“Kenapa Ular Penatap Bulan muncul di sini? Kenapa tidak ada seorang pun yang mengambil urat logam itu setelah sekian lama, padahal benda itu terbentang di tempat terbuka…” Satu demi satu, teka-teki ini melintas di benak Wang Lin. Ia menatap urat logam itu dan tidak membuat keputusan gegabah.
Tahun-tahun penuh kehati-hatian telah membentuk kebiasaannya untuk mempertanyakan segala hal. Terlalu banyak misteri di tempat ini; jika ia tidak waspada, ia bisa menghadapi krisis yang tak terbayangkan.
Sambil menahan dorongan di dalam hatinya untuk langsung mengambil urat logam itu, Wang Lin berjalan dengan hati-hati mengitarinya. Kebingungan di benak Wang Lin lambat laun semakin menguat.
Menurut pendapatnya, urat logam ini terasa terlalu rapi. Ketebalan urat itu hampir sama dari awal hingga akhir.
“Jika ini adalah urat yang terbentuk secara alami, mustahil bentuknya bisa seperti ini. Urat ini lebih mirip potongan-potongan tulang yang panjang.”
Memikirkan hal ini, tubuh Wang Lin tiba-tiba berhenti dan matanya memancarkan rona aneh. Saat ia menatap urat itu, hatinya bergejolak.
“Tulang… Mungkinkah ini benar-benar tulang yang ditinggalkan oleh kekuatan misterius dan ini adalah sisa-sisanya?!” Wang Lin terkesiap. Ia tidak dapat membayangkan makhluk jenis apa yang memiliki tulang berupa urat logam.
Ia merenung sejenak sebelum kembali mengikuti urat logam tersebut. Pada saat ini, tanah tiba-tiba bergemetar dan Wang Lin langsung merasakan gelombang fluktuasi datang dari segala arah. Semua fluktuasi itu bergerak ke atas.
Wang Lin memadatkan seluruh energi spiritual surgawinya, dan matanya dipenuhi rasa ngeri. Kesadaran dewanya masih terpancar luas, dan ia melihat dengan jelas tak terhitung banyaknya tentakel keluar dari urat tersebut dan merambah ke dalam bumi. Akhirnya, tentakel-tentakel itu mencuat keluar dari celah-celah di permukaan dan mulai bergoyang ke sana kemari.
Wang Lin tertegun sejenak, tetapi ia langsung menunduk untuk melihat urat logam itu. Kejanggalan di matanya menjadi semakin pekat.
“Pemandangan ini terasa sedikit familiar…”
Menatap urat logam tersebut, mata Wang Lin tiba-tiba berbinar dan ia bergumam, “Tempat ini dipenuhi oleh tentakel, yang membuat seluruh planet ini tampak seolah-olah ditumbuhi rambut…
“Bentuk kedua dari Ular Penatap Bulan adalah ketika semua rambut di tubuhnya ditarik masuk, sehingga ia berada dalam keadaan tertidur… Jangan-jangan… Tempat di mana aku berada sekarang, Planet Yun Xia… Adalah seekor Ular Penatap Bulan berukuran sangat besar!?”
Wang Lin terkesiap dan menatap urat logam yang tidak jauh darinya.
“Ini bukan urat logam, ini benar-benar tulang. Namun, ini bukan tulang makhluk buas mana pun, melainkan… tulang seekor Ular Penatap Bulan!” Hati Wang Lin terasa dingin.
“Jika aku tadi langsung mengambil urat logam itu, aku khawatir aku akan segera membangunkan Ular Penatap Bulan ini. Akibatnya, aku pasti akan mati. Kemungkinan Ular Penatap Bulan ini bangkit sepenuhnya memang kecil, tetapi ia hanya perlu terjaga sesaat saja untuk membunuh siapa pun yang mencoba mengambil tulangnya.” Wang Lin akhirnya mengerti kenapa tidak ada kultivator kuat yang datang mencoba mengambil tulang ini. Bukan karena mereka tidak mau, melainkan karena mereka tidak berani.
“Aku yakin orang lain pernah datang ke sini sebelumnya, namun mereka semua tewas. Dalam artian, orang dari keluarga Hua itu sangat cerdas. Dia hanya mengambil sedikit bagian dari permukaannya lalu langsung pergi. Jika dia mengambil sedikit lebih banyak lagi, dia akan cukup merangsang Ular Penatap Bulan hingga membangunkannya. Faktor keberuntungan mungkin juga berperan. Jika itu orang lain, bahkan sedikit saja bagian yang diambil bisa menyebabkan Ular Penatap Bulan itu terbangun.”
Ratusan pikiran melintas di benak Wang Lin. Ia tahu bahwa ia seharusnya segera meninggalkan tempat ini dan berhenti memikirkannya. Namun, saat ia menatap urat logam itu, ia merasa sangat enggan untuk pergi begitu saja.
