Sebuah manik merah seukuran kepalan tangan muncul di dahi Zhou Yi, tetapi manik itu langsung hancur dan menyatu dengan meteor yang sedang terbakar.
Nyala api di sekeliling meteor itu lenyap, menampakkan sesosok bayangan cahaya merah yang berdiri di antara bumi dan langit. Wajahnya menyiratkan penyesalan yang mendalam saat jari kirinya dengan santai menunjuk ke arah lelaki tua itu.
Lelaki tua itu hendak menghindar, tetapi ia mendapati tubuhnya tidak bisa digerakkan. Wajahnya menjadi pucat pasi saat ia menatap Zhou Yi dengan penuh keterkejutan.
Dengan getir ia berkata, "Alam Penguasa..."
"Saat pertama kalinya aku datang ke Alam Surgawi, aku bertemu denganmu... Ranah kegilaan adalah sesuatu yang kau paksakan padaku. Aku tahu tujuanmu sekarang dan aku mengerti semuanya, tetapi aku tidak menyesalinya. Jika aku diberi kesempatan lain, aku akan memilih untuk bertemu denganmu lagi..." Zhou Yi bahkan tidak melirik lelaki tua itu. Ia hanya menatap mayat wanita di dalam pelukannya.
Dahulu ia adalah seorang murid yang sangat berbakat di Sekte Lima Elemen dan memiliki keteguhan yang jauh melebihi orang biasa. Ia mengkultivasikan Metode Lima Elemen dan melampaui rekan-rekan seperguruannya satu per satu hingga akhirnya ia menjadi murid dari satu-satunya tetua tahap Transformasi Jiwa akhir di sekte tersebut, dan tingkat kultivasinya terus meningkat.
Ketika ia mencapai tahap Transformasi Jiwa, gurunya memberinya Kuali Hujan, tetapi tidak seorang pun menduga betapa besar ia akan berubah.
Di Alam Surgawi, ia memasuki salah satu istana dan melihat sesosok mayat wanita. Sejak saat itu, ia terpikat olehnya dan meninggalkan jati dirinya yang lama.
Di matanya, mayat wanita ini adalah segalanya.
Demi mayat wanita ini, ia meninggalkan sektenya. Gurunya tidak tega membunuh murid kesayangannya sendiri, jadi setelah mengeluarkan tiga desahan panjang, ia membiarkannya pergi.
Pencinta Mayat, Orang Gila; berbagai macam rumor menyebar di Suzaku. Namun, tidak satupun dari hal itu memengaruhinya. Ia sama sekali tidak menyesalinya.
Dengan meminjam ranah kegilaan, kultivasinya menjadi semakin kuat, hingga ia mencapai tahap Transformasi Jiwa.
Gurunya gagal mencapai tahap Penguasa dan telah mencapai akhir usianya. Pada hari kematian gurunya, Zhou Yi berlutut di hadapan Sekte Lima Elemen. Ia berlutut selama tujuh hari.
Setelah itu, ia bertindak tiga kali untuk menyelamatkan Sekte Lima Elemen, tetapi ia bukan lagi seorang murid dari sekte tersebut.
Pada saat ini, semua kenangan itu muncul di dalam hati Zhou Yi.
Lelaki tua itu telah menyerah untuk melakukan perlawanan. Ia sama sekali tidak memiliki peluang melawan seorang kultivator tahap Penguasa. Perbedaan ranah kultivasi dapat menghancurkan segalanya.
Mata Zhou Yi dipenuhi dengan kejernihan. Meskipun sorot matanya tidak lagi memancarkan kelembutan yang sama, kini matanya dipenuhi oleh ranah yang begitu kuat. Ia menunduk, mengecup lembut dahi mayat wanita itu, lalu mengalihkan pandangannya ke arah Wang Lin dan Chi Hu. Pada akhirnya, pandangannya jatuh pada Chi Hu dan ia berkata dengan tenang.
"Adik kecil, tolong bantu aku merawat istriku, ya?"
Tubuh Chi Hu dicengkeram oleh kekuatan misterius. Ia menatap Zhou Yi dengan ekspresi ngeri.
"Ini..."
Zhou Yi mengerutkan kening.
Chi Hu tersenyum getir di dalam hatinya. Ia sama sekali tidak menginginkan mayat ini. Jika para tetua di klannya mengetahui hal ini, dampaknya akan terlalu besar baginya. Namun saat ini, ini adalah permintaaan dari seorang kultivator tahap Penguasa yang sedang sekarat. Tidak ada seorang pun yang berani menolaknya.
Chi Hu menarik napas dalam-dalam dan berkata, "... Junior bersedia!"
Zhou Yi menggelengkan kepalanya dan berkata, "Kau adalah Tuan Muda Klan Iblis Raksasa, jadi wajar jika kau takut mengikuti jejakku. Lupakan saja!"
