The Steward Demonic Emperor - Chapter 193 — NovelArc
Request novel bisa langsung di tab request ya, bebas request semua novel dari novelupdates

Chapter 193 · 7m baca

Vicious Pill King’s Reemerge

by Night Owl

Zhuo Fan dengan mudah membaca pikiran ketiga orang itu dan mencemooh, "Sebaiknya kalian semua tenang dan bersyukur karena kalian semua tidak layak untuk mati di tangannya secara langsung. Bukan dengan kekuatan kalian yang menyedihkan itu. Satu-satunya orang yang layak kalian hadapi adalah Tetua Rumah Pil kita!"

Zhuo Fan menepuk bahu tetua itu, "Tetua Yan, mereka semua urusanmu!"

"Ha-ha-ha, jangan khawatir Pelayan Zhuo, kambing-kambing tua ini bukan siapa-siapa. Aku saja sudah lebih dari cukup untuk menghadapi mereka!" Yan Song tertawa, mengembalikan sikap sombong Raja Pil Kejam yang dulu.

Zhuo Fan mengangguk dan terkekeh sebelum pergi.

Wajah ketiga tetua itu berubah pekat. Seperti kata pepatah, 'lebih baik mati daripada menanggung malu'.

Meskipun mereka bertiga jauh di bawah tingkat Zhuo Fan, sikap Zhuo Fan yang sama sekali tidak menganggap mereka penting membuat pikiran mereka dipenuhi amarah.

Ngomong-ngomong, dari lubang mana paman yang sombong ini berasal, yang ditinggalkan Zhuo Fan untuk mereka? [Kami tidak tahu dari gua mana kau merangkak keluar, dan kami juga tidak peduli, tapi memangnya kau Pikir kau siapa bisa berbicara kepada kami seperti itu? Zhuo Fan?]

Ketiga orang itu menatap tajam ke arah Yan Song. Sementara itu, Yan Song tampak sangat santai dan percaya diri.

"Keparat tua, sebutkan namamu. Aku tidak membunuh tanpa mengetahui nama lawanku!" ucap You Laoliu dingin. Dua orang lainnya menatap Yan Song dengan hasrat yang sama, ingin merobek-robeknya.

Menyeringai, mata Yan Song memancarkan kilatan jahat, "Humph, aku takut kalian akan mengompol di celana jika aku mengatakannya!"

"Oh? Tolong beri tahu kami badut sirkus mana lagi yang dimiliki Klan Luo kelas tiga ini selain si bajingan, Zhuo Fan. Ha-ha-ha…"

Tawa ketiganya dipenuhi sarkasme.

Menyipitkan matanya, bibir Yan Song melengkung penuh kebanggaan, "Kalau begitu bersihkan telingamu dan bersiaplah untuk takjub. Akulah Yan Song!"

[Apa?!]

Mereka bertiga tertegun, dengan mata terbelalak dan mulut menganga. Terutama Yan Zhenglan dari Aula Raja Pil. Matanya bahkan membelalak sebesar piring.

Mereka semua tahu Yan Song tewas di tangan Zhuo Fan dalam kekacauan di Kota Bunga Hanyut. Bagaimana bisa sialannya dia berakhir di sini, dan bahkan sebagai Tetua Rumah Pil Klan Klan Luo?

Ketika Yan Zhenglan dan Lin Rufeng sadar dari keterkejutan mereka, mereka menatap Yan Zhenglan. Dialah satu-satunya di sini yang paling akrab dengan Yan Song, karena berasal dari perguruan yang sama.

Dia seharusnya bisa langsung mengenali apakah pria itu adalah Raja Pil Kejam yang asli.

Setelah mengamatinya dengan cermat dan lama, Yan Zhenglan terkesiap, "Raja Pil Kejam, Tetua Yan Song! Ini benar-benar kau!"

Hati You Laoliu bergetar dan wajahnya menjadi muram.

[Pantas saja keparat tua ini mengejek kita.] Sementara ia dikenal sebagai Raja Pil Kejam, mereka bertiga benar-benar tidak memiliki gelar apa pun.

"Kenapa, Yan Song? Kenapa kau mengkhianati Aula Raja Pil!?" teriak Yan Zhenglan.

Yan Song menanggapinya dengan ejekan, "Raja Pil Kejam telah mengikuti takdir alam dan mati di Kota Bunga Hanyut di tangan Zhuo Fan. Dan dari kematiannya, Yan Song terlahir kembali. Katakan padaku, di mana letak pengkhianatannya? Lagi pula, dengan aku yang sudah tidak ada, bukankah gelar Raja Pil Kejam itu sedang kosong? Humph, aku tidak naif. Jangan bilang kalau Aula Raja Pil tidak berpesta pora begitu mendengar kematianku."

Yan Zhenglan tergagap dalam keheningan.

Dari reaksinya, yang lain tahu bahwa Yan Song mengatakan yang sebenarnya. Pantas saja ia mengkhianati Aula Raja Pil, tidak ada lagi yang menahannya di sana, tidak ada hubungan apa pun yang tersisa.