“Yang kuinginkan adalah seluruh tulang ini, tetapi Ular Penatap Bulan akan terbangun sepenuhnya jika aku mencoba mengambilnya. Jika kulakukan itu, tubuhnya akan berubah ke bentuk menyerang dan aku pasti akan mati…. Namun, aku tidak rela menyerah begitu saja! Ah!” Wang Lin menghela napas dan matanya bersinar terang. Ia mengingat kembali segala hal tentang Ular Penatap Bulan dari ingatan dewa kuno.
“Tidak ada makhluk lain yang mengenal parasit-parasit ini sebaik para dewa kuno; itulah keuntunganku. Ular Penatap Bulan ini hidup dengan menyerap darah para dewa kuno…
“Tentakel adalah organ mereka yang paling sensitif… Metode apa yang bisa kukunakan untuk mengambil tulang ini tanpa membangunkannya…”
Mata Wang Lin dipenuhi cahaya misterius saat ia bergumam pada dirinya sendiri, “Dulu saat aku melahap semua Buah Kenaikan Surgawi itu, aku diliputi rasa gila yang luar biasa. Pada saat itu, bahkan jika seseorang mengambil tulangku, aku rasa aku tidak akan merasakannya. Jika aku bisa membuat Ular Penatap Bulan ini berada dalam kondisi ilusi selagi ia masih tidur, mungkin aku bisa mengambil tulangnya…”
Wang Lin merenung sejenak sambil menatap urat logam itu dengan rasa enggan, lalu menghela napas. Dengan satu langkah, ia sudah berada di permukaan tanah, kemudian ia berteleportasi di udara dan muncul kembali di luar Planet Yun Xia. Kompas bintang muncul dan dengan cepat membawanya pergi dari Planet Yun Xia.
Dari kejauhan, Wang Lin menoleh ke belakang menatap Planet Yun Xia sambil menunggangi kompas bintang. Matanya memancarkan tatapan penuh ketegasan.
“Aku harus mendapatkan tulang Ular Penatap Bulan itu! Aku bisa meracik obat untuk membuat Ular Penatap Bulan itu mati rasa. Namun, aku akan butuh obat dalam jumlah banyak agar Ular Penatap Bulan yang maha besar ini bisa memasuki kondisi ilusi.”
Jika itu orang lain, bahkan jika mereka memikirkan metodenya dan mendapatkan obat dalam jumlah besar, mereka tetap tidak akan bisa membuat Ular Penatap Bulan itu menyerapnya.
Ular Penatap Bulan milik dewa kuno tidak akan menyerap apa pun selain darah dewa kuno kecuali seseorang menggunakan taktik dewa kuno untuk memerintahnya.
Hanya Wang Lin yang memiliki taktik dewa kuno.
Saat naga perak melesat menembus bintang-bintang, Wang Lin duduk di punggungnya dengan ekspresi muram. Perjalanan yang memakan waktu beberapa bulan ini berakhir menjadi sia-sia belaka. Ia pikir ia akan bisa merampungkan manik penentang surga, tetapi kenyataannya justru seperti ini.
“Lupakan saja. Aku sudah menunggu lebih dari delapan ratus tahun, jadi aku tidak keberatan menunggu sedikit lebih lama lagi. Selama aku mendapatkan Buah Kenaikan Surgawi yang cukup untuk diracik, aku bisa kembali lagi.
“Namun, aku tidak menyangka akan menemukan Ular Penatap Bulan yang begitu besar… Entah sudah berapa banyak bintang yang harus dibawa oleh dewa kuno itu hingga mampu menopang Ular Penatap Bulan sebesar ini… Dan makhluk ini jelas telah tertidur selama bertahun-tahun yang tak terhitung jumlahnya, karena bahkan ada reruntuhan kota di permukaannya.”
Ekspresi Wang Lin melunak dan ia mulai merenung.
“Ular Penatap Bulan ini berwujud bagaikan sebuah planet, jadi begitu ia bangkit, aku bertanya-tanya kekuatan seperti apa yang akan ia miliki… Aku khawatir bahkan Ling Tianhou, Sang Peramal, dan orang-orang itu akan langsung kabur karena ketakutan! Sayangnya, ia tidak akan mendengarkan siapa pun kecuali tuannya. Sekalipun tubuh asliku berada di sini, itu tetap tidak akan berguna.
“Atau kalau tidak, jika aku bisa mengendalikannya dan membawanya kembali ke Sistem Bintang Aliansi, bukankah itu akan menjadi peristiwa yang membahagiakan?”
Wang Lin tersenyum pahit sambil mengemudikan kompas bintang meluncur lurus menuju Planet Ran Yun. Saat cahaya perak melintas, ia berangsur-angsur semakin menjauh dari Planet Yun Xia.
Di Planet Ran Yun, leluhur keluarga Ran, Sanren Tanpa Beban, dan Sun Xi menatap ke langit. Ekspresi mereka sangat muram.
“Formasi penyegel planet…” Wajah Sun Xi dipenuhi kepahitan.
Sanren Tanpa Beban berkata, “Keluarga Huan tidak akan pernah melakukan hal semacam ini. Jika mereka punya waktu untuk memasang formasi penyegel planet, mereka pasti sudah turun ke Planet Ran Yun sejak tadi.”