Begitu selesai berkata, pandangannya beralih ke Wang Lin dan ia bertanya dengan lembut, "Apakah kau bersedia membantuku?"
Wang Lin seketika merasakan tekanan pada tubuhnya berkurang. Ketika ia bangkit, ia mendengar perkataan Zhou Yi dan mulai merenung.
Zhou Yi menatap Wang Lin dan berkata, "Istriku membutuhkan giok surgawi untuk memastikan tubuhnya tidak berubah. Setiap 1.000 tahun, kau akan membutuhkan 1.000 potong giok surgawi. Ini sedikit sulit, tetapi tidak terlalu sulit. Apakah kau bersedia membantu?"
Wang Lin merenung sejenak dan berkata, "Aku tidak berani berjanji bahwa aku bisa mendapatkan giok surgawi sebanyak itu."
Zhou Yi tersenyum sambil menatap ke langit dan berkata, "Bagus, Adik Kecil, aku tidak akan membiarkanmu membantuku selama ribuan tahun secara cuma-cuma!"
Wang Lin menatap Zhou Yi namun tidak mengucapkan sepatah kata pun.
Zhou Yi mengulurkan tangannya dan menggenggam udara. Tiba-tiba, istana di tanah yang tadinya belum runtuh kini ambruk, dan berkeping-keping giok surgawi berhamburan keluar darinya.
Di udara, giok-giok surgawi itu membentuk sebuah pagoda. Zhou Yi melirik mayat wanita itu untuk terakhir kalinya sebelum melemparkannya ke dalam pagoda, dan mayat itu pun lenyap di dalamnya. Zhou Yi menunjuk dengan tangan kanannya dan pagoda itu menyusut. Pagoda yang telah menyusut itu terbang ke tangan Wang Lin.
Saat ia menyentuh pagoda tersebut, kekuatan misterius merasuk ke dalam tubuhnya. Kini ada sebuah tanda tambahan di jiwa asalnya.
"Pagoda ini berisi ranahku. Jika kau menemukan tempat yang dingin dan meletakkan pagoda ini di sana, ia akan membentuk sebuah penghalang selebar 100 meter. Kecuali seseorang memiliki tingkat kultivasi yang melampaui diriku saat ini, mereka tidak akan dapat melewati penghalang itu tanpa persetujuanmu."
Zhou Yi tersenyum pada Wang Lin sambil menunjuk ke antara kedua alisnya sendiri. Sebuah giok merah sebesar kuku jarinya muncul dan ia menjentikannya ke arah Wang Lin.
Saat giok merah ini muncul, keruntuhan fragmen tersebut tampak terhenti sejenak. Giok merah ini seolah memancarkan kekuatan hukum alam surga.
Ketika Wang Lin melihat giok merah ini, ia merasakan sensasi yang sama seperti saat ia berubah menjadi manusia fana dan pertama kalinya menyentuh hukum reinkarnasi. Giok ini mengandung kekuatan yang serupa, membuat Wang Lin menarik napas dalam-dalam.
"Ini adalah hadiah pertama yang kuberikan kepadamu, sebuah kristal penguasa. Benda ini tidak berguna bagimu saat ini, tetapi jika suatu hari nanti kau hampir mencapai tahap Penguasa, benda ini dapat membantumu."
Lelaki tua itu menatap kristal tersebut dengan hasrat yang begitu kuat terpancar di wajahnya. Ia sangat tahu persis nilai dari benda ini.
Meskipun benda ini sama sekali tidak memiliki kemampuan bertarung, kristal ini terbentuk ketika seorang kultivator mencapai tahap Penguasa. Kristal ini berisi pemahaman mereka tentang langit. Jika ia bisa mendapatkan benda ini, maka peluangnya untuk mencapai tahap Penguasa akan meningkat sebesar 30%.
Satu-satunya tujuan dari benda ini adalah untuk memberi penggunanya kesempatan kedua di saat-saat penentuan antara hidup dan mati dalam upaya mencapai tahap Penguasa.
Begitu seorang kultivator tahap Penguasa kehilangan kristal penguasanya, kultivasi mereka akan terus merosot hingga mereka mati. Kristal ini hampir tidak ada bedanya dengan nyawa mereka sendiri.
Bahkan Zhou Yi baru saja berhasil memadatkan kristal miliknya.
Chi Hu juga menatap dengan tercengang ke arah kristal penguasa itu. Bagaimanapun juga, ia adalah tuan muda dari Klan Iblis Raksasa, sehingga ia tahu lebih banyak daripada kebanyakan orang. Ia mampu mengenalinya pada pandangan pertama dan merasakan penyesalan yang mendalam. Meskipun ia tahu bahwa Zhou Yi tidak akan meminta seseorang untuk merawat istrinya secara cuma-cuma, ia sama sekali tidak menyangka bahwa Zhou Yi akan memberikan hadiah semacam ini.