Sambil menggaruk hidung mereka, mata para tetua memancarkan cahaya garang.

Dengan segala sesuatunya yang sudah jelas, argumen apa pun dari mereka tidak akan bisa membawa Yan Song kembali. Kalau begitu, mereka harus melewati Yan Song jika ingin menghancurkan susunan formasi ini.

Namun, gelar lama Yan Song tetap mencengkeram hati mereka dengan rasa takut.

"Yan Tua adalah seorang ahli racun. Itu juga bidang keahlianku. Aku akan menahannya, sementara kalian berdua menyerangnya dari sisi samping. Kita harus mengakhiri ini dengan cepat. Akan sulit mendekatinya begitu ia bersembunyi di balik Telapak Awan Pelangi miliknya!"

Yan Zhenglan memberi isyarat kepada keduanya sambil berbisik. Keduanya mengangguk.

Yan Zhenglan kemudian melesat bagaikan anak panah ke arah Yan Song dengan telapak tangan terulur.

Seekor ular piton yang terbuat dari miasma ungu muncul dan bersiap menerkam Yan Song.

"Ilmu bela diri tingkat roh tinggi, Telapak Awan Bergeser!"

Dengan senyum dingin di bibirnya, Yan Zhenglan mengejek, "Humph, Yan Zhenglan, orang tidak kompeten sepertimu yang bahkan tidak bisa menggunakan Telapak Awan Pelangi, berani bermain-main dengan racun di hadapanku?"

Tujuh lapisan kabut berwarna-warni terbang dari telapak tangan Yan Song bagaikan naga, membentuk badai pelangi yang menghancurkan ular piton ungu dan melesat ke arah Yan Zhenglan.

"Humph, nah, inilah keahlian asli Aula Raja Pil, ilmu bela diri tingkat mendalam, Telapak Awan Pelangi!"

Fokus Yan Zhenglan semakin tajam dan dahinya mulai mengeluarkan keringat dingin. Namun, ia tidak terburu-buru karena ia tahu bahwa dirinya akan mengorbankan diri.

Tiba-tiba, You Laoliu dan Lin Rufeng muncul di sisi kiri dan kanan Yan Song. Yan Zhenglan tertawa, "Yan Song, kau sudah habis! Kau terekspos sebelum sempat bersembunyi di dalam kabut beracun Telapak Awan Pelangi. Aku mungkin tidak melatih ilmu beladiri milikmu, tapi aku mengetahuinya di luar kepala. Dan kau akan menderita karenanya!"

You Laoliu dan Lin Rufeng menyeringai kejam, berpikir bahwa kemenangan ini sudah berada di tangan.

Ketika Raja Pil Kejam yang agung jatuh di bawah serangan mereka, siapa yang berani meremehkan mereka tanpa gelar di masa depan?

Meskipun demikian, wajah Yan Song sama sekali tidak terlihat khawatir. Saat telapak tangan keduanya semakin dekat, ia membuat gestur tangan dan dua suara ngauman naga bergema!

Tiba-tiba, dua erangan terdengar saat dua ekor naga melompat dari bumi dan menghantam kedua pria itu hingga terpental. You Laoliu dan Lin Rufeng masih berusaha memahami apa yang terjadi. Mereka hanya berjarak beberapa sentimeter dari memukul jatuh Yan Song ketika tiba-tiba tubuh mereka terlempar bagaikan sampah.

Tepat saat mereka menghantam tanah sejauh dua ratus meter, badai pelangi langsung menelan Yan Zhenglan.

Bum!

Yan Zhenglan terpelanting sejauh seratus meter sambil memuntahkan darah hitam. Tubuhnya kini telah dipenuhi oleh racun mematikan dari Telapak Awan Pelangi.

You Laoliu dan Lin Rufeng merangkak bangkit. Mereka merasa lemas karena suatu alasan yang aneh dan menunduk dengan terkejut. Jejak kehijauan di tubuh mereka adalah bukti telah terpapar racun.

"Bagaimana bisa?" bentak ketiga orang itu secara bersamaan.

Yan Song terkekeh sinis dengan kilatan jahat di matanya, "Yan Zhenglan, kau bahkan tidak berguna untuk dijadikan umpan! Kau pikir aku mangsa empuk jika tidak bersembunyi di dalam kabut Telapak Awan Pelangi? He-he-he, apa kau lupa kita berada di mana? Tempat ini adalah susunan formasi tingkat 5, Susunan Formasi Naga Racun yang bisa kukendalikan! Di sini, aku bisa menciptakan semua kabut racun yang kuinginkan. Rencana kalian gagal sejak detik kalian memikirkannya!"

Yan Song membuat gerakan tangan lagi.

Ngauman!

Tujuh ngauman naga terdengar saat tujuh naga sepanjang seratus meter dengan warna berbeda muncul dari bawah kakinya. Mulut mereka menganga dan bau busuk beracun dapat dengan mudah dirasakan dari taring mereka.

