The Steward Demonic Emperor - Chapter 588 — NovelArc
Request novel bisa langsung di tab request ya, bebas request semua novel dari novelupdates

Chapter 588 · 5m baca

True Intent

by Night Owl

“Hujan Asam, Lu Xie!” Bai Lian berteriak.

Sebuah tawa terdengar, “Adik perguruan Bai Lian, mari kita santai saja agar kita bisa bertemu lagi. Kedua junior itu hanya keluar untuk mencari udara segar. Apa salahnya?”

Wush~

Seorang pemuda berjubah hijau melayang turun, senyumannya tampak mengerikan, dan kekuatannya bahkan membuat Bai Lian terpaksa mundur lima langkah.

[Dia menjadi semakin kuat!]

Bai Lian menyipitkan mata.

Chi Feng sangat gembira, “Kakak perguruan Lu Xie, kau sudah keluar dari isolasi. Waktu yang sangat tepat!”

“Ha-ha-ha, aku sudah keluar sejak tadi dan baru sekarang aku datang untuk membantu.” Lu Xie mencibir, “Lakukan tugasmu dan aku akan mengurus urusanku. Yaitu mengeluarkan kalian dari sini.”

Chi Feng mengangguk-angguk, “Ha-ha-ha, Kakak perguruan Lu Xie adalah murid kesayangan Yang Mulia Shi. Kita berada di pihak yang sama!”

Lu Xie mengangguk dan menoleh ke arah Bai Lian yang berwajah dingin, “Adik perguruan, dengan aku yang berada di tingkat ke-9 Tahap Radiant dan kau di tingkat ke-8, mustahil bagimu untuk menang. Aku bukanlah seseorang yang suka berbelas kasihan dalam menyerang, namun demi menghormati Yang Mulia Bai, kuharap kau tidak melawanku dan membiarkan mereka pergi.”

Meskipun masing-masing dari mereka memiliki tokoh besar di belakang mereka, tak satupun dari mereka yang ingin memperkeruh keadaan. Sebagai murid, mendatangkan kemurkaan seorang tetua atau tokoh terhormat, bahkan ketika berada di bawah perlindungan Pemimpin Sekte, tetap akan membuat mereka menanggung akibatnya.

Aturan sekte yang menyatakan bahwa mereka dilarang membunuh sesama murid mungkin bisa melindungi mereka jika mereka mengincar murid-murid rendahan.

Namun, membunuh kerabat berharga dari seorang tetua tidak akan menyisakan tempat bagi mereka untuk bersembunyi.

Satu-satunya hal yang bisa dilakukan saat menghadapi orang gila yang bertekad menyeretmu bersamanya adalah mengalah dan mati.

Kendati demikian, meskipun para petinggi itu kejam dan buas, mereka tahu kapan harus berhenti.

Seperti saat ini contohnya, Lu Xie memiliki Yang Mulia Shi di belakangnya, tetapi membunuh cucu Yang Mulia Bai akan membuat perlindungan Yang Mulia Shi menjadi tidak berguna.

Bai Lian menarik napas dalam-dalam dan berteriak, “Lu Xie, ketiga tetua telah meminta kita untuk berpatroli di perbatasan dan menghentikan siapa pun yang keluar darinya. Kau cukup mengenalku untuk tahu bahwa aku tidak akan berhenti hanya karena beberapa patah kata.”

“Ha-ha-ha, benar juga.”

Lu Xie terkekeh, “Aku pasti akan membiarkan urusan ini lewat jika bukan karena situasi saat ini, tapi yah, mau bagaimana lagi.”

Mata Lu Xie mengeras dan ia menembakkan angin puyuh hijau ke arah Bai Lian.

Tekanan itu membuat napasnya sesak, terlebih lagi karena kandungan asam di dalamnya bahkan dapat melelehkan tulang.

Aroma tajam menyebarkan bau busuk ke segala penjuru.

Bai Lian terhuyung tiga langkah, terdesak hingga ke batas kemampuannya.

Ia tahu Lu Xie sedang menahan diri, jika tidak, ia akan menyerang dengan sesuatu yang tidak bisa ia tangani bahkan tanpa memberinya kesempatan bernapas.

Lu Xie ingin ia enyah. [Jika kau bahkan tidak bisa menghentikan ini, enyahlah!]

Bai Lian merasa semakin muram, serangan pertama ini saja sudah menunjukkan jurang pemisah di antara tingkat kultivasi mereka.

Lu Xie mencibir kesulitannya, ejekan itu membuat Bai Lian murka.

“Lu Xie, kedatanganmu tidak akan mengubah apa pun!”

Teriakan itu menandakan kemunculan cahaya kuning yang melesat dari tanah, menepis angin puyuh hijau dan menghamburkannya.

Kanopi Bumi!

Kriet!

Lu Xie terdorong dua langkah ke belakang dengan wajah kelam.

Wush~

Seorang pemuda berpakaian abu-abu dengan fitur wajah tajam, mata biru, hidung lancip, bibir tebal, serta telinga besar, berdiri di samping Bai Lian.

Suasana hati ketiga orang lainnya langsung memburuk.

Lu Xie menggertakkan gigi, “Qi Changlong! Kau juga sudah keluar?”

