Energi hitam yang mengerikan itu bagaikan sesosok makhluk buas yang dilanda kerakusan luar biasa. Bahkan jalur Penguasa (Sovereign) pun tak mampu menghentikannya saat energi itu memaksa Hati Pedang (Sword Heart) mundur.
Penguasa Surgawi (Heavenly Sovereign) merasa takjub.
Hum~
Sebuah mata raksasa muncul di langit, memancarkan cincin-cincin keemasan di pupilnya.
Mata itu melepaskan gelombang energi, dan ruangan tersebut langsung terbungkus dalam ruang tersegel, menghalangi energi hitam agar tidak bisa merangsek keluar.
Mata Ilahi Kekosongan, Domain Kekosongan!
Penguasa Surgawi berjalan mendekat bersama Hati Pedang yang tampak panik, mengamati energi hitam yang bergejolak di balik penghalang itu. Pria berpakaian putih itu masih duduk bersila dan bermeditasi, dengan wajah yang mengerut menahan rasa sakit. Di atasnya, energi hitam berpendar dengan cara yang begitu mengerikan.
Hati Pedang terkesiap, “Sebenarnya apa yang sedang terjadi? Sepuluh Penguasa telah ditetapkan, namun bagaimana bisa dia masih mencapai jalannya?”
“Lalu kenapa? Saat seorang Penguasa lahir, Penguasa lainnya harus gugur. Lagi pula, aku datang ke sini untuk mengatakan bahwa aku akan membantunya membunuh salah satu dari mereka dan mengosongkan satu tempat untuknya. Tapi sepertinya aku tidak dibutuhkan.”
Penguasa Surgawi menyunggingkan senyum sinis sambil mengangguk, menikmati kondisi adiknya itu.
Hati Pedang dipenuhi rasa takut, “Ya, kekuatan sebesar ini saja sudah cukup untuk memundurkanku, padahal aku berada tepat di bawah tingkat Penguasa. Jalur apa sebenarnya yang telah ia temukan?”
“Entahlah, jalur apa?” Penguasa Surgawi merasa penasaran, “Eh, pusat emosinya telah lenyap?”
“Benarkah? Kalau begitu, bagaimana cara dia membentuk jalurnya?”
“Itu sangat aneh. Dia membentuk jalur Penguasa dalam kondisinya yang hancur, padahal hal itu tidak bisa ia lakukan saat ia masih utuh?” Hati Pedang dipenuhi dengan berbagai pertanyaan.
Bum~
Ruangan itu bergetar hebat seiring energi hitam yang tumbuh semakin liar bagaikan binatang buas.
Penguasa Surgawi bergidik, wajahnya berkedut, “Kau pasti bercanda? Bahkan jalur kekosonganku pun tidak dapat menghentikannya? Bagaimana bisa? Kenapa? Dia memiliki kekuatan sebesar itu untuk melawan jaluku, sebuah kekuatan yang bahkan tidak dimiliki oleh Penguasa lain? Jangan-jangan…”
“Apa?”
“Dia tidak sedang membentuk jalur Penguasa.” Suara Penguasa Surgawi bergetar, tampak begitu bersemangat.
Hati Pedang merasa bingung, “Kalau begitu, apa lagi kalau bukan itu? Bukankah dia setengah Penguasa?”
Penguasa Surgawi menyeringai, “Hati Pedang, aku sudah menceritakan kepadamu tentang pencerahanku baru-baru ini, tentang alam di luar Tingkat Penguasa — Tingkat Tertinggi (Supreme Stage). Aku bisa merasakan keberadaannya, tetapi tidak dapat mencapainya, sementara adikku…”
“Mustahil! Mencapai Tingkat Tertinggi dengan melewati Tingkat Penguasa?”
“Kenapa tidak? Situasi kita masing-masing berbeda, dan itu membuat segala sesuatunya menjadi mungkin.”
Mata merah Penguasa Surgawi berbinar gembira, “Kultivasi Adikku adalah Dao Surgawi yang emosional, sangat sulit untuk disempurnakan. Tapi sekarang, pusat emosinya telah hancur. Kekosongan itu terisi oleh Dao Surgawi, melampaui Tingkat Penguasa, dan mencapai Tingkat Tertinggi. Ini yang dinamakan berkah tersembunyi. Ini adalah situasinya sendiri, karena kita tidak memiliki Dao Surgawi yang emosional dan tidak akan mampu mencapai pemahamannya hanya dengan menghancurkan pusat emosi kita. Yin yang ekstrem akan memunculkan yang yang ekstrem. Inilah jalurnya, yang berbeda dari jalur kita!”