Jika tidak hancur lebur di dalam cengkeraman mereka terlebih dahulu, racun itu akan merobek tubuh mereka dari dalam keluar!

Ketiga orang itu berteriak ketakutan.

Yan Song seorang diri saja sudah cukup mengerikan dengan racun jahatnya, tetapi sekarang, dengan susunan formasi tingkat 5 ini, ia menjadi tak terkalahkan.

Bahkan seorang ahli Tahap Radiant pun tidak akan bisa melarikan diri darinya, apalagi mereka!

Hati ketiganya mencelos saat keputusasaan melanda.

Yan Song tertawa terbahak-bahak seperti orang gila, persis seperti yang dilakukannya di Kota Bunga Hanyut. Raja Pil Kejam yang merajalela itu telah kembali.

Ego Yan Song bahkan semakin membuncah, jika itu memang mungkin. Karena ia memiliki susunan formasi tingkat 5, ia merasa seperti dewa. [Bahkan seorang ahli Tahap Radiant pun tidak bisa melawanku! Ha-ha-ha…]

Di tempat lain, ayah dan anak dari Klan Sun bersama ayah dan anak dari Klan Cai akhirnya tiba di Gunung Angin Hitam. Karena terbang bukanlah pilihan, mereka terpaksa mengandalkan kaki kecil mereka untuk berlari hingga kelelahan.

Namun saat mereka menatap keempat pilar cahaya tersebut, secercah harapan bersinar di mata mereka.

"Uhuk, uhuk, selamat atas kesuksesan besar Tetua ke-6!" Kepala Klan Sun terengah-engah lalu menangkupkan tangan dan membungkukkan pinggangnya hingga sudut sembilan puluh derajat.

Sun Yufei merasa canggung, "Ayah, tidak ada siapa pun di sini. Apa yang sedang kau lakukan?"

"Ha-ha-ha, gadis bodoh, para tetua sedang membereskan Klan Luo dan pasti akan mendapatkan banyak jasa dari hal ini. Karena para ahli itu bergerak cepat, aku khawatir mentalku akan kacau saat tiba waktunya untuk memberi selamat kepada mereka dan sopan santunku akan buyar. Lebih baik aku melatih penampilanku saat saatnya tiba!"

Kepala Klan Sun tersenyum, "Yufei, mari kita lakukan bersama demi masa depan yang lebih cerah!"

Bibir Sun Yufei berkedut jijik.

"Selamat atas kembalinya Anda dengan kemenangan, Tetua Li!"

Tiba-tiba, Cai Rong turut membungkuk dan mengejek Kepala Klan Sun, "Jika kau ingin mencari pendukung, kau harus berpikir besar. Tetua Li adalah seorang Venerable dari Estate Pemangku. Semuanya akan menjadi milik kita begitu kita mendapatkan kebaikannya!"

"He-he-he, Xiaoting, latihlah ini juga!" Cai Rong menepuk bahu Cai Xiaoting. Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, sikap Cai Xiaoting sangat mirip dengan ayahnya. Sun Yufei merasa semakin jijik dari sebelumnya.

Kepala Klan Sun mencibir, "Kepala Klan Cai, kau benar-benar bodoh! Tapi wajar saja mengingat kau belum pernah berhubungan dengan ketujuh keluarga besar dan tidak tahu apa-apa tentang mereka. Seorang Venerable mungkin kuat, tapi mereka mengabaikan urusan internal keluarga. Hanya para tetua yang memegang kekuatan sesungguhnya di dalam sebuah keluarga.

"Menjilatmu akan jauh lebih bernutrisi jika diarahkan kepada seorang tetua. Merekalah orang-orang yang bisa menjadikanmu klan vasal!" ucap Kepala Klan Sun dengan rasa bangga yang luar biasa.

Cai Rong merengut dan mengelus jenggotnya saat ia tenggelam dalam pikirannya.

Saat itulah, sebuah suara malas mencapai telinga mereka, "Menjilat itu harus dilakukan dengan gaya. Salah menjilat sedikit saja, kau bisa berujung di tiang gantung! Maksudku, bukankah kau akan menyinggung para Venerable jika kau hanya melakukannya kepada para tetua? Dan jika kau menyanjung para Venerable, bukankah para tetua akan merasa terganggu? Dilema sekali. Kenapa tidak lakukan keduanya saja? Kau mungkin tidak akan mendapatkan apa-apa, tapi setidaknya kepalamu akan tetap menempel di leher!"

"Ide bagus!"

Kepala Klan Cai dan Kepala Klan Sun saling berpandangan lalu mengangguk setuju. Baru setelah itu mereka sadar, [Siapa yang tadi ngomong begitu?] Dan menoleh untuk melihat.

Lebih baik tidak tahu. Mereka berteriak ketakutan, seolah-olah mereka baru saja melihat hantu, "Z-Z-Zhuo Fan, kenapa kau ada di sini..."

Gunakan ← → untuk pindah chapter