi.

Ouyang Changqing menarik napas dalam-dalam, masih merasa kesal. Ia datang ke sini untuk menyelidiki mereka, tetapi baru saja mulai bicara, ia malah dimaki oleh anak kecil keparat.

[Apakah anak itu juga mencurigakan? Jangan-jangan semua itu tadi hanya akting?]

[Ah, mana mungkin anak kecil tahu apa-apa?]

Mengabaikan semua itu, setelah mengalami kejadian yang mengganggu tadi, Ouyang Changqing memilih menyerah untuk menguji pasangan suami istri tersebut dan mengambil pendekatan lain.

Namun tiba-tiba sebuah seruan yang familier memanggilnya dari luar, "Ouyang Changqing, keluar kau sekarang juga! Urusan kita kemarin belum selesai!"

[Suara itu terdengar sangat familier.]

Zhuo Fan mengerutkan kening, sementara Ouyang Changqing memutar bola matanya dan berjalan keluar, "Yan Mo, di antara para junior dari wilayah barat, kau adalah salah satu yang terbaik, jadi setidaknya bersikaplah seperti itu. Kemarin aku sudah meladenimu bertarung tapi kau masih ingin lanjut? Apa kau tidak punya malu datang mencariku lagi?"

"Tutup mulutmu! Kita baru bertarung sekali dan kau sudah berani menyebut dirimu sebagai murid terbaik di lima wilayah? Bahwa kau telah menginjak-injak wilayah barat? Di mana harga dirimu?"

Seruan lain datang dari luar, kali ini dipenuhi dengan kemarahan.

Zhuo Fan tersentak.

[Yan Mo? Orang-orang dari wilayah barat juga ada di sini? Sial, aku tidak boleh biarkan mereka melihatku!]

Zhuo Fan menatap yang lainnya dengan serius, menunjuk ke arah wajahnya sendiri lalu menunjuk ke luar sambil menggelengkan kepala.

Mereka mengangkat bahu, ikut merasa terjebak.

Ouyang Changqing yang berdiri tidak jauh dari situ belum menyadari reaksi Zhuo Fan, dan masih berbalas argumen dengan Yan Mo di luar, "Sekarang kau bilang mengalahkanmu bukan berarti mengalahkan wilayah barat? Waktu aku tanya apakah kau mewakili wilayah barat dalam pertarungan kita kemarin, kau sangat sombong menyebut dirimu yang terkuat di wilayah barat. Sekarang setelah kalah, kau malah tidak mau mewakili kampung halamanmu lagi?"

"Lalu kenapa?"

Yan Mo mencibir, "Namanya juga selalu berusaha menjadi yang terbaik. Aku akhirnya mendapat pertarungan yang seru, jadi mana mungkin aku melepaskannya begitu saja? Lagi pula, selagi aku tahu cepat atau lambat aku akan menjadi yang terbaik di wilayah barat, itu sudah cukup. Tapi kau, anak dari orang terkuat di wilayah utara, malah bersikap sombong dan mendeklarasikan diri sebagai pemenang atas wilayah barat hanya karena satu kali bertarung. Apa kau tidak punya malu?"

"Kau yang tidak tahu malu, memamerkannya tepat di depanku!" Wajah Ouyang Changqing berkedut, kehabisan kata-kata...

Gunakan ← → untuk pindah chapter