The Steward Demonic Emperor - Chapter 775 — NovelArc
Request novel bisa langsung di tab request ya, bebas request semua novel dari novelupdates

Chapter 775 · 5m baca

None Shall Pass

by Night Owl

Sambil mengerutkan kening, Zhuo Fan menoleh ke belakang saat merasakan hatinya terasa tenggelam.

Tidak jauh darinya, seorang paruh baya bertubuh kurus berbusana putih keluar dari balik pepohonan. Melihat senyumnya yang lembut namun sorot matanya yang tajam, Zhuo Fan tahu orang ini sama sekali bukan orang baik.

Terlebih lagi, dia juga seorang ahli tingkat Penyatuan Jiwa.

Menyipitkan matanya, Zhuo Fan membatin.

[Sepertinya ahli dari Sekte Kebenaran Universal yang mereka datangkan sudah siap untuk bertindak.]

Mengikuti pemikirannya, tujuh kilatan cahaya muncul saat lebih banyak kultivator Tahap Penyatuan Jiwa muncul di sampingnya, termasuk lelaki tua berambut perak yang dilihatnya di kota tadi.

Pameran kekuatan seperti itu membuat Zhuo Fan menghela napas.

[Aku mungkin bisa menakuti lima ratus ahli Tahap Ethereal, tapi aku tidak punya peluang melawan delapan ahli Penyatuan Jiwa.]

Melirik kedelapan orang itu, dia mulai memperhitungkan cara untuk menghalangi mereka agar tidak mengejar Chu Qingcheng.

Saat ini, Zhuo Fan sama sekali tidak mempedulikan nyawanya lagi. Yang dia inginkan sekarang hanyalah mengulur waktu selama mungkin...

"Zhao Dezhu menyambut para tetua!"

Melihat delapan orang itu, Zhao Dezhu yang kesal dan terpojok akhirnya menemukan sandaran kuat untuk dipeluk. Para ahli Tahap Ethereal lainnya juga menjadi tenang.

Mengabaikan mereka, lelaki tua berambut perak itu mengerutkan kening, menatap Zhuo Fan dan jiwa naga yang perkasa. "Kalian begitu banyak tapi bahkan tidak bisa menyingkirkan seorang bocah setelah sekian lama? Aku pikir ketika aku datang semuanya sudah beres sekarang. Tapi lihat kekacauan ini! Kalian telah mencoreng nama Sekte Kebenaran Universal!"

Hati semua orang menjadi dingin dan mereka menundukkan kepala.

"Tapi bukankah tadi ada empat orang? Kenapa hanya tersisa satu? Di mana gadis-gadis itu? Setidaknya tunjukkan padaku mayat mereka."

Lelaki tua berambut perak itu bertanya.

Zhao Dezhu tersenyum lebar sambil membungkuk dalam-dalam, "Tetua, ketiga gadis itu telah melarikan diri. Bocah ini menghadang kita di sini. Kami tadinya hendak menjatuhkannya lalu mengejar mereka."

"Apa?! Satu orang menahan lima ratus orang?"

Lelaki tua berambut perak itu murka, "Huh, bagus, bagus sekali. Kalian benar-benar menyedihkan. Ada ratusan dari kalian namun bahkan tidak mampu menangani empat orang, dan berakhir terjebak hanya menghadapi satu orang saja. Apakah kalian ingin aku yang turun tangan, begitu? Menindas yang lemah? Jika kabar ini menyebar, Sekte Kebenaran Universal tidak akan punya nama lagi, ha-ha-ha..."

"Zhao Dezhu, kau meminta bantuan begitu banyak orang dari sekte. Aku pikir kau bisa diandalkan tapi sekarang aku melihat kau bukan apa-apa. Kau bahkan tidak bisa menjatuhkan empat orang dengan begitu banyak orang di pihakmu? Apakah kau ingin lima ratus orang lagi untuk menyelesaikan tugas ini?"

Zhao Dezhu tersentak mundur setelah diceramahi. Wajahnya memerah karena malu dan rasa enggan.

[Tetua, ini bukan soal jumlah, tapi betapa liciknya bocah ini. Menggunakan lidah setannya untuk menghasut kekacauan, mengubah semua orang ini menjadi gerombolan yang tak terkendali.]

