“Aku sudah melihatnya, itu tidak sama.” Kata-kata Wang Lin terdengar tegas saat dia menatap dingin ke arah si pria gila. Ada sedikit rasa penyesalan yang tersirat di balik sikap meremehkan itu.
Petunjuk penyesalan inilah yang membuat air di mata si pria gila menjadi semakin deras, hingga akhirnya dia benar-benar menangis.
Saat pria itu mulai menangis, Wang Lin merasa tidak enak hati. Dia merasa seperti seorang paman yang berusaha merebut mainan dari tangan seorang anak kecil...
“Lupakan saja, karma, adalah karma. Aku pernah bertemu orang ini di dalam Binatang Nether. Dia memberiku garis keturunan selestial, dan sekarang aku mendapatkan mantra-mantru lewat cara ini. Pada akhirnya aku harus membalas budinya… Para kultivator jarang yang menjadi gila, pasti ada kisah hebat di balik masa lalunya. Aku, Wang Lin, akan selalu mengingat para dermawanku!! Aku bersumpah di masa depan, semua urusannya akan menjadi urusanku juga!!” Wang Lin kembali menatap si pria gila, tetapi kini ada kelembutan yang tersembunyi di dalam tatapannya.
“Raja ini tidak berbohong, raja ini menggunakan mantra yang sama seperti sebelumnya. Mantra ini disebut Cetakan Semangat Perang. Kakak Ipar mencurinya dari Penguasa Selestial Kembar lalu memberikannya kepadaku…” Sepertinya si pria gila sudah lama tidak mencuci wajahnya. Saat air matanya mengalir, dua garis lumpur hitam muncul di wajahnya. Dia menyeka air matanya sambil menatap Wang Lin dengan tatapan penuh keluh kesah lalu meraung,
“Jika kau tidak percaya padaku, akan kuberitahu mantra rahasianya. Raja ini tidak pernah berbohong sejak kecil, karena Kakak bilang dia akan memukulku kalau aku berbohong…” Si pria gila merasa sangat dizalimi, dan tanpa berpikir panjang, dia melafalkan mantra untuk Cetakan Semangat Perang.
“Lihat, lihat, ini adalah mantra rahasianya. Pergi dan berkultivasilah sendiri, lalu saksikan sendiri. Maka kau akan melihat bahwa aku tidak berbohong kepadamu. Aku jelas menang berkat kerja kerjaku sendiri, tetapi kau malah tidak percaya padaku!! Aku tidak mau bermain denganmu lagi!” Si pria gila kembali marah dan berjalan ke samping. Dia masih diliputi rasa kesal saat duduk dan dengan sengaja menghindari tatapan Wang Lin.
Jantung Wang Lin berdegup kencang. Dia menghafal mantra itu. Dia kemudian bergumam dalam hatinya, dan bagian yang tidak dia pahami tiba-tiba menjadi jelas. Dia menunjuk ke langit dan sebuah Cetakan Semangat Perang yang otentik muncul. Meskipun tidak turun, tekanan yang kuat menyebar ke segala arah.
Saat melihat Cetakan Semangat Perang itu, pupil mata Wang Lin menyusut dan kegembiraan memenuhi hatinya. Dengan tingkat kultivasinya, dia bisa tahu bahwa Cetakan Semangat Perang ini bukan sekadar mantra biasa, melainkan sebuah mantra dao!
Mantra dao yang sangat kuat yang bisa menghancurkan langit dan bumi!
Mantra ini dapat melipatgandakan kekuatan Wang Lin secara instan melalui beberapa metode misterius. Yang paling penting, ada tiga sumber kekuatan di dalam telapak tangan ini. Jika ketiganya digunakan, tiga telapak tangan akan turun untuk membinasakan tubuh, jiwa asal, dan jiwa secara bersamaan!
“Mantra yang digunakan Daoist Water hanya bisa menghancurkan tubuh. Mantra dao yang aku pelajari sekarang adalah Cetakan Semangat Perang yang asli!” Wang Lin menarik napas dalam-dalam. Setelah mengingat Cetakan Semangat Perang itu dengan kuat, dia menatap si pria gila.
Di matanya, orang gila ini bagaikan sebuah peti harta karun raksasa yang bisa terbuka kapan saja...
“Baiklah, jangan menangis. Aku akui mantramu benar-benar kuat, dan aku salah karena sudah menyalahkanmu.” Wang Lin bangkit dan meminta maaf. Ada kelembutan di dalam tatapannya saat dia menangkupkan kedua tangannya.
Si pria gila mendengus dan memalingkan wajahnya agar tidak melihat Wang Lin.
Wang Lin tersenyum kecut sambil merentangkan tangan kanannya dan merenung sejenak. Dia membuka ruang penyimpanannya dan mengeluarkan beberapa pil. Dia memilih pil-pil yang aromanya langsung tercium begitu dikeluarkan.