Hati Pedang mengangguk, “Yin yang ekstrem membawa yang yang ekstrem agar dunia dapat kembali seimbang. Jadi, ketika Dao Surgawi yang emosional itu emosinya dihancurkan, ia melampaui jalur Penguasa. Kalau begitu, sekarang kita akan memiliki seorang Penguasa Tertinggi (Supreme), seseorang yang berada di atas sepuluh Penguasa?”
“Sepuluh Penguasa?”
Penguasa Surgawi mencibir, “Tingkat Penguasa tidak ada apa-apanya di hadapan Tingkat Tertinggi. Biar kuberitahu dari pemahamanku, Tingkat Penguasa berarti memahami jalur-jalur di dunia dan menggunakan hukum-hukum dunia. Sementara seorang Penguasa Tertinggi mampu memahami dunia, menghancurkan atau bahkan menciptakannya. Para Penguasa hanyalah serangga bagi mereka, yang bisa dibunuh hanya dengan sekejap pikiran.”
Hati Pedang terkesiap, hatinya terasa merosot.
Dikatakan bahwa para dewa Tertinggi hanyalah konsep yang samar di kalangan manusia, tetapi sekarang hal itu mungkin menjadi kenyataan…
Hati Pedang menoleh ke arah pria berpakaian putih itu, diliputi keraguan.
Bum!
Penghalang Mata Ilahi Kekosongan bergetar sekali lagi menahan gempuran energi hitam, lalu hancur berkeping-keping. Energi hitam itu melonjak, melesat ke arah mereka berdua untuk melahap mereka.
Mereka langsung mundur seketika, sementara Penguasa Surgawi tersenyum penuh semangat.
Adiknya akhirnya berhasil mengendalikan Dao Surgawi. Meskipun adiknya kini berada di atasnya, ia tetap merasa sangat gembira. Sebab ia percaya bahwa suatu hari nanti, ia juga akan mencapai Tingkat Tertinggi.
Kedua saudara itu akan memerintah sebagai Penguasa Tertinggi. Inilah takdir dari Dao Surgawi, terlepas dari kefanaan fana.
Syuu~
Seiring meredanya energi hitam tersebut, pendar hitam pada tubuh pria berpakaian putih itu memudar, dan tubuhnya bergetar hebat, dibanjiri keringat dingin.
Penguasa Surgawi mengerutkan kening, “Adikku, apa yang terjadi? Apa yang menghentikanmu untuk maju? Kenapa jalur Tertinggimu memudar?”
“Jalur ini… tidak boleh muncul…” Pria berpakaian putih itu terengah-engah dalam ketakutan.
Hati Pedang bertanya, “Kenapa? Seperti yang dikatakan Penguasa Surgawi, dengan ini kau akan memiliki jalur Tertinggi, melampaui sepuluh Penguasa. Kenapa tidak membentuknya?”
“Karena jalur ini merusak Dao Surgawi dan menghancurkan dunia.”
“Apa?” Hati Pedang menegang, sementara Penguasa Surgawi justru merasa amat bersemangat, “Lalu kenapa? Pusat emosimu sudah hancur, jadi untuk apa peduli dengan apa yang terjadi pada dunia ini? Dunia yang penuh noda ini tidak ada gunanya, jadi lebih baik hancurkan saja untuk menciptakan dunia yang baru. Begitu aku menjadi Penguasa Tertinggi, aku akan menciptakan dunia yang kekal, bebas dari segala noda. Apakah para Penguasa akan mati saat dunia hancur?”
Pria berpakaian putih itu menghela napas, “Jalur kiamat ini akan melepaskan neraka sebagai bentuk hukuman dari Dao Surgawi. Para Penguasa Dao Surgawi akan baik-baik saja, sementara jalur manusia akan musnah untuk selamanya…”
“Bagus kalau begitu, tadinya aku pikir kita tidak akan bisa menciptakan dunia baru.” Penguasa Surgawi mengangguk dan menepuk bahunya, “Lanjutkan saja, sudah waktunya kita menyucikan dunia ini.”
