Plok~
Han Sanshao menatap Zhuo Fan dengan tatapan kejam seraya bertepuk tangan ringan, "Oh, pahlawan kesiangan. Kuikir tadi ada sampah tak berguna yang datang menyusul ajal. Omong-omong, selera kalian pasti sebagus seliraku, sampai-sampai mengincar peri cantik untuk kultivasi ganda."
Orang-orang dari Sekte Jiwa Iblis terkekeh geli.
Shui Ruohua menjadi marah saat ia mengawasi keduanya dengan waspada, jantungnya berdegup kencang di tenggorokan. [Mereka berdua sama-sama bejat!]
[Jika keadaan terpaksa, aku lebih baik bunuh diri daripada membiarkan mereka menyentuhku!]
Anggota Sekte Surga Mistik tampak tegang, dahi mereka dibanjiri keringat.
[Sialan sekali nasib kami, bertemu dengan dua sekte iblis dan keduanya terpikat oleh kecantikan Kakak Seperguruan. Tubuh moleknya ini benar-benar akan membunuh kita semua...]
Zhuo Fan menatap mereka dengan dingin sebelum pandangannya berhenti pada Han Sanshao dan tersenyum, "Yang kuinginkan sangat sederhana: selamatkan gadis itu dan ambil rumput obatnya. Kalau otak kalian masih beres, enyah kalian dari sini sekarang juga sebelum menyesal!"
"Menyesal? Ha-ha-ha, siapa yang akan membuatku menyesal, kau? Kultivatorran tingkat 6 Alam Surga Mendalam?"
Han Sanshao merasa mendengar lelucon terbesar abad ini, tawanya semakin keras. Sambil mengamati rombongan Zhuo Fan lebih dekat, sesuatu terlintas di benaknya dan ia mengejek, "Apa kau anak Xie Wuyue? Begitu sombong di dalam sekte dan sekarang keluar untuk mencari mati? Memangnya ayahmu tidak pernah menyuruhmu untuk bersikap rendah hati?"
Sekte Surga Mistik dipenuhi dengan keraguan.
[Pemimpin Sekte Skema Iblis punya anak?!] Mereka sama-sama tiga sekte penjaga Tianyu, tapi bagaimana bisa mereka belum pernah mendengarnya?
Zhuo Fan terkekeh, "Apa yang membuatmu berpikir begitu?"
"Empat orang bantet di belakangmu itu. Mereka berada di tingkat 6 Alam Kuasi-Radiant, para tetua atau petinggi sekte. Mereka tidak akan pernah menunjukkan rasa hormat seperti itu kepada sembarang murid."
Han Sanshao memasang eksporsi angkuh, merasa dirinya tahu segalanya, "Tapi seorang murid Alam Surga Mendalam sepertimu memarahi dan menampar mereka namun mereka sama sekali tidak marah. Jelas sekali kedudukanmu di atas mereka di dalam sekte. Satu-satunya kemungkinan seorang murid Alam Surga Mendalam bisa mempermainkan para ahli Alam Kuasi-Radiant adalah jika kau adalah anak sang Pemimpin Sekte!"
Analisis Han Sanshao begitu logis sampai-sampai pihak Sekte Surga Mistik menatap Zhuo Fan tanpa bisa berkata-kata.
[Dia pasti anak Xie Wuyue. Tapi kenapa kami belum pernah mendengarnya? Sekte Skema Iblis benar-benar tahu cara bergerak secara rahasia.]
Zhuo Fan hanya tersenyum dan menghela napas.
Hal itu begitu masuk akal hingga Zhuo Fan pun akan menarik kesimpulan yang sama jika posisinya dibalik.
Mengingat kultivator Alam Surga Mendalam yang bisa mendominasi para ahli Alam Kuasi-Radiant jauh lebih langka daripada taring ayam, satu-satunya hal yang masuk akal di sini selain mendompleng kekuasaan, adalah kekuatan pribadi yang sejati.
Namun hal itu terdengar sangat tidak masuk akal. Kendati demikian, itulah cara Zhuo Fan beroperasi dan meraih kemenangan, hanya mengandalkan kedua tangannya sendiri.