“Dan datang di saat yang tepat. Siapa lagi yang bisa menghentikan kecenderungan membunuhmu, Lu Xie?”

Qi Changlong mendengus dan membentak kedua orang itu, “Kalian berdua, aku tahu apa yang telah kalian lakukan dan Fiend Yin telah memperingatkanku bahwa kalian akan berulah lagi. Kalian tidak akan bisa menyentuh Kantor Pekerja lagi!”

“Bualan besar untuk seseorang yang sendirian. Kau tidak bisa menghentikan kami semua.”

Lu Xie memelototi, “Qi Changlong, sudah saatnya aku merebut gelar petarung terbaik darimu, di sini dan sekarang juga!”

Qi Changlong mengejek, “Lu Xie, kau sudah mengincar gelar ini sejak lama, sayang sekali kau tidak akan pernah mendapatkannya.”

“Kita akan lihat setelah bertarung. Kau bukan tandinganku setelah masa isolasiku. Aku akan merebut gelar petarung terbaik itu dan setelah Pertemuan Naga Ganda, aku akan menjadi penerus Pemimpin Sekte!”

“Silakan coba saja!” Qi Changlong mendengus.

Keduanya bersitegang, siap untuk saling serang kapan saja.

Chi Feng dan Yujuan menegang. Ini adalah pertarungan untuk menentukan Pemimpin Sekte berikutnya. Lu Xie selalu selangkah lagi tertinggal dari Qi Changlong tetapi selalu berusaha keras untuk mengatasi selisih kecil itu.

Keduanya akhirnya menjadi pendukung Lu Xie, [Hajar dia, Kakak perguruan!]

Lalu mereka berpikir ulang.

[Tunggu, kita harus pergi mempermalukan para buruh, bukan ikut-ikutan keributan ini!]

“Ehm, Kakak perguruan Lu Xie, mungkin sebaiknya kau cari tahu dulu cara mengeluarkan kami dari sini…” Chi Feng memulai.

Sebuah ledakan keras memotong ucapannya sebagai jawaban ketika penghalang di atas mereka bergetar dan pecah, saat sinar matahari yang terik menyinari kelima petarung hebat itu.

Kedutan muncul di mata mereka, permusuhan kelima orang itu langsung terhenti, “Seseorang merusak penghalang itu!”

Wush!

Sesosok tubuh kurus mendatangi mereka saat mereka masih tertegun, “Ehm, maaf, tapi bisakah kalian menunjukkan arah ke Chi Feng dan Pang Yujuan?”

Setelah kedutan mata ronde kedua, mereka menatap pria berantakan berbusana compang-camping, yang membawa sapu dan tersenyum ramah.

“S-siapa kau?” Bai Lian mengamamatinya, namun yang ia rasakan hanyalah aura tingkat ke-1 Tahap Radiant dan itu membuatnya sedikit rileks.

Pria itu menggaruk hidungnya, “Ha-ha-ha, aduh di mana sopan santunku. Aku adalah bos Kantor Pekerja, Zhuo Fan. Kalian bisa memanggilku buruh paling keren dan terbaik yang pernah dimiliki Sekte Iblis Penipu, Pelayan Zhuo. Kita sedang mengadakan perjamuan permintaan maaf, tahu? Dengan tetua ketujuh dan kedua yang sudah hadir, bagaimana bisa kita melewatkan bintang utama acara ini, Chi Feng dan Yujuan? Ha-ha-ha, pesta ini tidak akan pernah mencapai puncaknya tanpa mereka.”

“Jadi kau adalah sampah busuk Zhuo Fan itu! Apa wajahmu belum cukup dipukul keras sampai-sampai kau berniat menampar pipimu yang lain ke depan?”

Yujuan mengejek, “Para tetua pembimbing takut kalau kita akan membuat keonaran di perjamuan dan membuat kita terjebak di sini. Namun kau, si keparat, malah nyelonong masuk begitu saja. Ha-ha-ha, kau datang sendiri ke perangkapku!”

“Kau benar-benar membuka mataku juga!” Chi Feng menimpali.

Zhuo Fan tersenyum balik, “Kukira kalian berdua adalah bajingannya?”

“Lalu memangnya kenapa kalau kami ya? Apakah kau akan membenturkan kepalamu dan memohon agar Yang Mulia sudi pergi ke tempat pembuangan itu lagi dan memukulmu sekali lagi?” Pang Yujuan mencibir.

Chi Feng tertawa bersamanya.

Zhuo Fan menyeringai, “Oh, kalian salah paham sepenuhnya. Perjamuan permintaan maaf ini khusus untuk tetua kedua dan ketujuh.”

“Bukankah itu sama saja? Mereka kakek-kakek kita dan kita adalah bintang utamanya di sini.” Yujuan mendongakkan dagunya.

Zhuo Fan menggelengkan kepalanya sambil tersenyum, “Oh tidak tidak tidak, kau benar-benar salah paham denganku. Kami meminta maaf kepada para tetua itu saja. Karena, kalian tahu, cucu-cucu kesayangan mereka sebentar lagi akan mati di tanganku.”

Mata Zhuo Fan memancarkan kilatan buas, wajahnya mengeras saat ia menatap mangsanya dengan seulas senyum…

Gunakan ← → untuk pindah chapter