Hidung si pria gila tiba-tiba bergerak dan tanpa sadar mengendus-endus. Dia menjilat bibirnya tetapi memaksa dirinya untuk tidak melihat. Meskipun demikian, dia terus mencuri pandang ke arah Wang Lin.
“Hmph, pil macam apa ini? Pil terburuk yang pernah raja ini berikan kepada Si Merah jauh lebih baik daripada ini...”
Wang Lin memperlihatkan senyuman penuh arti sambil memegang sebuah pil dan meremasnya. Pil itu langsung hancur dan aromanya dengan cepat menyebar.
Si pria gila menahan dorongan hatinya, tetapi perutnya keroncongan. Sudah sangat, sangat, sangat lama sekali sejak terakhir kali dia menelan pil apa pun, dan sekarang dia merasa hal itu agak tak tertahankan.
“Akan kuberikan pil-pil ini sebagai kompensasi karena telah menyalahkanmu, bagaimana?” Suara Wang Lin terdengar lembut saat dia melambaikan tangannya. Beberapa pil itu melayang menuju ke hadapan si pria gila dan mengambang di sana.
Si pria gila menelan ludah dengan susah payah. Dia berbalik dan menatap pil tersebut. Dengan nada meremehkan dia berkata, “Raja ini bahkan tidak akan meliriknya di masa lalu, ini cuma sampah! Namun, karena kau sepertinya sedang merayuku, raja ini akan menerimanya dengan setengah hati!”
Sambil berbicara, tangan kanannya dengan cepat mengulagrah dan meraih pil-pil tersebut. Matanya berbinar saat memasukkannya ke dalam mulut. Dia menghancurkannya dalam beberapa gigitan dan langsung menelannya.
Wang Lin tersenyum dan menangkupkan kedua tangannya. “Mantramu memang luar biasa, tapi aku ingin tahu, apakah itu satu-satunya yang kau miliki?”
Si pria gila merasa bangga, tetapi dia tiba-tiba menatap Wang Lin dan menjadi waspada.
“Aku ingat seseorang pernah mengatakan hal itu kepadaku sebelumnya. Siapa ya... Si Merah, siapa ya? Uh, lupakan saja... Tapi raja ini ingat kalau orang itu mengucapkan kata-kata tersebut untuk mencuri mantra-mantranya. Hmph, hmph, raja ini bijaksana, mana mungkin aku bisa dibodohi? Jangan harap bisa menipu mantra dao dariku.
“Bahkan jika aku mati, aku tidak akan memberitahumu mantra rahasia atau mantra apa pun!”
Si pria gila mengangkat kepalanya dan mendengus dingin, memancarkan kesan seolah-olah dia berada di tempat yang sangat tinggi. Dia menggelengkan kepalanya dan menghela napas. “Mempelajari terlalu banyak mantra dao adalah hal yang sangat menjengkelkan. Ah, bakat raja ini memang terlalu tinggi. Karena kau begitu hormat, akan kutunjukkan padamu, tapi aku sama sekali tidak akan mengajarimu!”
Setelah si pria gila berbicara, dia berdiri dan merentangkan kedua lengannya. Dia dengan bangga mengangkat tangan kanannya dan seketika langit tiba-tiba berubah menjadi gelap. Cahaya merah terang muncul dan sebuah payung raksasa tiba-tiba terwujud!
Payung ini menggunakan langit sebagai kanopinya, dan gagangnya terbentuk dari lautan api yang tak berujung! Api destruktif tiba-tiba menyebar ke segala arah, membentuk sembilan benih api menyerupai payung. Benih-benih api ini memancarkan aura yang sangat mengerikan.
Pupil mata Wang Lin menyusut. Dia mengenali mantra ini mirip dengan Payung Pembakar Alam yang diketahuinya, tetapi perbedaannya adalah dia harus membuka payungnya saat menggunakan mantramu sendiri. Namun, payung itu sudah terbuka ketika si pria gila menggunakannya!
Kelihatannya mirip, tetapi perbedaannya bagaikan langit dan bumi!
“Bagaimana? Raja ini kuat. Jika payungnya ditutup, kekuatannya sangat hebat!” Si pria gila melambaikan tangan kanannya dan payung itu lenyap dari langit.
“Hmph, aku pokoknya tidak mau mengajarimu. Aku akan membiarkanmu melihatnya, tapi kau tidak bisa mempelajarinya! Biar raja ini tunjukkan lebih banyak lagi!” Si pria gila dengan bangga mengangkat tangannya dan membentuk pose seolah-olah dia hendak menarik busur panah. Jika ada busur di tangannya, Wang Lin akan mengenali bahwa posenya hampir persis sama dengan pose yang pernah dibuat oleh Li Guang!