[Tidak masalah bahkan jika mereka seribu orang, hasilnya akan tetap sama. Semakin banyak mereka, semakin kacau jadinya.]

[Selain itu, ini bukan sepenuhnya salah kami. Bukankah aku sudah memintamu untuk memotong jalur pelarian mereka, sekarang...]

Zhao Dezhu melirik sekilas ke arah tetua berpakaian putih yang tampak tenang itu, namun tidak berani bersuara.

Lelaki tua berambut perak itu mengikuti arah pandangannya dan bertanya dengan nada gelap, "Tetua Bai He, kita sudah mendiskusikan hal ini sebelumnya, bahwa kita akan bekerja sama memotong setiap peluang pelarian. Kenapa kau tidak turun tangan saat para gadis itu kabur?"

"Ha-ha-ha, bagaimana bisa itu salahku?"

Tetua itu terkekeh dan mengejek, "Tetua Yin Chui, kau tadinya menunggu bersama dengan ku, tapi selalu ingin bergerak dan menangkap mereka. Jadi aku pikir dengan seorang ahli Penyatuan Jiwa dan lima ratus ahli Tahap Ethereal, menangkap empat bocah yang masih di Tahap Radiant pastinya sangat mudah. Itulah sebabnya intervensiku akan sia-sia, hanya berjalan-jalan santai di sekitar sini. Tapi siapa sangka kalian justru membiarkan mereka kabur."

"Huh, dan setelah aku kembali, aku mendapati hal yang lebih menggelikan lagi bagaimana lima ratus ahli dihentikan oleh satu bocah. Ha-ha-ha, itu lelucon terbesar yang pernah kudengar. Tetua Yin Chui, itu terjadi dengan bantuanmu juga. Apakah itu berarti semua murid ini akan musnah jika bukan karena kau? Aku sekarang memiliki pemahaman baru tentang kekuatanmu. Dari tetua, eksekutif, hingga murid, tidak ada satupun yang bisa diandalkan."

Wajah Tetua Yin Chui berkedut lalu memerah, kemudian ia mendelik tajam ke arah Zhao Dezhu, berharap bisa menghancurkannya berkeping-keping.

Melihat keempat orang itu kabur dan Zhao Dezhu memimpin lima ratus ahli mengejar mereka, ia mengira kemenangan sudah berada di tangan. Itulah sebabnya ia meluangkan waktu dengan santai untuk datang ke sini alih-alih menyelesaikannya dengan cepat, karena takut mereka akan membicarakannya di belakang bahwa ia menindas orang yang lebih lemah. Sekalipun itu demi sekte, mendengarnya tetap saja menyakitkan.

Namun siapa sangka Zhao Dezhu akan menjadi begitu bodoh hingga tidak bisa menyelesaikan tugas sederhana ini, bahkan sampai melibatkan para tetua dan mempermalukan mereka dengan tindakan tak tahu malu ini. Jika bukan karena bocah ini adalah murid Pemimpin Sekte dan pilar masa depan sekte, ia pasti sudah mati di tempat.

Sambil terengah-engah, mata Tetua Yin Chui berkilat. Zhao Dezhu tidak berani menatapnya, ia menundukkan kepalanya. Ia mengutuk Zhuo Fan setinggi langit.

[Jika bukan karena keparat ini, aku tidak akan membuat diriku terlihat bodoh di hadapan para tetua.]

Yang lain bisa melihat Tetua Yin Chui sedang murka dan tersenyum, memberinya jalan keluar, "Tetua Yin Chui, gadis-gadis itu seharusnya belum pergi jauh. Seharusnya mudah untuk menyusul mereka. Zhao Dezhu memang punya kesalahan, tapi itu tidak masalah. Kau adalah orang penting dan seharusnya membiarkan dia mengingat kesalahan ini. Setelah kita bereskan ini, kita akan mengurusnya kembali di sekte."

Setelah disanjung, Tetua Yin Chui mengangguk.

Kedelapan orang itu saling berpandangan lalu melewati Zhuo Fan secara bersamaan, sama sekali mengabaikannya.

