Sebenarnya Wang Lin tidaklah sekejam seperti yang ia perdengarkan kepada Li Muwan, tetapi avatarnya harus mencapai tahap Nascent Soul. Jika ia terlibat dengan Li Muwan sekarang, hal itu pasti akan membawa perubahan pada rencana aslinya, perubahan yang bisa berakibat fatal.
Akibatnya, Li Muwan juga bisa ikut terseret, dan itu bukanlah sesuatu ingin Wang Lin lihat.
Ia menghela napas. Suasana hatinya mulai bergejolak dan ia tidak bisa menenangkan dirinya. Ia meninggalkan halaman selatan dengan perasaan yang rumit di dalam hatinya.
Ia memperhitungkan bahwa waktu 15 menit itu tinggal separuh lagi, jadi ia harus bergerak cepat. Tubuhnya tiba-tiba melesat bagaikan kilat dan tak lama kemudian ia tiba di luar halaman barat.
Setelah tiba, Wang Lin tidak langsung masuk. Sebaliknya, ia dengan cepat mengelilingi halaman barat dan memasang batasan-batasan. Ia kemudian dengan cepat memasuki halaman tersebut. Dengan indra ketuhanan (divine sense) miliknya yang kuat, tak satu pun murid yang berpatroli dapat mendeteksinya. Semua burung bangau mendarat dan menolak untuk terbang, tidak peduli seberapa keras para gadis di punggung mereka mendesak.
Sosok Wang Lin bergerak cepat melewati kabut dan memasuki halaman barat.
Dilihat dari luar, tempat ini tampak seperti negeri dongeng, dan di bagian dalamnya tampak bahkan lebih mirip lagi. Tingkat keindahan bangunan-bangunan di sini beberapa kali lipat lebih tinggi daripada bangunan-bangunan di luar.
Seberkas cahaya berwarna pelangi terpancar dari lubuk halaman, bertindak seperti jembatan saat semua gadis di halaman barat melayang lewat.
Namun sayang sekali, semua burung bangau berada di tanah, gemetar. Alhasil, tempat ini kehilangan satu pemandangan yang indah.
Mengikuti jalur yang diberitahukan oleh Cheng Xian, Wang Lin berjalan cepat melewati halaman dan tiba di kamar Gongsun Tong di bagian barat halaman. Ia menyebarkan indra ketuhanannya dan menemukan pemandangan yang sangat aneh.
Ia sedikit mengerutkan kening, lalu melompat ke udara dan masuk ke dalam kamar. Terdapat sebuah layar pembatas di salah satu sisi ruangan, dan di balik layar itu ada dua sosok rupawan yang sedang mandi.
Melihat melalui celah layar, kedua wanita itu memiliki lekuk tubuh yang sangat indah saat mereka saling menyentuh tubuh satu sama lain. Tak lama kemudian, tubuh mereka saling berpelukan saat mereka mulai bergerak.
Pada saat yang sama, desahan terdengar dari balik layar.
Di bawah indra ketuhanan Wang Lin, tindakan kedua gadis itu terlihat jelas. Saat ini, gadis yang sedang tersenggap-senggap itu berkata, "Kakak Tong, Cheng Xian itu... ah!" Tepat saat ia berbicara, gadis yang satunya bergerak sambil menyentuh titik sensitif.
Setelah sekian lama, suara yang malas dan lembut terdengar dari balik layar dan berkata, "Ling Er, apakah kamu masih mengkhawatirkan Cheng Xian itu? Ya, aku memang membohonginya, tetapi itu semua karena kamu kekurangan inti monster untuk resep pilmu. Aku hanya mengincar kera roh miliknya."
"Tapi... bagaimana dengan Lu Song?" Gadis yang dipanggil Ling Er itu adalah Cheng Ling.
"Percayalah padaku. Saat Lu Song datang besok, aku akan menghadapinya. Aku berjanji tidak akan ada masalah. Lu Song itu... paling-paling, aku akan membiarkannya mencicipi sedikit. Ling Er, Kakak sulung sudah melayanimu dengan baik. Sekarang giliranmu."
Wang Lin tidak masuk ke dalam, melainkan menunjuk ke arah dahinya. Xu Liguo keluar dari dahi Wang Lin. Ia menatap layar dengan tatapan penuh semangat di matanya.