Sambil menggaruk hidungnya, Zhuo Fan tersenyum, "Menilai dari penampilan rupanya. Tapi tidak apa-apa, selagi urusannya beres dan kau tidak ikut campur, aku tidak peduli."
Zhuo Fan berjalan menghampiri rumput obat itu dengan santai, seolah semua orang yang hadir berada di bawahnya.
Ia sama sekali tidak menganggap siapapun di sana sebagai halangan, melenggang begitu saja untuk mengambil rumput obat.
Shui Ruohua menyaksikan Zhuo Fan berjalan dengan gaya arogan seperti seorang tokoh besar, dan yang bisa ia lakukan hanyalah menatapnya dengan pandangan kosong.
Sikap Zhuo Fan sama sekali tidak mencerminkan kultivator iblis yang bermusuhan, sekaligus memancarkan ketenangan yang jauh lebih besar dari orang kebanyakan.
Mata Han Sanshao berubah dingin dan bibirnya membentuk sebuah cibiran, "Semuanya masuk akal sekarang, kenapa anak Xie Wuyue ini tidak dikenal. Dia tidak ada apa-apanya. Seorang kultivator iblis tapi tidak punya tulang iblis di punggungnya membuatnya menjadi sampah. Seseorang, majulah dan beri pelajaran pada bajingan ini!"
"Baik, Tuan!"
Seorang pria bertubuh kekar dengan lengan berotot menangkupkan kedua tangannya sementara auranya meledak dengan kekuatan Alam Surga Mendalam tingkat 9.
Whoosh~
Pria itu melesat tepat di depan wajah Zhuo Fan dan melayangkan pukulan sambil mengejek, "Ha-ha-ha, bocah bodoh, inilah akibatnya jika kau berani melirik barang dan wanita milik Tuan Muda! Mati kau!"
"Hi-hi-hi, kematian menjemput siapa pun yang berani mengusik Pelayan Zhuo kami."
Diiringi tawa menyeramkan, empat jalur asap melesat dari belakang Zhuo Fan.
Pria bertubuh besar itu tersentak, mendapati anggota tubuhnya ditarik ke empat arah yang berbeda. Mengikuti tawa cekikikan itu, empat bagian tubuh berlumuran darah mewarnai tanah dengan genangan merah dan potongan daging.
Alis Sekte Surga Mistik bergetar, ketakutan melihat darah dan isi perut yang berserakan.
[Siapa sebenarnya mereka? Ini terlalu keji bahkan untuk ukuran kultivator iblis, namun keempat orang ini melakukannya tanpa ragu-ragu.]
[Kami paham kalian ingin menyelamatkan anak bos kalian, tapi pria itu hanya seorang kultivator Alam Surga Mendalam. Bukankah terlalu berlebihan jika empat ahli Alam Kuasi-Radiant merobeknya berkeping-keping?]
Inilah sifat Empat Iblis Skema, yang sama sekali tidak peduli dengan tingkat atau jumlah musuh. [Kami berempat selalu bekerja bersama!]
[Apa? Punya masalah? Maju kalau punya nyali!]
Han Sanshao membentak, "Sungguh keberanian yang luar biasa dari Sekte Skema Iblis, berani membunuh seseorang dari Sekte Jiwa Iblis! Kalian berempat sudah mati!"
Han Sanshao melesat menyerang mereka.
Empat Iblis Skema terkekeh, berubah menjadi kepulan asap. Empat ahli Alam Kuasi-Radiant tingkat 6 bersiap melawan satu orang di tingkat 7.
Namun gerakan misterius dan teknik gabungan Empat Iblis Skema membuat mereka berada di atas angin.
Han Sanshao merasakan keanehan dari musuhnya namun ia mencibir, "Teknik itu mirip sekali dengan Formasi Bayangan sekteku. Kalau kalian pikir bisa mengalahkanku hanya dengan cara itu, pikirkan lagi!"
"Harta karun iblis tingkat 7, Jaring Laba-laba Jiwa!"
Han Sanshao melemparkan sesuatu berwarna abu-abu ke arah keempat kurcaci itu. Benda itu membentang di luar dugaan mereka dan menjerat keempatnya dengan erat.
