Begitu Wang Lin mundur, bola-bola es yang tersisa melesat ke arahnya dan menghantam tubuhnya.
Bum! Bum!
Bola-bola es itu terus berdatangan menghantamnya dan ia terus melayangkan pukulan, namun jumlah bola es itu terlalu banyak, dan kekuatan dari benturan-benturan tersebut berpadu menciptakan ledakan yang dahsyat.
Retakan yang tak terhitung jumlahnya muncul di tanah Xue Yue pada saat ini.
Ekspresi Li Yuanfeng menjadi kejam saat ia berteriak, “Ceng Niu, mati lah!”
Tubuh Wang Lin menghantam tanah bagaikan sebuah meteor akibat benturan bola-bola es tersebut, menciptakan sebuah kawah raksasa di atas tanah.
Secercah gas hijau mengepul keluar dari dalam kawah namun langsung tiup oleh angin.
Kendati demikian, ekspresi Li Yuanfeng sama sekali tidak mereda, justru semakin terlihat suram.
“Teknik para kultivator Transformasi Jiwa memang sangat misterius, tetapi jumlah energi spiritual selestial di dalam bola esmu ini terlalu sedikit!” Suara dingin terdengar dari dalam kawah saat sosok Wang Lin perlahan-lahan bangkit.
Pakaiannya tampak sedikit rusak, namun matanya berbinar cerah.
Ekspresi Li Yuanfeng memburuk saat ia menatap Wang Lin. Ia menggertakkan giginya dan menepuk kantong penyimpanan miliknya. Ia mengeluarkan sepasang lonceng perunggu. Kemudian, ia memuntahkan seteguk darah ke atas lonceng perunggu tersebut.
Begitu Wang Lin melihat sepasang lonceng perunggu itu, ia langsung mengenali benda tersebut sebagai harta karun yang telah menciptakan sosok yang menyebut dirinya Situ Nan. Matanya langsung berbinar terang.
Tangan Li Yuanfeng membentuk sebuah segel dan ia beregam, “Segel!”
Kedua lonceng perunggu itu langsung membesar. Simbol-simbol di permukaannya berpijar saat darah yang dimuntahkan Li Yuanfeng ke atasnya dengan cepat diserap. Kedua lonceng itu tiba-tiba retak berkeping-keping dan dua lengan keriput muncul darinya.
Kabut hitam yang tebal mengepul keluar dari kedua lengan tersebut. Kabut yang mengandung energi yin pekat itu dengan cepat menyebar.
Ekspresi Li Yuanfeng tampak garang dan matanya menyiratkan sedikit kegilaan. Sepasang lonceng ini adalah kartu truf terakhirnya. Ia telah menggunakan jiwa asalnya untuk memurnikannya selama bertahun-tahun dan mampu mengendalikannya seperti tubuhnya sendiri.
“Lepaskan segel!” Saat Li Yuanfeng berteriak, ia menunjuk ke arah Wang Lin. Kabut hitam di sekitar kedua lengan tersebut mulai bergejolak hebat dan segera berubah menjadi dua sosok.
Kedua sosok itu tidak memiliki wajah yang jelas. Begitu mereka muncul, mereka langsung menerjang ke arah Wang Lin. Namun, bahkan sebelum mereka tiba, aura yang membekukan sudah bisa dirasakan.
Mata Wang Lin berbinar tajam dan ia mendengus dingin. Sebelumnya, ia baru berada di tahap tengah Transformasi Jiwa dan belum menyatu dengan tubuh aslinya, jadi ia bukan tandingan sosok hitam tersebut. Namun, sekarang ia sama sekali tidak merasa takut saat ia menerjang maju dan mengayunkan kedua tinjunya.
Bum! Bum!
Setelah dua dentuman keras, kedua sosok hitam itu mengeluarkan erangan menyakitkan. Kekuatan yang dahsyat meniup seluruh kabut hitam hingga buyar, menampakkan kedua lengan yang buntung.
Mata Wang Lin berbinar terang. Tangannya membentuk sebuah segel dan menunjuk ke arah kedua lengan itu. Seberkas energi spiritual dengan cepat melesat keluar dan mengurung kedua lengan tersebut.
Wang Lin berteriak, “Segel!”
Energi spiritual itu dengan cepat berubah menjadi rantai dan mengunci kedua lengan itu. Kedua lengan tersebut mulai meronta-ronta dan Wang Lin dengan cepat mengendalikan bendera jiwa serta bendera pembatas yang berada di dekat kedua lengan itu.
Wang Lin kembali berteriak, “Segel!”
Kedua bendera itu bergetar, menciptakan kabut hitam dan ungu yang sepenuhnya menyelimuti kedua lengan tersebut.
Pada saat yang sama, Wang Lin menepuk kantong penyimpanannya dan dua buah lonceng muncul. Lonceng-lonceng itu dengan cepat membesar dan memerangkap kedua lengan tersebut.
Semua ini terjadi dalam sekejap mata. Wajah Li Yuanfeng berubah pucat. Tanpa ragu sedikit pun, ia berbalik untuk melarikan diri.