"Aku tidak peduli bagaimana caramu menghadapinya, cari tahu saja apa yang terjadi pada kera roh itu dan ambil jiwa mereka berdua." Wang Lin berbalik dan berjalan perlahan keluar ruangan.
Xu Liguo belum pernah begitu bersemangat sebelumnya. Ia merasa bahwa mengikuti Wang Lin adalah keputusan yang sangat tepat. Saat ini, ia merasa darahnya mendidih meskipun ia tidak memiliki darah lagi setelah menjadi iblis.
Namun hal itu tidak mempengaruhi perasaannya.
Xu Liguo menyunggingkan senyum licik dan menembus layar pembatas.
Tidak lama kemudian, ia keluar dengan ekspresi yang sangat puas di wajahnya. Ia memuntahkan dua jiwa, lalu masuk kembali ke dalam dahi Wang Lin.
Pada saat yang sama, ia mengirimkan sebuah pesan. "Kera roh itu sudah mati."
Wang Lin melambaikan tangannya dan sebuah bendera jiwa muncul. Ia melemparkan kedua jiwa itu ke dalam bendera, lalu masuk ke dalam ruangan. Ia menyimpan tubuh kedua gadis itu ke dalam tas penyimpanan miliknya, lalu meninggalkan ruangan tersebut.
Pada saat itu, waktu 15 menit telah berlalu. Wang Lin memanggil kembali bendera pembatasnya. Bendera itu berubah menjadi kabut hitam dan dengan cepat meninggalkan halaman selatan.
Pada saat yang sama, raungan kemarahan meletus dari kultivator Nascent Soul. Ia menyebarkan indra ketuhanannya, mengunci halaman barat, dan dengan cepat melesat ke arahnya.
Tak lama kemudian, di halaman barat, indra ketuhanan yang ganas juga menyebar. Setelah menemukan Wang Lin, seorang wanita muncul dari tengah halaman.
Tanpa berkata apa-apa, Wang Lin berbalik untuk pergi.
Tubuh wanita ini dikelilingi oleh kabut, sehingga penampilannya tersembunyi. Saat ia muncul, tubuhnya bergerak bagaikan kilat mengejar Wang Lin.
Ekspresi Wang Lin tetap tenang. Melihat wanita itu semakin mendekat, ia melepaskan senyuman dingin. Ia menggerakkan tangannya dan mengirimkan gelombang lingkaran pembatas ke arah wanita itu.
"Kamu benar-benar tidak tahu diri!" Wanita itu mendengus dingin. Ia melambaikan tangannya dan sebuah keranjang bunga muncul di genggamannya. Saat ia melambaikannya, kelopak bunga warna-warni yang tak terhitung jumlahnya muncul. Setiap kelopak membawa kekuatan destruktif saat mereka melayang menuju lingkaran pembatas.
Tingkat kultivasi wanita ini berada di tahap awal Nascent Soul. Meskipun ekspresi Wang Lin tenang, ia mencibir dalam hatinya. Saat lingkaran-lingkaran pembatas itu mendekati kelopak bunga, mereka langsung terpecah menjadi banyak pembatas yang lebih kecil dan menyebar. Meskipun beberapa hancur oleh kelopak bunga, banyak yang terbentuk kembali menjadi lingkaran pembatas setelah melewati kelopak bunga tersebut.
Kecepatan mereka sangat tinggi. Saat mereka terbentuk kembali menjadi lingkaran pembatas, mereka mendarat di halaman barat.
Wang Lin sudah tahu bahwa seluruh halaman barat ini diangkat ke udara oleh sebuah pembatas raksasa. Jika Wang Lin memiliki waktu, ia akan mampu menghancurkan pembatas ini sepenuhnya. Namun, tujuan Wang Lin bukanlah untuk menghancurkan pembatas itu, melainkan membuat pembatas tersebut kehilangan keseimbangan.
Biasanya, pembatas biasa bahkan tidak akan mampu melakukan hal itu, tetapi pembatas Wang Lin adalah pembatas kuno. Dikombinasikan dengan fakta bahwa ia telah memasang beberapa pembatas sebelumnya, saat lingkaran pembatas itu mendarat, getaran menyebar ke seluruh halaman barat.
Pembatas besar itu langsung kehilangan keseimbangan, menyebabkan halaman barat miring ke samping. Gelombang jeritan datang dari halaman barat dan sejumlah besar kultivator wanita terbang keluar dengan ekspresi ketakutan di mata mereka.