Energi panah yang mengejutkan terpancar dari si pria gila dengan liar. Seolah-olah dunia akan robek berkeping-keping oleh energi panah ini jika dia melepaskannya!
“Raja ini tahu lebih banyak lagi, lalu apa arti dari semua ini?” Suasana hati si pria gila sepertinya berubah, terutama setelah melihat Wang Lin menjadi begitu serius. Dia kembali menjadi besar kepala dan mengeluarkan raungan lain. Dia melepaskan tangannya dan energi panah yang mengejutkan itu pun menghilang. Pada saat yang sama, kedua tangannya membentuk segel dan dia melambaikan tangannya.
Dunia bergetar dan tujuh warna merah, jingga, kuning, hijau, nila, biru, dan ungu muncul. Ketujuh cahaya ini dengan cepat berkumpul membentuk tombak tujuh warna!
Tombak ini mengguncang langit dan memenuhi seluruh angkasa. Langit bergelombang seolah-olah hendak dihancurkan oleh tombak tersebut. Wang Lin merasakan bulu kuduknya merinding, dan keringat dingin membasahi seluruh tubuhnya.
Cahaya tujuh warna itu mengandung kekuatan emosi. Ketika muncul, cahaya itu tampak mampu mempengaruhi emosi siapa pun yang melihatnya. Cahaya itu mirip dengan Api Ethereal, tetapi Wang Lin merasa kalau kekuatan itu jauh lebih kuat daripada Api Ethereal!
Si pria gila tertawa dan melepaskan tangannya. Langit kembali normal. Wajahnya dipenuhi dengan kegembiraan dan senyuman. “Bagaimana, bagaimana? Bukankah raja ini kuat? Apakah kau ingin mempelajarinya? Apakah kau mau?
“Raja ini beritahu ya, ada terlalu banyak orang yang ingin mempelajari mantra dao-ku. Hmph, hmph, apa yang belum pernah dilihat oleh raja ini? Tidak ada yang bisa menipuku; bahkan jika kau memukulku sampai mati, aku tidak akan mengajarimu!
“Bahkan jika kau ingin mempelajarinya, itu tidak ada gunanya, raja ini tidak bisa berbuat apa-apa. Sungguh sangat disayangkan...” Si pria gila menggelengkan kepalanya dan menjadi semakin bangga.
“Biar kutebak bagaimana reaksimu nanti... Aku ingat jawaban seseorang adalah mereka tidak mau belajar dan pura-pura tidak peduli untuk membangkitkan minat raja ini. Hasilnya adalah haha, haha. Kubiarkan kau menebak hasilnya, haha... haha... Aku mau mati tertawa...” Si pria gila langsung mulai tertawa terbahak-bahak sambil memegangi perutnya.
“Jika kau menjawab ya, maka raja ini akan menolakmu mentah-mentah. Gadis kecil, raja ini sangat disiplin; bahkan jika kau mencoba merayuku, itu tidak ada gunanya, ah!” Si pria gila mulai berceloteh lagi dan semakin bersemangat saat berbicara.
Menatap si pria gila, Wang Lin perlahan tersenyum.
“Aku ingat di dalam ingatan Binatang Nether, orang ini tidak tahu tentang Binatang Nether dan sangat takut padanya...” Senyuman Wang Lin semakin mengembang.
Si pria gila merasa ada sesuatu yang buruk akan terjadi saat melihat Wang Lin menatapnya sambil tersenym. Dia samar-samar sepertinya teringat bahwa setelah senyuman itulah dia menghabiskan waktu berjam-jam menggunakan Cetakan Semangat Perang sampai napasnya terengah-engah.
Tepat pada saat ini, planet kultivasi itu bergetar dan langit meredup seolah-olah badai akan muncul. Gemuruh menggelegar bergema dan sesosok bayangan raksasa perlahan-lahan muncul.
Bayangan itu sangat besar dan tampak seperti paus. Ia memiliki dua kumis panjang yang menari-nari ditiup angin.
Itu adalah Binatang Nether! Setelah mendengar panggilan Wang Lin, bayangan makhluk itu muncul di dunianya sendiri!
Saat ia muncul, kebanggaan di wajah si pria gila seketika runtuh. Pupil matanya menyusut, tubuhnya bergetar hebat, dan dia menjerit histeris!
“Ah, kau, kau, kau... Kau mengejarku sampai ke tempat ini!! Sialan, kau tetap tidak mau melepaskanku!!! Dagingku tidak enak, aku benar-benar tidak enak dimakan, ah!”
Chapter 1542 · 7m baca
Shocked!
by Er Gen
Gunakan ↠→ untuk pindah chapter