Jika ia mengetahuinya sejak awal, ia tidak akan ragu-ragu dan langsung menyetujuinya. Selain itu, dari apa yang dikatakan Zhou Yi sebelumnya, ini baru hadiah pertama, yang berarti kemungkinan besar akan ada hadiah kedua, hadiah ketiga...
Penyesalan di hati Chi Hu telah mencapai puncaknya.
Ekspresi di wajah kedua orang itu membuat Zhou Yi merasa sangat bangga. Ia menunjuk ke arah lelaki tua itu dan tubuh lelaki tua itu melayang ke tangan Zhou Yi.
Zhou Yi berkata dengan tenang, "Hadiah keduaku untukmu adalah orang ini. Tetua agung dari Sekte Mayat. Aku bisa mengampuni nyawamu, tetapi kau harus menjadi budak selama 1.000 tahun. Apakah kau bersedia?"
Di hadapan kekuatan mutlak, tetua agung Sekte Mayat hanya memiliki dua pilihan: hidup, atau mati.
Lelaki tua itu berkata dengan getir, "Umurku bahkan tidak akan bertahan 100 tahun lagi, bagaimana mungkin aku menjadi budak selama 1.000 tahun? Lebih baik kau bunuh saja aku!"
"Jika kau ingin mati, maka aku bisa membantumu. Dengan sisa tenagaku, aku bisa memurnikanmu menjadi sebuah boneka. Meskipun tingkat kultivasimu akan merosot, itu akan dianggap sebagai hadiah keduaku!" Begitu selesai berkata, Zhou Yi menunjuk ke arah dahi lelaki tua itu.
Ia hanya perlu menunjuk ke dahi lelaki tua itu dan tetua agung Sekte Mayat ini akan mati.
Jari itu perlahan mendekat. Dahi lelaki tua itu dipenuhi keringat. Aroma kematian semakin pekat tanpa batas. Meskipun umurnya yang tersisa kurang dari 100 tahun, jika ia bisa menerobos ke tahap Transformasi Jiwa akhir, umurnya akan diperpanjang. Selain itu, dengan metode Sekte Mayat, ia memiliki banyak cara untuk memperpanjang usianya.
Saat jari itu hampir menyentuh, ia berkata dengan getir, "Aku setuju."
Tangan kanan Zhou Yi tidak berhenti melainkan bergerak semakin cepat hingga menyentuh dahi lelaki tua itu. Tangannya yang satu lagi menunjuk ke arah Wang Lin, dan tubuh Wang Lin tanpa sadar melayang ke arahnya.
Cahaya misterius terpancar dari dahi lelaki tua itu, mengalir melalui Zhou Yi, dan masuk ke dalam tubuh Wang Lin.
Wang Lin seketika merasakan bahwa ia dapat merasakan semua niat tetua agung Sekte Mayat tersebut, dan hanya dengan sebuah pikiran saja, ia dapat menghancurkan jiwa lelaki tua itu.
Tetua agung Sekte Mayat menghela napas panjang sembari berbalik menghadap Wang Lin dengan canggung dan berkata dengan penuh hormat, "Budak tua ini, Sun Tai, memberi hormat kepada Tuan..." Kepahitan di dalam hatinya tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata.
Chi Hu menatap pemandangan di hadapannya. Penyesalan di dalam hatinya kini telah mencapai tingkat yang mengerikan.
"Seorang budak pada tahap Transformasi Jiwa, ini... jika aku kembali ke klan dengan membawa orang ini, maka aku bukan lagi sekadar tuan muda, melainkan kepala klan. Dengan orang ini berada di tanganku, selain di dalam wilayah negara Suzaku, aku akan bisa berjalan dengan bebas di seluruh planet ini. Seharusnya aku tidak ragu-ragu tadi!"
Tubuh Zhou Yi telah mencapai ajalnya. Wujudnya sudah tidak lagi terlihat padat; ia tampak siap untuk lenyap. Ia melihat sekeliling dan akhirnya berkata kepada Wang Lin, "Rawatlah dia dengan baik."
Wang Lin menarik napas dalam-dalam dan mengangguk. Semuanya terjadi begitu cepat. Bahkan hingga kini, ia masih tidak percaya dengan apa yang telah ia peroleh.
Zhou Yi melihat Wang Lin mengangguk dan tersenyum. Pada saat ini, tubuhnya mulai memudar, dimulai dari bagian kakinya. Di saat-saat terakhir, senyuman masih terukir di wajahnya.
"Guru, jika ada kehidupan setelah kematian, aku tetap menjadi muridmu..."
Tepat pada saat ini, pagoda tersebut terbang keluar dari tangan Wang Lin dan membesar. Pagoda itu memancarkan cahaya putih dan mayat wanita itu keluar dengan sendirinya lalu melayang di udara.
Chapter 318 · 7m baca
Two gifts
by Er Gen
Gunakan ↠→ untuk pindah chapter