Sementara Wang Lin melakukan semua ini, ia tidak pernah berhenti saat ia dengan cepat terbang menjauh. Wanita yang mengejarnya mengatupkan giginya. Ia berhenti mengejar Wang Lin dan dengan cepat kembali ke pembatas besar untuk memperkuatnya.
Wang Lin meninggalkan halaman barat tanpa hambatan lagi. Namun ia tahu bahwa sebentar lagi, para kultivator Nascent Soul tingkat menengah dari Sekte Cloud Sky akan tiba.
Tepat pada saat itu, indra ketuhanan yang sangat kuat datang dari kejauhan. Saat indra ketuhanan itu melewati Wang Lin, ia mendengus dingin. Wang Lin tetap tenang. Jika itu adalah orang lain, jiwa mereka pasti akan mengalami kerusakan, tetapi jiwa Wang Lin sangatlah besar. Jika jiwanya keluar dari tubuhnya, jiwanya tidak akan lebih lemah dari jiwa para kultivator Spirit Severing. Meskipun saat ini jiwanya terjebak di dalam tubuhnya dan tidak bisa keluar, bagaimana mungkin jiwanya bisa rusak oleh kultivator Nascent Soul biasa?
Tubuhnya pada dasarnya tidak berhenti sama sekali saat ia terus melangkah maju.
Pemilik indra ketuhanan itu tertegun, tetapi dengan cepat mengunci Wang Lin saat tubuh utama Wang Lin mendekat.
Sebuah bayangan hitam dengan cepat datang dan mendarat di tangan Wang Lin. Bayangan hitam ini adalah bendera pembatas dan di belakangnya terdapat kultivator Nascent Soul yang marah dan telah dijebak oleh Wang Lin.
Setelah bendera pembatas itu mendarat di tangannya, Wang Lin menyunggingkan senyuman dingin. Ia mendarat di tanah dan berbalik. Seketika itu juga, sebuah pembatas muncul di bawah kakinya dan tubuhnya menghilang tanpa jejak.
Bahkan indra ketuhanan yang menguncinya pun kehilangan jejaknya.
Tubuh utama Wang Lin telah kembali ke gua di luar sekte, dan gua itu ditutupi dengan pembatas yang memblokir indra ketuhanan.
Sementara itu, di halaman tempat tinggal Wang Lin, avatarnya muncul dari lingkaran pembatas di dalam kamar. Ia dengan cepat membersihkan diri sebentar, lalu duduk untuk berkultivasi.
Masalah ini dianggap selesai. Dalam setengah bulan berikutnya, kisah tentang tubuh utama Wang Lin menyebar ke seluruh sekte. Berbagai versi dapat ditemukan di mana-mana.
Harus diakui ini adalah sesuatu yang sudah lama tidak terjadi di Sekte Cloud Sky. Pelaku berhasil masuk ke dalam sekte pada siang hari bolong, membunuh seseorang, lalu menghilang di depan mata mereka. Rasanya seperti menampar wajah Sekte Cloud Sky.
Hal ini bahkan memperingatkan beberapa leluhur Nascent Soul yang sedang bersiap untuk menembus tahap Spirit Severing. Mereka keluar untuk menyelidiki dan mengetahui bahwa kedua orang yang tewas adalah Gongsun Tong dan Cheng Ling.
Semua orang yang berhubungan dengan mereka, seperti Cheng Xian dan Lu Song, diinterogasi. Bahkan Wang Lin pun diinterogasi. Pada akhirnya, seorang kultivator Nascent Soul bahkan menggunakan indra ketuhanannya untuk memeriksa apakah Wang Lin berbohong. Namun, karena jiwa Wang Lin jauh lebih besar daripada jiwa kultivator Nascent Soul itu, ia tidak dapat menemukan apa pun.
Untuk beberapa alasan yang tidak diketahui, masalah ini dibiarkan begitu saja.
