I’m Writing a Diary in a Fantasy World — I Really Am Not a ‘Cao Thief’! - Chapter 11.2 — NovelArc
Request novel bisa langsung di tab request ya, bebas request semua novel dari novelupdates

Chapter 11.2 · 2m baca

Chapter 11.2

by 无敌纯爱战神

“Chu Ge, bakatmu luar biasa. Apakah kau bersedia menerimaku sebagai master?”

Suara jernih nan dingin itu menggema.

Luo Huangjun melangkah maju dengan langkah ringan dan anggun, perlahan mendekati Chu Ge. Saat dia berdiri di hadapannya, para ahli hebat di sekitarnya secara refleks memberi jalan.

Chu Ge pun tergetar oleh keanggunannya yang tak tertandingi. Ia tak bisa menahan diri untuk hilang sejenak sebelum cepat pulih. Ia memandangnya—sosoknya yang bak dewi dan sikapnya yang dingin serta menjauh langsung meninggalkan kesan mendalam padanya.

Lesung pipi kecil merekah di pipinya. Di antara barisan gigi putih mutiaranya terdapat dua gigi taring kecil yang sedikit tajam, menambah sentuhan keceriaan pada penampilannya.

Namun entah mengapa, Chu Ge menangkap kesan sedikit kenakalan darinya.

Ia selalu merasa bahwa gadis yang kini tersenyum manis padanya tidak sepengertian yang terlihat di permukaan.

Tapi ia tidak memikirkannya lebih lanjut. Luo Huangjun masih menunggu jawabannya.

“Aku—”

Chu Ge baru saja hendak menyetujui.

“Tunggu!”

Pada saat itu juga, teriakan tajam datang dari ruang hampa.

Chu Ge terkejut. Ia mendongak dan melihat sosok anggun berbalut merah turun melayang ringan dari langit.

Pendatang baru itu memiliki rambut merah menyilaukan yang menari liar di udara; hanya dengan berdiri di sana, dia memancarkan kehadiran yang luar biasa mencolok.

Pada saat ini, wanita yang tiba-tiba datang itu tersenyum memikat pada Chu Ge.

Barulah kemudian Chu Ge melihat wajahnya dengan jelas. Kecantikannya sama sekali tidak kalah dari Luo Huangjun!

Cantik—namun berbahaya.

Siapa pun yang berani bahkan berpikir untuk menyentuhnya harus menghadapi ujian membara dari api yang berkobar itu.

“Namaku Dantai Jinglian, Grand Elder dari Taihuang Sacred Land. Chu Ge, maukah kau mempertimbangkan untuk menerimaku sebagai master?”

“Aku tidak kalah dari adik seperguruanku. Jika kau menerimaku sebagai master, aku tidak akan memperlakukanmu dengan buruk.”

Dantai Jinglian melirik ke arah Luo Huangjun, lalu kembali memandang Chu Ge dengan wajah penuh senyum.

“Kakak Senior baru saja keluar dari latihan tertutup—kultivasimu pasti telah meningkat pesat. Kau dan aku sudah lama tidak menguji kemajuan satu sama lain. Karena waktunya tepat, mengapa tidak kita lakukan sekarang?”

Luo Huangjun mempertahankan sikapnya yang dingin dan terpisah.

“Baik! Karena Adik Junior punya niat seperti itu, Kakak Senior tentu akan menemanimu!”

“Biarkan aku, sebagai seniormu, melihat apakah kau mengabaikan kultivasimu setelah menduduki posisi Sacred Lord!”

Senyuman Dantai Jinglian semakin cerah. Api di matanya menguat, dan tanda teratai merah di dahinya berkedip dengan cahaya merah berbahaya!

Suasana tegang dan membara mulai menyebar. Bahkan ruang di sekitarnya beriak saat aura keduanya bertabrakan.

Pada saat berikutnya, kedua sosok itu menghilang dari tempat kejadian pada saat yang bersamaan.

Barulah kemudian para ahli hebat yang berkumpul berani bernapas lega lagi, melanjutkan diskusi mereka dengan suara rendah.

Gunakan ← → untuk pindah chapter