Benua Timur, Benua Grand Sage.
Wang Lin berdiri dalam diam di atas sebuah gunung berpenampilan biasa di benua ini. Tangannya berada di belakang punggung saat ia mendongak menatap langit biru dan awan putih. Angin berembus, membuat ujung jubahnya berkibar, tetapi angin itu sama sekali tidak mampu menggerakkan rambut putihnya.
Matanya bagaikan bintang, memancarkan kesan kedalaman yang teramat sangat. Ia berdiri di sana bagaikan pohon pinus abadi.
Gunung ini tidak tinggi dan dipenuhi dengan pepohonan. Angin membuat daun-daunnya bergesekan, menciptakan alunan melodi yang indah.
Wang Lin tampak tenang saat berdiri di puncak gunung. Ia sama sekali tidak merasa bangga karena berhasil melewati istana ke-17, ataupun arogan karena para Grand Empyrean akan datang merekrutnya. Sama seperti di dunia gua, ia menatap langit dalam diam.
Entah sudah berapa lama waktu berlalu, ketika matahari mulai terbenam dan Wang Lin berdiri di sana, langit tiba-tiba berubah. Awan putih yang tertutup kegelapan muncul sekali lagi dan matahari pun tampak di langit yang gelap!
Matahari itu muncul dari ketiadaan dan memancarkan cahaya menyilaukan yang membuat bumi tampak seperti siang hari. Panas yang luar biasa terpancar dari matahari tersebut, seolah-olah Wang Lin berada sangat dekat dengannya, dan sebuah sesosok tubuh perlahan berjalan keluar dari dalam matahari itu.
Jubah daois dan rambut hitam pekat. Orang ini tampak seperti seorang pemuda yang cukup tampan. Grand Empyrean Dao Yi adalah orang pertama yang muncul di hadapan Wang Lin!
Saat Dao Yi muncul, segalanya membeku. Angin berhenti, pepohonan berhenti, semuanya terhenti. Bahkan jubah Wang Lin pun seolah ikut membeku.
Seakan-akan dunia ini telah dikunci oleh kekuatan tak kasat mata!
Satu-satunya hal yang bisa bergerak adalah Grand Empyrean Dao Yi, yang melangkah keluar dari matahari. Ia melayang di udara sekitar seratus kaki dari Wang Lin dan menatap ke arahnya.
Tepat saat ia menatap Wang Lin, kehampaan di sekitar Wang Lin berderak. Suara itu muncul secara tiba-tiba dan membuat mata Grand Empyrean Dao Yi berbinar.
Retakan yang tak terhitung jumlahnya muncul di kehampaan sekitar Wang Lin, membuat keadaannya tampak seperti dirinya sedang membeku dan lapisan es itu mulai runtuh.
Beberapa saat kemudian, jubah Wang Lin yang tadinya membeku mulai bergerak meskipun tidak ada angin. Ia mengangkat kepalanya dan menatap Grand Empyrean Dao Yi!
Pemandangan ini menyebabkan kilatan cahaya keemasan terpancar di mata Grand Empyrean Dao Yi. Ia tidak menyangka Wang Lin bisa pulih begitu cepat dari tekanan miliknya yang sanggup membekukan apa pun di dunia.
Harus diakui bahwa ia hadir di tempat ini dengan tubuh aslinya. Ini bukanlah indra ilahi atau wujud tiruan, melainkan tubuh aslinya yang sebenarnya!
“Kau memang layak menjadi Empyrean Ascendant nomor satu yang berhasil melewati istana ke-17! Mampu pulih di bawah tekananku sudah lebih dari cukup untuk memenuhi syarat dirimu sebagai yang terkuat di bawah para Grand Empyrean!
“Wang Lin, ikutilah orang ini. Orang ini pernah berjanji kepadamu saat itu, jika aku tidak mati, kau tidak akan mati!” Grand Empyrean Dao Yi tersenyum. Ia seakan lupa bagaimana dirinya telah menyerah untuk merekrut Wang Lin di Ujian Empyrean dulu.
Wang Lin merenung dalam diam, lalu menangkupkan tangan ke arah Grand Empyrean Dao Yi.
Grand Empyrean Dao Yi sedikit mengerutkan kening, tetapi alisnya segera melunak kembali. Ia menatap Wang Lin dan mulai berbicara. Suaranya tidak keras dan tidak bergema, tetapi setiap kata seolah-olah mengandung hukum yang membuat dunia bergetar.
“Ini adalah harta karun yang aku tempa sendiri!” ucap Grand Empyrean Dao Yi, lalu ia mengangkat tangan kanannya. Sebuah cincin muncul di jari telunjuk kanannya dan kemudian melayang ke udara, membentuk sebuah lingkaran cahaya dengan lebar sekitar tiga puluh kaki.