Bagaimana mungkin Wang Lin membiarkannya kabur? Dengan menggunakan kecepatan tubuh dewa kuno, Wang Lin dengan cepat tiba di samping Li Yuanfeng dan melayangkan sebuah pukulan.
Bum!
Li Yuanfeng memuntahkan darah dan tubuhnya terlempar ke belakang bagaikan meteor.
Wang Lin mengambil satu langkah lagi dan muncul di atas Li Yuanfeng. Ia mengaum keras sambil melayangkan pukulan lainnya. Kali ini, tubuh Li Yuanfeng melesat lurus ke bawah dan menghantam tanah.
Sebuah kawah raksasa dengan diameter 1.000 kaki tercipta!
Darah mengalir keluar dari mulut Li Yuanfeng dan penglihatannya menjadi kabur, namun masih tersisa secercah niat membunuh di dalam dirinya.
“Bahkan jika aku mati, aku akan menyeretmu bersamaku!” Li Yuanfeng mengeluarkan raungan. Matanya memerah dan kekuatan destruktif yang dahsyat terpancar dari tubuhnya.
Wang Lin sama sekali tidak panik, melainkan berkata dengan tenang, “Blwi-pemusnahan diri seorang kultivator Transformasi Jiwa. Li Yuanfeng, aku bisa saja merobek ruang dan pergi, tetapi seluruh negara Xue Yue harus mati bersamamu. Orang yang akan kau seret ke dalam kubur bukanlah aku, melainkan seluruh negara Xue Yue.”
Begitu selesai berbicara, tangan kanannya terulur dan sebuah retakan spasial muncul. Gelombang angin destruktif berembus keluar dari celah tersebut, tetapi angin itu sama sekali tidak berdampak apa pun pada Wang Lin.
Li Yuanfeng mulai meronta. Meskipun ia sangat keras kepala, ia lahir di Xue Yue, sehingga ia memiliki ikatan emosional yang sangat mendalam dengan negaranya.
Sesaat kemudian, ia tersenyum pahit. Tidak pasti apakah ia bisa melukai Ceng Niu atau tidak, tetapi Xue Yue pasti akan musnah dari planet ini.
Matanya menjadi serius. Ia menatap Wang Lin, menarik napas dalam-dalam, dan berkata, “Orang tua ini mengaku kalah, tetapi negara Xue Yue sama sekali tidak tahu apa-apa tentang masalah ini. Jika kau bersedia melepaskan mereka, orang tua ini akan membiarkanmu menghukumku sesukamu.”
Mata Wang Lin tampak dingin saat ia menunjuk ke arah Li Yuanfeng. Ia mengaktifkan teknik ekstraksi jiwa dan seberkas energi spiritual mendarat di antara kedua alis Li Yuanfeng.
Li Yuanfeng tidak melawan dan justru menghela napas pelan. Ia mengamati sekeliling pada pemandangan yang familier itu lalu memejamkan matanya.
Wang Lin berkata pelan, “Ekstraksi jiwa!”
Tubuh Li Yuanfeng tiba-tiba mulai menyusut dengan cepat. Dalam sekejap mata, ia berubah menjadi kulit pembalut tulang.
Sebuah bola cahaya ungu dan keemasan terbang keluar dari antara kedua alisnya.
“Fragmen jiwa Transformasi Jiwa!” Mata Wang Lin menajam saat tangannya terulur. Ia langsung menangkap fragmen jiwa tersebut, menyegelnya, dan menyimpannya di dalam kantongnya.
Pemimpin dari satu generasi, Li Yuanfeng, tewas begitu saja!
Wang Lin merenung sejenak sebelum menatap kedua lengan yang terperangkap oleh kedua lonceng tadi lalu menyimpannya.
Kemudian, ia terbang ke udara.
Semua kultivator Transformasi Jiwa itu menyaksikan pertempuran tadi melalui indra ilahi mereka. Mereka melihat Li Yuanfeng tewas dan gelombang kemarahan bergejolak di dalam hati mereka.
Saat Wang Lin melayang di udara, indra ilahinya menyapu seluruh Xue Yue dan mengirimkan sebuah pesan.
“Mulai hari ini dan seterusnya, tidak boleh ada kultivator di atas tahap Transformasi Jiwa yang eksis di Xue Yue, dan tidak boleh ada sekte kultivasi yang berdiri di sini, atau kalau tidak, aku akan datang lagi!”
Domain di dalam jiwa asal Wang Lin kembali aktif dan gulungan reinkarnasi hidup dan mati muncul kembali di langit. Lebih dari sepuluh berkas gas kelabu melesat keluar dan memasuki tubuh setiap kultivator Transformasi Jiwa di Xue Yue.
“Segel!”
Hanya dengan satu patah kata, kultivasi seluruh kultivator Transformasi Jiwa disegel persis seperti cara Li Yuanfeng menyegel kultivasi Wang Lin.
Dua tanda tertinggal di dahi para kultivator tersebut. Satu tanda berwarna terang dan yang lainnya gelap. Keduanya merepresentasikan hidup dan mati.