Leluhur keluarga Ran merenung cukup lama dan berkata, “Aku khawatir masalah ini dipersiapkan agar putri angkat baru leluhur keluarga Huan, Huan Mei, bisa memamerkan kekuatannya.”
“Keluarga Huan ingin memusnahkan tiga keluarga kita dan menggunakan formasi ini untuk mencegah kita melarikan diri.” Mata Sun Xi menajam.
Leluhur keluarga Ran berkata, “Mereka tidak akan bisa memusnahkan keluarga kita. Dalam beberapa tahun terakhir ini, kita bertiga telah diam-diam mengirim anggota keluarga yang berbakat keluar dari planet ini. Selama mereka masih ada, api keluarga kita akan terus menyala.”
“Sayangnya, akar kita semua berada di Planet Ran Yun, jadi bagaimana mungkin kita bisa memindahkan seluruh keluarga dalam waktu singkat? Jika kami bergerak terlalu cepat, masalah ini akan terbongkar lebih awal.” Sanren Tanpa Beban tersenyum pahit.
Sun Xi ragu-ragu dan berkata, “Mungkin Kultivator Xu Mu akan berhasil kembali…”
Leluhur keluarga Ran mengatupkan giginya erat-erat dan berkata, “Hmph, jika dia tidak kembali begitu kita bertiga ditangkap oleh keluarga Huan, aku akan menyeretnya ke dalam masalah ini. Bagaimana bisa aku membiarkannya mengambil semua giok surgawi itu secara cuma-cuma?! Dia berjanji untuk melindungi kita tetapi malah pergi di saat krisis. Tercela!”
Sanren Tanpa Beban terdiam merenung.
Sun Xi menghela napas dan berkata, “Lupakan saja. Bahkan jika dia kembali, apa yang bisa dia perbuat? Leluhur keluarga Huan telah mencapai tingkat kedua, jadi siapa yang bisa menghentikannya? Rumor mengatakan bahwa keluarga Huan memiliki dua leluhur di tingkat kedua. Salah satunya tewas dalam perebutan Alam Surgawi Petir, jadi hanya tersisa satu orang. Meskipun kekuatannya tidak sehebat dulu, selama dia datang, segalanya akan menjadi sia-sia.”
Mereka bertiga terdiam merenung. Mereka dipenuhi penyesalan atas peristiwa empat tahun lalu. Inilah karma.
Tepat pada saat ini, ekspresi leluhur keluarga Ran tiba-tiba berubah dan ia berseru, “Mereka datang!”
Sun Xi dan Sanren Tanpa Beban mengangkat kepala mereka. Mereka merasakan bahaya mendekat dari langit, dan ekspresi mereka menjadi semakin muram.
Gelombang fluktuasi datang dari langit seiring tekanan yang hampir tak berujung turun dari atas.
Di luar Planet Ran Yun, Liu Mei melangkah menuju planet tersebut mengenakan pakaian putih. Ia menyebarkan kesadaran dewanya setelah melewati formasi penyegel planet dan mengunci keberadaan leluhur keluarga Ran beserta rombongannya.
Ekspresinya setenang air saat ia perlahan mendekat.
“Saudara Sun, Saudara Zhao, kita bertiga telah menghabiskan sebagian besar hidup kita untuk bertarung. Sekarang setelah kita menyelesaikan semua urusan masa depan, kenapa kita tidak membiarkan diri kita bertarung sekuat tenaga? Sekalipun kita mati, kita akan mati tanpa penyesalan!” Meskipun suaranya pelan, ucapan itu mengandung niat bertarung yang pekat. Saat ia mendongak menatap langit, matanya memancarkan kobaran api.
“Saudara Ran sungguh gagah berani. Karena kau membakar jiwamu, biarkan aku menemanimu!” Sanren Tanpa Beban tertawa lepas dan api yang menyala turut muncul di matanya.
Mata Sun Xi memancarkan tatapan penuh ketegasan dan ia tersenyum. “Lupakan saja. Berkultivator seumur hidup berarti aku berani memasuki kahyangan dan memaki para jenderal surgawi. Bagaimana bisa aku mundur sekarang?”
Niat bertarung yang mengerikan meledak dari mereka bertiga bagaikan kobaran api raksasa yang tiba-tiba tersulut di Planet Ran Yun. Niat bertarung yang kuat ini mencapai puncaknya ketika sosok cantik Liu Mei muncul.
Tubuh Liu Mei turun dari langit sambil menatap mereka bertiga dan bergumam, “Membakar jiwa asal mereka…” Suaranya sangat merdu, seperti angin musim semi yang menyapu bumi. Ada pula kekuatan misterius yang tersembunyi di dalam suaranya.
Sanren Tanpa Beban menatap Liu Mei di langit. Kobaran api di matanya berangsur-angsur meredup dan tergantikan oleh secercah fanatisme…
Chapter 677 · 7m baca
Smoke Signal
by Er Gen
Gunakan ↠→ untuk pindah chapter