Bahkan dalam wujud asap pun mereka tidak bisa lolos.
Dan jaring itu terus mengencang, menempelkan keempatnya begitu erat hingga mereka bahkan tidak bisa bernapas.
"Pelayan Zhuo, selamatkan kami! Benda sialan ini mengerikan!" Keempat kurcaci itu meratap kesakitan dan memohon saat rasa sakitnya meningkat dan jaring itu semakin menyusut.
"Ha-ha-ha," Han Sanshao mengejek, "Hebat sekali kalian sebagai ahli Alam Kuasi-Radiant tingkat 6, tapi malah memohon pertolongan pada kultivator Alam Surga Mendalam. Ha-ha-ha, ini sangat lucu!"
"Tertawalah sepuasmu. Mengusik kami sama artinya dengan mengusik Pelayan Zhuo. Dan mengusik Pelayan Zhuo akan membuat kepalamu menggelinding, ha-ha-ha..." Iblis Kekerasan terkekeh di tengah penderitaannya.
Saudara-saudaranya menirunya, sangat yakin bahwa Zhuo Fan akan melindungi mereka. Dan hanya itu yang mereka butuhkan.
Satu-satunya hal yang bisa membuat keempat orang ini benar-benar memohon nyawa dengan air mata berlinang adalah jika tuan mereka itu turut kalah.
Zhuo Fan adalah paha kokoh bagi mereka, pohon tempat bersandar, batu karang yang tangguh.
Han Sanshao mengerutkan kening. Berlawanan dengan dugaannya, keempat kurcaci itu bukanlah pengawal pribadi Zhuo Fan. Respons normal seharusnya adalah memohon ampun, bertahan keras kepala sampai mati, atau mendesak tuan muda mereka untuk kabur.
[Lalu kenapa orang-orang ini sama sekali tidak takut, baik untuk diri mereka sendiri maupun untuk tuan muda mereka. Mereka sama sekali tidak khawatir...]
Pff!
Suara teredam itu menarik Han Sanshao dari lamunannya dan melihat Zhuo Fan berjalan santai mengambil rumput obat dengan ekspresi arogan yang sama.
[Sialan? Dia sama sekali tidak peduli dengan pertarungan yang baru saja terjadi, atau fakta bahwa keempat bawahannya terjebak?]
Kecurigaan Han Sanshao terhadap Zhuo Fan semakin menjadi-jadi.
Dalam situasi ini hanya ada dua kemungkinan. [Dia entah seorang bodoh yang tidak tahu apa-apa dan buta akan bahaya, atau memiliki mental yang begitu kuat hingga kehancuran dunia pun takkan bisa menggetarkannya.]
[Kemungkinan kedua menjadikannya lawan yang sangat tangguh...]
Han Sanshao berdiri mematung saat melihat Zhuo Fan mengambil rumput obat itu sambil tersenyum dan kemudian berjalan kembali ke arah Shui Ruohua.
Langkah kakinya tetap santai seperti biasa, pembawaannya tenang, seolah dunia di sekitarnya tidak ada apa-apanya.
Suasana menjadi terasa aneh, penonton begitu tegang hingga tak mampu bergerak. Hanya Zhuo Fan yang berjalan dengan tenang. Sekte Jiwa Iblis menatap Han Sanshao dengan pandangan menyelidik.
[Tuan Muda, apa Anda benar-benar akan mengabaikan penghinaan terang-terangan ini?]
Han Sanshao tidak pernah melepaskan pandangannya dari Zhuo Fan, merasa kehilangan akal untuk menghadapi situasi ini.
Tingkah laku Zhuo Fan terlalu di luar nalar, membuat seluruh jalan pikirannya menjadi kacau.
Sementara Shui Ruohua menatap dengan pandangan kosong, menyunggingkan senyum tipis sementara hatinya berkecamuk.
[Sebenarnya apa yang sedang direncanakan oleh kultivator iblis ini...]
Chapter 517 · 5m baca
Chapter 517
by Night Owl
Gunakan ↠→ untuk pindah chapter