Tingkat kultivasi mereka merosot tajam.
Setelah menyelesaikan semua ini, Wang Lin menepuk kantong penyimpanannya dan makhluk mirip nyamuk muncul. Makhluk itu membawa Wang Lin melesat pergi ke kejauhan.
Setelah pertempuran ini, berita mengenai kemunculan kembali Ceng Niu dengan cepat menyebar luas. Posisinya sebagai orang terkuat di bawah tahap Transformasi Jiwa semakin kokoh dan beberapa orang bahkan percaya bahwa ia telah mencapai tahap Transformasi Jiwa.
Tidak ada seorang pun yang meragukan kekuatan Ceng Niu karena ia telah mengalahkan kultivator Transformasi Jiwa Li Yuanfeng, menyegel seluruh kultivator Transformasi Jiwa di Xue Yue, dan secara paksa menurunkan peringkat negara kultivasi tingkat 5 sebanyak dua tingkat hingga menjadi tingkat 3.
Hal-hal ini membuat semua orang yang mendengarnya merasa terkejut dan berwajah pucat.
Pada saat ini, di sebuah gang di desa kecil dalam negara kultivasi tingkat 3, duduklah seorang lelaki tua. Di hadapannya terdapat sebuah wadah kecil berisi beberapa koin perunggu yang berserakan di dalamnya. Lelaki tua ini tampak sangat kotor dan berantakan dengan rambut yang menutupi wajahnya.
Di sampingnya, seseorang berdiri dengan sikap penuh hormat. Wajah orang ini sangat lebar dan telinganya besar. Jika Wang Lin ada di sana, ia pasti akan mengenali pria ini.
“Ceng Niu ini benar-benar kuat hingga bisa membunuh seorang kultivator Transformasi Jiwa. Sungguh luar biasa; orang tua ini benar-benar memiliki mata yang jeli saat itu, haha!” Lelaki tua itu mengusap dagunya dan menatap pria di sampingnya seraya berkata, “Ceng Niu membantumu mengubah Xue Yue menjadi negara kultivasi tingkat 3, jadi kau juga harus membantunya. Ambil topi jeramiku dan pergi bertarung dengan Liu Mei. Meskipun kau bukan tandingannya, kau tetap akan bisa melarikan diri. Periksa sejauh mana tahap domain Ribuan Emosi Tanpa Belas Kasih miliknya telah tercapai.”
Orang bertelinga besar itu menyetujuinya dengan hormat. Ia menatap ke arah Xue Yue dan memancarkan tatapan penuh kenangan serta melankolis.
Setelah orang ini pergi, lelaki tua itu bangkit dan mengumpulkan koin-koin perunggu tersebut. Kemudian ia bergumam pada dirinya sendiri, “Masih ada 12 tahun lagi. Zhuque Zi, dulu kita sepakat bahwa siapa pun yang kalah harus menghukum diri mereka sendiri selama 1.000 tahun. Dalam 12 tahun, hukuman diriku akan berakhir!”
Ia menarik napas dalam-dalam lalu menghilang.
“Ini benar-benar memusingkan; dari keempat orang yang kuilih, Zi Xin ini adalah yang paling merepotkan. Kenapa dia harus pergi mencari masalah dengan Ceng Niu dan malah dilempar ke dalam retakan spasial?! Jika bukan karena fakta bahwa dia akan menjadi keretakan di dalam hati Dao Qian Feng, orang tua ini tidak akan mau membuang-buang waktu untuk menyelamatkannya!”
“Qian Feng… Qian Feng… ah, anak ini adalah orang paling berbakat yang pernah dilihat orang tua ini seumur hidupnya. Bahkan bakat Red Butterfly pun masih berada di bawahnya.”
“Berita tentang pertempuran Ceng Niu dengan Li Yuanfeng telah menyebar ke seluruh planet Suzaku. Memaksa negara kultivasi tingkat 5 menjadi tingkat 3 adalah masalah besar. Hampir setiap kultivator di planet ini mengetahui hal ini.”
Pada saat ini, di gunung belakang Gunung Suzaku, Qian Feng meremukkan giok transmisi suara yang ada di genggamannya. Matanya berbinar tajam, dan sesaat kemudian ia bergumam, “Ceng Niu… membunuh Li Yuanfeng bukanlah apa-apa. Dia hanyalah seonggok sampah yang mencapai tahap Transformasi Jiwa secara paksa. Jika kau bisa membunuh leluhur Klan Iblis Raksasa, barulah kau layak menjadi lawanku…”
Di belakangnya, Red Butterfly berdiri dengan tenang, matanya kosong tanpa kehidupan.
Qian Feng berbalik dan menatap Red Butterfly dengan senyuman jahat. “Si Berhati Dingin, apakah kau ingin bertarung lagi dengan Ceng Niu? Itulah keinginan terbesar jiwamu sebelum ia lenyap.”
Chapter 395 · 7m baca
The most talented person on planet Suzaku
by Er Gen
Gunakan ↠→ untuk pindah chapter