I Am The Fated Villain - Chapter 1207 — NovelArc
Request novel bisa langsung di tab request ya, bebas request semua novel dari novelupdates

Chapter 1207 · 2m baca

Chapter 1206.0

by 天命反派

“Patriarch…”

Orang tua Jing Xiang tampak ragu-ragu hendak mengatakan sesuatu. Namun, Patriark Klan Jing sudah melambaikan tangannya, lalu menatap Jing Xiang dalam-dalam dan berkata, “Setiap orang memiliki rahasia mereka sendiri. Jika kau tidak ingin menceritakannya kepada kami, tidak apa-apa, aku tidak akan memaksamu.”

Ekspresi Jing Xiang menunjukkan kebimbangan.

Dia tidak tahu apakah perkataan para leluhur itu benar atau tidak, dan apakah hal itu boleh diungkapkan. Bagaimanapun, ini menyangkut skandal dan rahasia Klan Jing.

Apakah patriark di hadapannya ini mengetahui hal ini?

Jing Xiang berencana untuk mencari kesempatan guna mengaku tentang masalah ini kepada orang tuanya setelah beberapa saat. Di antara sekian banyak tetua Klan Jing, satu-satunya orang yang bisa ia percayai adalah orang tuanya sendiri.

Gu Changge menyaksikan pemandangan ini dari tidak jauh, tetapi ia merasa sangat tertarik.

Bagaimanapun, kedatangan Jing Xiang ke tempat ini sedikit banyak berkaitan dengannya, meskipun saat itu ia tidak yakin apakah aura Jing Xiang berhubungan dengan tulisan tangan yang ditinggalkannya di awal.

Saat ini, Patriark Klan Jing juga telah menyetujui untuk membuka gerbang menuju Tanah Keabadian dan memimpin Klan Jing untuk berkunjung.

Para tetua Istana Yuxian tentu saja sangat gembira. Para tetua yang baru saja berbicara untuk mencegah mereka tadi mengembuskan napas lega, merasa sangat khawatir jika tadi mereka sampai terlibat konflik.

Kemudian, eksibisi dari alam leluhur Istana Yuxian beraksi kembali, bekerja sama untuk menembus pintu terakhir dan membuka tempat ini sepenuhnya.

Pandangan semua orang tertuju ke depan, bahkan para tetua dari Klan Jing dan eksistensi dari berbagai generasi pun tidak terkecuali; mereka semua sangat penasaran dengan pemandangan di balik pintu itu.

Cahaya langit meledak, disertai dengan energi yang tak terbatas, menggetarkan dunia bagaikan badai dan tsunami.

Pasir kuning yang memenuhi langit tiba-tiba tersapu ke atas, menyerupai gurun yang mahaluas. Debu beterbangan menuju angkasa.

Dunia bercahaya di balik portal itu tiba-tiba terungkap di hadapan semua orang.

Di balik portal terdapat penghalang yang dalam, tetapi penghalang itu telah ditembus dan tersingkap. Yang terlihat adalah gurun merah yang tak berujung, serta hamparan pasir kuning dan Gobi.

Semua orang terpana. Kehidupan hijau yang mereka bayangkan ternyata tidak muncul. Tanah keabadian yang selama ini didengungkan ternyata seperti ini?

Bagaimana mungkin?

Semua tetua Klan Jing tertegun.

Tanah keabadian yang selalu mereka jaga rupanya hanyalah sebuah gurun pasir, tanpa ada tanda-tanda kehidupan sedikit pun.

Bahkan energi spiritual hampir tidak bisa dirasakan, yang ada justru aura pertanda buruk yang membuat hati mereka menjadi dingin.

Pada saat ini, Ling Yuxian sudah melesat masuk terlebih dahulu, terbang menuju dunia yang tandus dan luas itu, dan sosoknya pun langsung menghilang dalam sekejap.

Banyak tetua dan petinggi Istana Yuxian merasa khawatir dan segera menyusul masuk satu demi satu.

Jing Xiang dan Jing Xiao dituntun oleh orang tua mereka, mengikuti rombongan Klan Jing dari belakang.

Sebelum masuk, orang tua Jing Xiang sempat melirik ke arah Gu Changge.

Mereka jelas bisa merasakan bahwa sesaat sebelumnya, putri mereka sempat menatap ke arah Gu Changge.

Mungkinkah pria ini adalah kekasih putri mereka yang sering dibicarakan oleh Ling Qiu dalam surat-suratnya sebelumnya?

Gu Changge menyadari tatapan orang tua Jing Xiang, lalu tersenyum kepada mereka sebelum sosoknya memudar, seolah lenyap begitu saja dari udara tipis.

Pria ini.

Orang tua Jing Xiang tertegun, rasa terkejut bergemuruh di dalam hati mereka.

Mereka bahkan sama sekali tidak bisa merasakan bagaimana cara Gu Changge menghilang tadi. Meskipun kekuatan mereka tidak jauh dari alam leluhur, mereka bahkan tidak mampu menebak tingkat kekuatan seorang pemuda?

“Sungguh aneh, kekasih Xiao’er ternyata adalah pria yang begitu misterius.”

Gunakan ← → untuk pindah chapter