"Zhao Dezhu, kami serahkan ini padamu. Jika kau masih tidak bisa melakukannya dengan begitu banyak anak buah, huh..." Tetua Yin Chui memperingatkan.

Zhao Dezhu mengangguk-anggukan kepalanya, sementara Tetua Bai He tersenyum, "Anak-anak, jangan biarkan kata-katanya membingungkan kalian. Jika kalian berhasil membunuhnya, kalian semua akan mendapatkan jasa. Jika kalian membiarkannya kabur, kalian semua akan mati."

"Baik, Tetua!" Semua orang berteriak.

Perintah seorang tetua tentu berbeda dari Zhao Dezhu yang hanya seorang murid. Perintah itu dengan mudah membangkitkan semangat juang para ahli Tahap Ethereal tersebut.

Para tetua itu mengangguk lalu melewati Zhuo Fan tanpa mempedulikannya.

Mereka merasa kurang tepat jika membunuhnya sendiri. Mereka masih harus menjaga reputasi sebagai kultivator jalan lurus. Lebih baik biarkan para murid itu yang menyelesaikannya.

Adapun para gadis itu, mereka memiliki kegunaan yang bagus. Konstitusi tubuh semacam itu tidak boleh disia-siakan...

Bum!

Namun, mereka tidak pergi jauh, saat ledakan kekuatan yang datang menerjang membuat jubah mereka berkibar akibat kibasan ekor Raja Naga Merah Yang Maha Kuasa.

"Sudah kubilang, selagi aku ada di sini, tidak seorang pun yang boleh lewat!" ucap Zhuo Fan dingin.

Kedelapan tetua menatapnya dengan amarah dan keterkejutan karena mereka sejak awal sama sekali tidak mempedulikan seorang ahli Tahap Ethereal.

Zhao Dezhu mengejek, "Ha-ha-ha, Zhuo Fan, kau orang bodoh yang tidak tahu diri, kau benar-benar ingin mencoba menghentikan kedelapan tetua? Apakah kau tahu perbedaan antara Tahap Penyatuan Jiwa dan Tahap Ethereal?"

"Ya, kami tidak ingin membuang waktu pada seekor anak anjing, kami punya status yang harus dijaga. Jadi jangan melewati batas!" Tetua Bai He mencibir, "Lagi pula, kau tidak layak."

Zhuo Fan menyeringai sinis, "Oh? Karena kalian tidak ingin menyerang, kalau begitu duduk saja di sana, bagaimana?"

Wajah kedelapan tetua itu langsung menegang.

Tetua Yin Chui menatap Zhuo Fan lama lalu menarik napas dalam-dalam, "Bagus, karena benalu jahat ini ingin mati di tangan ahli Penyatuan Jiwa, kalau begitu aku akan mengabulkannya."

Tetua Yin Chui tiba-tiba bergetar dan kekuatan luar biasa terpancar dari tubuhnya. Lonjakan yang mendadak itu memaksa para ahli Tahap Ethereal mundur ke belakang akibat palu raksasa berukuran seratus meter yang terbentuk di belakang sang tetua.

"Huh, jiwaku adalah jiwa senjata, Palu Pemecah Surga; kekuatannya belum pernah ada tandingannya!"

Hum~

Palu besar itu kemudian menyatu dengan tubuhnya, membuat tubuhnya membesar dan memancarkan cahaya perak. Kepalan tinjunya saja sudah mampu melepaskan gelombang kejut yang kuat.

"Setelah mencapai penyatuan, tubuhku bagaikan berlian, pukulanku menghancurkan gunung. Bahkan jiwa naga surgawimu akan berubah menjadi debu."

Dengan kilatan mengerikan di matanya, Tetua Yin Chui menyeringai, "Jika kau tadi bertarung melawan para ahli Tahap Ethereal ini, kau mungkin bisa hidup lebih lama. Tapi karena kau ingin mati, huh, kalau begitu jadilah tamuku!"

Tetua Yin Chui melesat lurus ke arah Zhuo Fan, tinjunya yang bertubi-tubi menghantam dadanya dengan brutal dan liar...

Gunakan ← → untuk pindah chapter