“Umat manusia baru saja bangkit dan kau ingin menghancurkannya sebelum hari kiamat tiba?”
“Karena hal itu toh akan terjadi cepat atau lambat, dengan jalur manusia yang memiliki kebaikan dan kejahatan, yang bertentangan dengan hukum Dao Surgawi, maka ia sudah tidak selaras dengan dunia. Bahkan para makhluk spiritual yang polos pun kini telah terinfeksi, beralih pada tipu daya dan keclicikan. Suatu hari nanti, bahkan makhluk spiritual yang paling murni sekalipun akan menjadi keji seperti manusia. Pada saat kejahatan mengalahkan kebaikan, neraka sudah terlepas. Jalur manusia seharusnya memang tidak pernah ada sejak awal. Singkirkan saja.”
“Lakukan itu sendiri, karena aku tidak mau!” Pria berpakaian hitam itu mengibaskan lengan jubahnya dan berdiri dengan ekspresi suram.
Hati Pedang mengerutkan kening saat pria itu pergi, “Kakakmu telah berubah. Dia tidak seperti ini kepadamu sebelumnya.”
“Seorang kakak laki-laki bagaikan seorang ayah. Dia berkultivasi melalui Dao Surgawi yang emosional, berinteraksi dengan jalur manusia dan mengikuti aturan-aturan mereka, jadi tentu saja dia menunjukkan rasa hormat kepadaku. Tapi dengan hancurnya pusat emosi dan terpisahnya dia dari jalur manusia, adalah hal yang wajar jika dia berubah, ha-ha-ha…”
Penguasa Surgawi berkata, “Dia bilang kita bisa menghancurkan diri kita sendiri dan dia tidak akan menghentikan kita. Baiklah, mari kita mulai!”
Hati Pedang bergidik, “Kau ingin menghancurkannya? Tapi hanya seorang Penguasa Tertinggi yang bisa melakukannya. Kau memang bisa merasakan keberadaannya di sekitar, tapi kau merasa itu masih jutaan tahun lagi.”
“Aku tadinya tidak punya cara, tapi sekarang kita memiliki contoh yang jelas.”
“Maksudmu…”
“Tepat sekali!”
Penguasa Surgawi mengangguk, “Bukan berarti para Penguasa Tertinggi ingin melihat dunia ini berakhir, melainkan akhir dari dunia inilah yang melahirkan mereka. Kehendak Surgawi mengizinkan apa pun terjadi di dunia ini. Karena bahkan dunia pun sudah tidak tahan dengan kerusakan yang dibuat oleh umat manusia, menghancurkan dunia adalah sepenuhnya bagian dari kehendaknya. Kita akan mengikuti jalur kehancuran dan mencapai jalur Tertinggi!”
Hati Pedang mengangguk, “Bagaimana cara kita menghancurkannya dan menyingkirkan umat manusia?”
“Apakah kau melihat kekuatan yang baru saja ia lepaskan?”
“Ya, sangat mengejutkan.”
“Itu adalah kekuatan seorang calon Penguasa Tertinggi!”
Penguasa Surgawi berjalan mondar-mandir, “Tidak ada seorang pun di dunia ini yang memiliki kekuatan seperti itu dan tidak ada yang tahu bagaimana cara mencapainya. Bahkan adikku pun baru sebatas meraba-raba. Hanya ada satu pihak yang dapat menandingi kekuatan Tingkat Penguasa…”
“Siapa?”
“Lima makhluk suci agung!”
“Mereka?”
“Mereka lahir dari dunia kuno dan membawa kekuatan dunia kuno, setara dengan para Penguasa sekaligus saling melahirkan dan berlawanan. Dengan mereka yang saling menghidupkan satu sama lain, kekuatan mereka dapat digabungkan. Bayangkan apa yang bisa diciptakan oleh perpaduan lima kekuatan Penguasa itu!”
“Kekuatan Tingkat Tertinggi?”
“Ya, Hati Pedang, pergilah kumpulkan kekuatan makhluk-makhluk itu, tapi jangan biarkan mereka mengetahuinya. Aku ingin melihat apakah aku benar-benar dapat menciptakan kekuatan pemusnah seperti itu.” Mata Penguasa Surgawi berbinar, senyumnya terasa begitu dingin…
Chapter 1304 · 5m baca
Cause
by Night Owl
Gunakan ↠→ untuk pindah chapter