“Aku menggunakan material dari Alam Dewa Purba untuk menciptakan cincin ini, dan butuh waktu 100.000 tahun bagiku untuk menyempurnakannya. Wujudnya adalah tiruan dari harta karun Leluhur Surgawi. Bahkan bagiku sendiri, butuh banyak usaha untuk menghancurkannya!”
Wang Lin memandang lingkaran cahaya selebar tiga puluh kaki itu dan matanya berbinar. Cincin ini luar biasa, Wang Lin sama sekali tidak bisa menebak kedalamannya. Seolah-olah benda itu bukan berasal dari dunia ini dan hanyalah sebuah ilusi. Tekanan yang dipancarkannya membuat Wang Lin merasakan ilusi seolah ia sedang menghadapi seorang Grand Empyrean.
Ketika Grand Empyrean Dao Yi melihat binar di mata Wang Lin, ia melambaikan tangan kirinya. Sebilah bambu hijau muncul di genggamannya. Warna bambu itu sangat cerah dan memancarkan wewangian harum.
“Potongan bambu ini adalah pusaka surgawi. Begitu kau menyatukannya dengan tubuhmu, esensimu akan mengalami evolusi, dan benda ini juga mengandung dao milikku! Jika kau bisa memahaminya, bahkan jika kau tidak menjadi seorang Grand Empyrean, kau akan berada sangat dekat dengannya!”
Begitu bambu hijau itu muncul, pandangan Wang Lin menjadi serius. Hanya dengan mencium wewangiannya, esensi di dalam tubuhnya terasa semakin kuat. Benda ini tampaknya jauh lebih berguna untuk esensi dibandingkan hal lainnya.
Jika Wang Lin bisa menyatu dengannya, itu akan memberikan keuntungan yang luar biasa besar baginya!
Grand Empyrean Dao Yi memperhatikan Wang Lin dengan seksama dan tersenyum. Menurut pemahamannya, Wang Lin adalah tipe orang yang menyukai harta karun asing dan semacamnya. Benda-benda ini memiliki daya tarik yang kuat bagi Wang Lin, jadi ia datang dengan niat memikat Wang Lin menggunakan harta karun!
Terlebih lagi, kedua harta karun ini bukanlah apa-apa baginya, dan menukarnya demi merekrut Wang Lin adalah tebusan yang sangat sepadan. Namun, ia tahu bahwa Wang Lin bukan kultivator biasa dan ia bukan satu-satunya Grand Empyrean yang datang untuk merekrut Wang Lin. Jika ia tidak mengeluarkan harta karun yang sebenarnya, ia kemungkinan akan disaingi oleh Grand Empyrean lainnya begitu mereka tiba.
“Selain dua harta karun ini, masih ada satu lagi!” Saat Grand Empyrean Dao Yi berbicara, bahkan ia pun merasa hatinya terasa ngilu. Benda ini bisa dikatakan sebagai harta karun sejati, dan bahkan dirinya sendiri belum sepenuhnya memahami benda tersebut.
Dengan lambaian lengan bajunya, sebuah pusaran raksasa muncul di hadapannya dan sebuah tengkorak seukuran kepalan tangan perlahan terbang keluar. Tengkorak itu dikelilingi oleh lapisan cahaya, dan begitu ia muncul, aura kematian yang sangat mengejutkan menyebar ke segala penjuru.
Aura kematian ini menyapu dunia dan dunia yang tadinya membeku akibat tekanan Dao Yi pun runtuh. Saat segala hal mendapatkan kembali kemampuan geraknya, mereka langsung terkontaminasi oleh aura kematian ini.
Tengkorak ini tidak terlihat seperti tengkorak orang dewasa, melainkan tengkorak seorang bayi!
“Benda ini tidak berasal dari Alam Dewa Purba, tetapi sudah sejak lama, ketika aku meninggalkan Benua Astral Immortal, aku menemukannya di sebuah benua yang runtuh.
“Saat aku mengambilnya, benua itu lenyap… Benda ini mengandung secercah kekuatan yang tidak aku mengerti, tetapi aku memiliki perasaan samar bahwa jika aku dapat menyerap kekuatan ini, mungkin aku dapat mendobrak batasan para Grand Empyrean untuk menjadi eksistensi seperti Leluhur Surgawi...
“Mungkin aku hanya ditakdirkan untuk menemukannya tetapi tidak mampu memahaminya. Benda ini sudah lama berada di tanganku… Jika kau mengikutiku, aku akan memberikannya kepadamu!” Grand Empyrean Dao Yi menampakkan tatapan penuh ketegasan. Ia benar-benar bersedia membayar harga tertentu demi merekrut Wang Lin.
