I Am The Fated Villain - Chapter 1139.5 — NovelArc
Request novel bisa langsung di tab request ya, bebas request semua novel dari novelupdates

Chapter 1139.5 · 2m baca

Chapter 1139.5

by 天命反派

Peri Caiyun, Daois Mingying, dan yang lainnya juga mengerutkan dahi, kepala mereka terasa pening.

Mereka sama sekali tidak menyangka Chu Xiao akan langsung berniat membunuh tanpa banyak bicara.

Niat membunuh ini tidak hanya ditujukan kepada Gu Changge seorang, tetapi juga menyeret semua orang yang ada di Linshui Xuan ke dalam bahaya.

Mungkinkah dia berniat menggunakan kekuatannya sendiri untuk menantang seluruh kekuatan yang ada di Linshui Xuan?

"Kau yakin ingin menyerangku?"

Ekspresi Gu Changge tetap tidak banyak berubah. Ia hanya bertanya dengan acuh tak acuh, tanpa ada fluktuasi emosi sedikit pun akibat tindakan Chu Xiao.

Chu Xiao ini ternyata jauh lebih bodoh dari perkiraannya.

Ia tadinya mengira, sebagai putra penguasa Xianchu Haotu, pemuda itu akan lebih cerdas. Namun sekarang, tampaknya ia hanyalah seorang bayi raksasa yang manja, yang bisa terhasut untuk membunuh hanya karena beberapa patah kata.

Kendati demikian, situasi ini justru sesuai dengan rencana Gu Changge.

Melihat Gu Changge sama sekali tidak merasa ketakutan, sebaliknya, mata yang dalam itu menyiratkan sejenis permainan penuh ejekan—tatapan yang sangat ia kenal saat seseorang melihat mangsanya.

Hal ini membuat kemarahan dan niat membunuh Chu Xiao langsung melonjak ke ubun-ubun.

"Kau sedang mencari mati."

Niat membunuhnya hampir mendidih. Dengan lambaian tangannya yang kuat, kuali dewa yang ia kurbankan melesat ke udara, memunculkan garis-garis tak terhitung jumlahnya yang kemudian menyelimuti sekeliling.

Kekuatan mengerikan itu bagaikan air laut dalam yang runtuh, membuat seluruh istana paviliun Linshuixuan dan Qionglou Yuyu bergetar hebat, seolah-olah hendak hancur lebur di dalamnya.

Wajah banyak praktisi berubah drastis, mereka lari kocar-kacir, menilai bahwa Chu Xiao telah kehilangan akal sehatnya.

Meskipun Linshuixuan didukung oleh Tianxiang Dojo, tempat itu bukanlah arena latihan atau kompetisi.

Di sana terdapat aturan yang berlaku sehari-hari, di mana pertarungan dilarang keras.

Namun, siapa sangka mereka akan bertemu dengan orang gila seperti ini malam ini, yang nekat mengorbankan senjata terlarang yang sangat berbahaya tanpa peduli apa akibatnya.

"Gawat..."

"Apakah orang ini sudah gila?"

Semua praktisi dan makhluk hidup melarikan diri dengan panik, wajah mereka pucat pasi karena ketakutan.

Hanya segelintir orang yang memiliki latar belakang luar biasa serta harta penyelamat nyawa di tubuh mereka yang tidak merasa takut dan tidak langsung melarikan diri.

Ziyunchuan, Peri Caiyun, dan yang lainnya terpaksa harus menghindar untuk sementara waktu, karena tidak ingin menyia-nyiakan harta pelindung mereka di tempat ini.

Bum!

Kuali dewa itu membubung ke langit, menutupi separuh cakrawala. Di keempat sudutnya, cahaya dewa yang gemilang meletus, menekan ke bawah seolah-olah runtuh dari langit, memancarkan kekuatan yang menggetarkan dunia.

Dalam sekejap, kehampaan meledak, dan seluruh hukum serta aturan musnah tak bersisa.

Helaian energi kacau berhamburan ke segala arah. Seandainya dunia ini hendak hancur, seseorang mungkin akan mencoba melawannya, tetapi itu sia-sia.

Saat bersentuhan dengannya, semuanya meledak dengan suara dentuman keras, berubah menjadi kabut debu dan darah, menghancurkan raga sekaligus jiwa.

Banyak Raja Abadi yang telah berkultivasi selama jutaan tahun dan memiliki Dao yang mendalam, pada saat itu turut tewas seketika oleh gelombang kejut kuali tersebut, bahkan tanpa sempat berteriak.

Paviliun dan istana Linshuixuan hampir hancur total, dan tembok kota dari Sungai Zigui hingga ke tepi pantai runtuh dengan parah.

Banyak murid dari Sekte Besar yang terlambat melarikan diri juga turut musnah oleh gelombang kuali itu.

Di antara mereka, bahkan terdapat beberapa jenius dengan latar belakang luar biasa, yang kekuatan di belakang mereka tidak kalah dari Daoisme tingkat abadi.

Dan itu hanyalah gelombang kejut dari kuali, bukan hantaman langsung.

Bagaimanapun, ini adalah senjata terlarang di alam Dao yang membutuhkan banyak pengorbanan untuk diaktifkan.

Jika senjata itu dibangkitkan sepenuhnya, Kaisar Abadi pun mungkin akan kesulitan menghentikannya, dan bukanlah hal yang mustahil untuk meratakan Wilayah Kuno Shennanhuang hanya dengan sekali pukul.

Kota kecil Zi Guicheng lenyap tak bersisa dalam sekejap.

Gunakan ← → untuk pindah chapter