Adapun Li Muwan, ia tidak terseret ke dalam semua ini. Ini semua adalah hasil kerja dari kakak seperguruan tertuanya. Rencananya sangat mendalam. Ia tahu bahwa orang yang bertanggung jawab adalah teman Li Muwan. Teknik orang itu membuatnya sangat ketakutan. Bahkan tiga kultivator Nascent Soul pun tidak mampu menghentikan orang itu untuk masuk dan keluar Sekte Cloud Sky sesuka hatinya. Alhasil, bagaimana mungkin ia berani mengatakan apa pun? Jika ia berbicara, maka orang itu akan muncul tanpa disadari dan membunuhnya.
Kehidupan Wang Lin kembali damai, tetapi di dalam benaknya, senyuman sedih Li Muwan terus bermunculan. Setiap kali ia melihat senyuman sedih itu, rasanya seolah-olah hatinya tertusuk.
Perasaan ini mencapai puncaknya ketika Sekte Cloud Sky mengumumkan kepada seluruh negeri Chu bahwa salah satu dari tiga alkemis tingkat 5, Li Muwan, akan membentuk ikatan kultivasi ganda dengan putra Penatua sekte luar Sun, yaitu Sun Zhanwei, dalam waktu dua bulan.
Wang Lin duduk dengan tenang di dalam kamar. Setelah sehari semalam berpikir, ia menghela napas dan menampilkan tatapan penuh tekad di matanya. Kilatan cahaya dingin melintas di matanya saat ia bangkit dan berjalan menuju halaman selatan.
Seluruh jalannya tidak mulus karena ia terhalang oleh kabut putih. Namun, setelah ia menyebutkan namanya, seseorang pergi memberi tahu Li Muwan dan sebuah jalan terbuka.
Wang Lin berjalan maju perlahan. Meskipun langkahnya lambat, ada perasaan penuh tekad di setiap langkahnya.
Setelah tiba di luar kediaman Li Muwan, suara Li Muwan melayang keluar, "Pelatihan tertutup gurumu hampir selesai. Jika kamu memiliki pertanyaan, kamu bisa bertanya kepadanya setelah ia keluar. Mulai sekarang, kecuali aku memanggilmu, jangan datang ke sini lagi."
Wang Lin merenung sejenak, lalu perlahan berkata, "Aku ingin sebuah pil. Pil yang bisa menaikkan tingkat kultivasiku ke Nascent Soul dalam dua bulan."
Li Muwan tertegun. Ia berdiri, membuka pintu, dan menatap Wang Lin. Ia bertanya dengan suara gemetar, "Siapa... siapa kamu?"
Wang Lin menampilkan tatapan lembut, yang merupakan pemandangan langka. Namun, jejak kelembutan itu digantikan oleh ketenangan saat ia bertanya, "Apakah ada pil seperti itu?"
Li Muwan menggigit bibir bawahnya. Matanya memperlihatkan kebahagiaan yang belum pernah terlihat sebelumnya saat ia menatap Wang Lin. Ia masih merasakan ketidakpastian di dalam hatinya, tetapi tak lama kemudian, ekspresinya tiba-tiba berubah saat matanya menjadi dingin. Ia berteriak, "Siapa kamu sebenarnya?"
Li Muwan tiba-tiba teringat bahwa setetes darah di dahinya tidak bereaksi. Jelas, orang ini bukanlah orang yang ia pikirkan. Perlahan-lahan, kebencian terhadap orang itu muncul dan dialihkan kepada Wang Lin, yang suaranya hampir persis sama dengan orang tersebut.
Wang Lin memandang Li Muwan dan menghela napas. Ia meletakkan tangannya di tas penyimpanan dan mengeluarkan sepotong batu giok. Setelah melihatnya sebentar, ia melemparkannya ke arah Li Muwan.
Saat batu giok itu muncul, sekujur tubuh Li Muwan lemas. Setelah menangkap batu giok itu, ia bersandar di dinding sementara air mata kebahagiaan mengalir di wajahnya.
"Membunuh Sun Zhanwei itu mudah, tetapi itu harus menunggu sampai tingkat kultivasiku cukup tinggi untuk memastikan bahwa tidak ada seorang pun di Sekte Cloud Sky yang berani angkat bicara. Saat aku mencapai tahap Nascent Soul, aku bisa membawamu ke mana saja di seluruh negeri Chu dan tidak ada seorang pun yang berani menghalangi jalanku." Suara Wang Lin datar, tetapi kata-katanya dipenuhi dengan arogansi.
Chapter 219 · 8m baca
Two Months
by Er Gen
Gunakan ↠→ untuk pindah chapter