Wang Lin menatap tengkorak bayi tersebut. Ia tidak bisa menembus wujud tengkorak itu, tetapi benda tersebut mendatangkan perasaan yang tak terlukiskan. Benda itu memberikannya rasa keakraban. Ia merasa seolah-olah tengkorak itu telah dilupakan oleh jiwanya, namun ia tidak dapat mengingat kapan pernah melihatnya.
Wang Lin berjuang dalam batin, dan setelah sekian lama, ia pun bersuara.
“Terima kasih banyak, Grand Empyrean Dao Yi, tetapi izinkan aku memikirkan masalah ini terlebih dahulu!”
Alis Grand Empyrean Dao Yi sedikit berkedut saat ia menatap Wang Lin lalu perlahan mengangguk.
“Baiklah. Dengan kekuatanmu, pasti ada Grand Empyrean lain yang merekrutmu selain aku. Adalah hal yang wajar jika kau ingin mempertimbangkannya sejenak.”
Tepat saat Grand Empyrean Dao Yi berbicara, sebuah raungan terdengar dari luar dunia yang diselimuti oleh aura kematian. Raungan itu bagaikan guntur dan aura kematian di sekitarnya mulai bergolak.
Riak-riak bergema di langit dan sesosok tubuh melangkah keluar!
Orang ini tinggi dan botak. Ia mengenakan kemeja kasar dan melangkah maju. Setiap langkah menciptakan gemuruh menggelegar, seolah tidak ada kekuatan di dunia ini yang dapat menghentikannya.
Setelah ia melangkah tujuh kali, dunia seolah runtuh dan segala sesuatu di sekitarnya menyusut mundur. Aura kematian terdorong ke belakang seolah tidak berani menghalangi jalannya sama sekali. Pria botak itu memancarkan aura dominan seorang dewa pertempuran saat ia mendekat.
Setelah tujuh langkah, ia berdiri di samping Wang Lin. Tidak seperti Dao Yi yang melayang di udara, pria bertubuh kekar ini berdiri di atas puncak gunung persis seperti Wang Lin.
“Salam, Grand Empyrean Wu Feng. Terima kasih, Grand Empyrean Wu Feng, atas bantuan Anda di Ujian Empyrean, aku akan selalu mengingatnya.” Wang Lin menangkupkan tangan ke arah pria botak itu.
Grand Empyrean Wu Feng tertawa. Suaranya menggelegar bagaikan guntur dan langit pun bergetar.
“Bukan apa-apa. Aku memang sudah tidak menyukai Kaisar Surgawi itu dan kebetulan hanya menyuarakan isi hatiku.” Inilah perbedaan lain antara dirinya dan Dao Yi. Kapan pun Dao Yi berbicara, ia selalu menyebut dirinya dengan penuh kehormatan, sementara Wu Feng tampak jauh lebih santai.
“Kau pasti bisa menebak alasan kedatanganku ke sini. Mari kita tidak membicarakan syarat dulu, aku punya sebotol anggur enak di sini yang biasanya tidak kuberikan kepada orang lain. Apakah kau ingin minum?” Grand Empyrean Wu Feng melambaikan tangan kanannya dan sebuah labu hijau muncul di genggamannya seraya tersenyum pada Wang Lin.
Wang Lin tersenyum dan mengulurkan tangan ke arah kehampaan. Labu itu terbang ke arahnya dan ia langsung meminumnya seteguk besar.
“Bagus. Entah pada akhirnya kau berada di bawahku atau tidak, kau bisa datang ke gletser utara kapan saja!” Wu Feng menatap Wang Lin sambil tersenyum. Pada saat ini, ia mendongak untuk melihat ke arah Dao Yi.
“Dao Yi, jika lebih dari satu Grand Empyrean ingin merekrut seorang Empyrean Ascendant, sesuai kesepakatan, kau hanya memiliki kesempatan untuk memberikan syaratmu satu kali saja. Apakah kau sudah selesai?” Sambil berbicara, ia melirik ketiga harta karun tersebut. Ia mengabaikan cincin dan bambu hijau—tatapannya hanya sedikit menyipit saat melihat tengkorak itu.
“Hanya itu saja? Jika hanya ini yang bisa kau keluarkan, kalau begitu aku akan memberikan penawaranku.”
Begitu Wu Feng selesai berbicara, ia menatap Dao Yi.
Setelah Wang Lin mendengar ucapan itu, hatinya bergetar. Jarang sekali ada beberapa Grand Empyrean yang merekrut satu orang yang sama, dan tindakan Wu Feng yang menunjukkan hal ini kepada Dao Yi berarti ia memiliki niat tersendiri.
“Apakah dia akan membantuku…” Wang Lin menatap Wu Feng.
Chapter 1966 · 7m baca
The Grand Empyrean’s recruitment
by Er Gen
Gunakan ↠→ untuk pindah chapter